CINTA RAHASIA

CINTA RAHASIA
bab 13


__ADS_3

Sesampainya di tempat tujuan semua murid mengikuti instruksi dari wali kelas mereka masing-masing, kegiatan pun di mulai,ada yang sibuk memasang tenda,ada yang mempersiapkan makanan dan ada pula yang mempersiapkan kayu bakar untuk membuat api unggun,


"nis bantuin gue donk, jangan duduk aja"(teriak sena memanggil nisya yang sedang asyik duduk di bawah pohon tak jauh dari tempat nya berada)


"aduh sena,,panas banget, nanti kalau kulit gue terbakar sinar matahari gimana


"terus ini gimana,gue nggak bisa masang tenda nya sendiri"


"nanti aja deh na"


"ya udah nanti malem lo tidur aj tu di atas tikar,ber atapkan bintang-bintang


"jangan marah-marah nanti cantiknya ilang"(tegur Billy)"


"eh lo bil, ngapain ke sini,"


"kebetulan gue lewat dan liat lo,jadi gue mampir, sini gue bantuin"


"eh nggak usah bil"


"udah nggak papa,lagian gue lagi nggak ngapa-ngapain, gimana boleh bantu? "


"iya boleh deh, makasih ya"


Dari kejauhan nampak rudi yang melihat sena dan Billy sedang memasang tenda bersama sambil sesekali sena dan Billy tertawa bersama.


*"gue mau bantuin nggak mau, giliran Billy aja langsung mau "(gumam rudi dalam hati)


Rudi pergi menghampiri nisya yang masih asyik duduk di bawah pohon sambil memainkan ponselnya,


"nisya,,kamu nggak bantuin Sena"


"panas banget rud, nanti kalau kulit aku item gimana,lagian udah ada Billy yang bantuin sena"


ini salah satu bedanya sena dan nisya, Sena lebih apa adanya dan tak mempermasalahkan penampilan sementara nisya cewek manja yang hanya mementingkan penampilan di bandingkan harus berpanas-panasan di ruang terbuka,rudi yang melihat kelakuan kekasihnya itu hanya menggelengkan kepalanya.


***


acara malam pun tiba semua murid duduk mengelilingi api unggun yang berada di tengah mereka


"anak-anak sekarang kita mulai ada acara kita malam ini, jika kalian ingin menampilkan bakat kalian silahkan"(pinta pak Bambang)


Acara pun berjalan lancar,ada yang menampilkan stand up comedy dan ada pula yang berpuisi,


"ayo anak-anak siapa lagi yang ingin tampil,?"


"sena pak,dia mau nyanyi,(teriak nisya)


"nis apa-apaan sih,gue malu tauk"


"ih gapapa kali na, suara lo kan bagus,udah maju sana,tuh ada pak jaya yang ngiringin pake gitar,udah sana"


"dasar lo ya,"

__ADS_1


Sena pun maju sambil menunduk karena malu, setelah dia memberitahu pak jaya lagu yang akan ia nyanyikan ia memejamkan mata sembari menarik nafas perlahan dan mengembuskan nya,ntah mengapa wajah rudi terbayang di fikiran nya,sena membuka matanya dan mulai bernyanyi,


#pernah aku jatuh hati


pada mu sepenuh hati


hidup pun akan ku beri


apapun kan ku lakui


tapi tak pernah ku bermimpi


kau tinggalkan aku pergi


tanpa tau rasa ini, ingin rasaku


membenci


tiba-tiba kamu datang


saat kau telah dengan dia


semakin hancur hatiku


jangan datang lagi cinta


bagaimana aku bisa lupa


padahal kau tau keadaannya


jangan lagi rindu cinta


ku tak mau ada yang terluka


bahagiakan dia aku tak apa


biar aku yang pura-pura lupa


Nyanyian Sena membuat semua murid melambaikan tangan mereka,rudi tak henti hentinya menatap sena ia tak menyangka jika cewek yang dia kenal galak dan menyebalkan ternyata bisa bernyanyi sebagus ini,


***


acara telah selesai semua murid masuk ke dalam tenda mereka, Sena yang tak bisa tidur mencoba membangunkan nisya,


"nis,,nisya lo udah tidur,"


"hmm"


"gue nggak bisa tidur ni,lo nggak mau temenin guee ngobrol gitu"


"hmmm"


"eh ni anak beneran udah tidur,gue keluar aja kali ya"

__ADS_1


Sena pun keluar untuk mencari angin,ia duduk di sebuah batang pohon tak jauh dari tenda, tiba-tiba ada yang menepuk pundak nya dari belakang


"ngapain lo di sini sendirian,?" (tanya Rudi)


"gapapa,cuma nggak bisa tidur aja"


"mau gue tem temenin"


"nggak usah,gue mau sendiri"


"lo kenapa sih, kayak ngehindar dari gue"


"apaan sih, perasaan lo aja kali, ya udah gue mau ke tenda dulu"


"sena (Rudi menarik tangan sena sena yang hendak beranjak pergi)


"ih apa sih,, lepasin gue"


"iya gue lepasin tapi lo duduk dulu,gue mau ngomong"


"iya iya,mau ngomong apa"


"Sena,gue nggak tau kenapa lo ngehindarin gue dan gue nggak akan nanya penyebabnya tapi gue mohon sama lo tetap jadi sahabat gue dan jangan ngehindarin gue lagi,oke?"


Sena Hanya diam melihat rudi*'hmmm gimana gue bisa lupain lo rud, asal lo tau gue cinta banget sama lo dan lo cuma nganggap gue sahabat,apa gue bisa bertahan terus sebagai sahabat lo (gumam Sena dalam hati)"


"na.. Sena kok malah ngelamun,"


"hah ia kenapa,"


"lo dengerin gue nggak sih"


"iya gue denger,gue nggak hindarin lo kok,gue cuma..."


"cuma apa"


"gu gue cuma nggak mau ganggu lo sama Nisya aja nanti malah jadi obat nyamuk,"


"bhahahah kelamaan jomblo sih loh jadi banyak ngayal nggak jelas,"


"iya kali ya,apa gue harus buka hati gue buat Billy"


"jangan"


"jangan? maksudnya?"


"maksud gue yaa jangan segampang itu,lo harus tau dulu Billy itu orang baik apa nggak, ehh btw suara lo bagus nggak nyangka gue (Rudi berusaha mengalihkan pembicaraan)


"masa sih,ngejek gue lu ya"


"kali ini gue serius, kapan-kapan gue main gitar lo yang nyanyi"


"hmm boleh,owh ya gue mau balik ke tenda dulu ya"

__ADS_1


"oke, inget kata-kata gue barusan"


"iya iya"


__ADS_2