CINTA RAHASIA

CINTA RAHASIA
bab.58 (Jangan sakit)


__ADS_3

Sudah Dua hari Sena dan Rudi tidak bertemu atau pun berkomunikasi,Rudi selalu mencoba menghubungi Sena tapi Nomornya tidak aktif.


Karena merasa khwatir Rudi pun memberanikan diri pergi ke rumah Sena.


Dengan Ragu-ragu ia mengetuk Pintu dan langsung di buka oleh ibu Sena


"Permisi Tante, Sena nya ada?"


"Sena lagi pergi ke tempat Nisya"


"Dari tadi ya Tante perginya"


"Dari pagi tadi....owh iya Nak rudi, Tante cuma mau bilang, Hubungan itu memang nggak selalu mulus, Kadang ada saja Rintangan yang Menghadang, semua tergantung pada Kalian yang menjalaninya,Kuat apa tidak,Tante selalu mendukung hubungan kalian"


"Iya Tante terimakasih,""Ucap rudi Bingung


Apa ibunya sena tau ya, kalau kami lagi ada masalah,apa sena cerita"ucap rudi dalam hati


"Kalau gitu Rudi pamit pulang dulu Tante"


"Nggak masuk dulu?"


"Lain kali aja tante, makasih"


Rudi melangkahkan kakinya menuju rumahnya, sesampainya di rumah ia masuk untuk mengambil kunci mobil dengan terburu-buru.


Bu mala yang melihat tingkah rudi menjadi sedikit heran,ia menghampiri Rudi yang sedang memakai sepatunya.


"Kok buru-buru banget,Mau karena?"


"Ketempat temen ma"


"Owhh gitu,,,eh Kok Sena jarang kesini lagi, Kalian nggak putus kan?"


Rudi menghela nafas panjang, karena kata-kata mamanya malah mengingatkannya peristiwa 2 hari yang lalu.


"Nggak lah ma, Hubungan kami baik-baik aja"

__ADS_1


"Masa sih,Tapi tadi pas lagi belanja mama ketemu sama ibunya Sena, Katanya udah dua hari ini Sena nggak Mau makan dan selalu kelihatan murung"


"Apa,Sena nggak makan dan selalu murung"Ucap rudi yang sudah berdiri menatap Mamanya


"Tuh kan... kalian pasti lagi ada Masalah,Cepet selesaikan masalah kalian, Kasian kan Sena"


Rudi Tak lagi bisa mengatakan Apapun,ia berlari Menuju Mobilnya dan melaju pergi.


Karena megemudi dengan kecepatan tinggi,tak butuh waktu lama untuk Rudi Sampai ke rumah Nisya.


Karena melihat pintu Terbuka ia pun Langsung masuk, Tatapan matanya langsung tertuju Pada Sena yang Sedang mengobrol dengan Bayu dan Nisya.


Rudi masih nampak ngos-ngosan Saking buru-burunya, sedangkan Sena Langsung memalingkan wajahnya saat tau jika yang datang adalah Rudi.


",Hey rud,Ayo sini gabung sama kita"ajak Nisya


Rudi melangkahkan kakinya menuju sofa di ruangan itu,ia duduk tepat di hadapan Sena,ia terus saja menatap sena yang Kelihatan Sangat pucat,Sena yang menyadari sedang di perhatikan oleh Rudi terus memalingkan Wajahnya.


"Owh iya rud,Lo mau Join nggak"ucap Nisya


"Maksudnya?,"tanya Rudi


"Iya Rudi, ikut aja,biar Tambah Rame"Sambung Bayu


"Baiklah kalau begitu,Setuju"


"Yeyyy, Liburan"ucap Nisya sambil mengangkat kedua tangannya


Kenapa jadi gini, tadinya aku mau ikut supaya bisa ngehindarin rudi, ehh dia Malah ikut juga ,kacau kacau"ucap sena dalam hati sambil memijat-mijat keningnya.


~


Hari sudah sore,Sena berpamitan kepada Nisya untuk pulang,


"Sena aku antar pulang ya"pinta Bayu


"Nggak usah kak,Aku bisa naik taksi"

__ADS_1


Rudi yang melihat Sena akan pulang, langsung berdiri dari duduknya.


"Ikut gue aja,Kan tetanggaan"ucap Rudi berusaha setenang mungkin


"iya Na udah sore juga, ikut Rudi aja,Kak bayu kan udah janji mau anter mama ke supermarket gimana sih"Ucap Nisya


"Owh iya,kakak lupa"ucap Bayu sambil menepuk jidat


~


Di perjalanan pulang,Rudi terus melirik kearah Sena yang hanya terdiam sambil melihat kearah jendela.


Rudi teringat kata-kata Mamanya kalau Sena Tak mau makan,dan di rumah Nisya tadi sena hanya Minum dan tidak memakan hidangan yang di sediakan,


Rudi memarkirkan mobilnya di sebuah restaurant Favorit Sena,Sena yang sedang melamun kaget Karena tiba-tiba Saja mobil berhenti.


"Kenapa berhenti"tanya sena


"Turunlah"


Rudi Turun dari mobil di susul Sena,


"Untuk apa kita ke Sini"Tanya sena


"Untuk mengisi perut mu itu,"


"Aku nggak mau"


"Kamu boleh marah atau tidak bicara kepada ku,Tapi tolong jangan Sakit,Ayo masuk"ucap Rudi sambil melirik ke arah sena


Rudi melangkahkan kakinya masuk, sedangkan Sena masih berdiri di tempatnya,Sena menarik nafas panjang mencoba menahan air matanya yang sudah meronta-ronta ingin keluar Lalu ia ikut melangkah masuk ke dalam.


Di dalam Restaurant Rudi memilih untuk duduk di meja yang berbeda dengan Sena ,ia duduk tepat di meja yang ada di belakang sena, sekarang posisi mereka saling membelakangi.


Rudi Hanya ingin agar Sena makan dengan nyaman tanpa Rasa canggung,ia Tak ingin memaksa sena untuk memulai kembali hubungan mereka, Biarlah Waktu yang menjawab semua.


"Makan lah yang banyak, Kalau nggak Habis kita nggak pulang"ucap Rudi dari belakang

__ADS_1


Sena tidak menjawab,ia menatap makanan yang ada di depannya,Tak terasa air matanya mengalir begitu saja, Sena merasa sedih melihat keadaan hubungan ia dan Rudi sekarang,ia masih sangat mencintai rudi begitu pula sebaliknya,Tapi keadaan memaksa mereka untuk break sementara waktu, Sampai mereka benar-benar siap untuk memulai kembali dan Jujur kepada Nisya.


__ADS_2