CINTA RAHASIA

CINTA RAHASIA
bab 40 (ulang tahun sena 2)


__ADS_3

Suasana cafe cukup ramai, terlihat nita,putri sedang asyik mengobrol dan tertawa


bersama Riski dan toni dengan pembahasan-pembahasan konyol mereka sambil memakan hidangan yang mereka pesan.


Sementara sena dan rudi hanya duduk diam menyimak apa yang teman-temannya katakan, sesekali rudi dan sena saling melirik satu sama lain tapi tak ada yang mau memulai pembicaraan.


Putri yang menyadari kecanggungan antara sena dan rudi merasa heran,


*'Apa sena dan rudi punya masalah di masa lalu,kenapa mereka secanggung ini padahal mereka teman satu sekolah dulu*gumam putri dalam hati.


"ehmm,rudi,,sena kalian kenapa diam aja sih dari tadi,owh iya kalian berdua kan teman SMA, tapi seperti orang asing,apa kalian punya masalah"tanya putri curiga


"Apa jadi kalian dulu satu sekolah"ucap Riski terkejut


"rud,kok loh nggak pernah cerita ke kita"tanya toni bingung


"gu gue sama sena, sebenarnya sa"ucap rudi menggantung

__ADS_1


"gue mau pulang duluan ya, kalian lanjutin aja makanya,gue yang bayar"ucap sena memotong kata-kata rudi


Sena beranjak dari tempatnya duduk,ia berjalan cepat menuju kasir Lalu melangkah keluar dari cafe itu.


Rudi yang melihat kepergian sena tak tinggal diam,ia pun berlari menyusul sena.


Putri,nita,riski dan toni yang melihat kejadian itu,hanya terdiam karena merasa kaget.


"Apa gue lagi mimpi,sena sama Rudi ada hubungan apa, kenapa mereka bersikap aneh"ucap nita datar


"Apa mungkin, mereka dulu pacaran terus putus dan sekarang saling membenci,"ucap toni masih merasa bingung


"Iya gue setuju"Sambung Riski


~


Sena berjalan dengan cepat,ia menyebrangi jalanan dengan tergesa-gesa karena ia sadar sedang di ikuti oleh rudi.

__ADS_1


Sementara rudi terus menyusul sena,ia tak ingin melewatkan kesempatan ini,ia ingin memperbaiki hubungannya dengan sena hari ini juga.


Sena berjalan hingga ke Taman yang ada di sebrang cafe, karena merasa lelah ia pun memutuskan untuk duduk.


Rudi yang melihat sena sedang duduk di kursi taman merasa lega, karena gadis itu akhirnya berhenti juga,ia pun bergegas menghampiri sena.


"Sampai kapan lo akan menghindar kayak gini,"ucap rudi dengan nafas yang masih ngos-ngosan


"Ngapain lo ngikutin gue",tanya sena kesal


"Gue mau lo berhenti menghindar dan gue mau lo percaya kalau perasaan gue itu tulus"ucap rudi yang sudah duduk di samping sena


"Emang sekarang masih penting gue percaya apa nggak, bukanya lo udah punya pacar,urusi aja pacar lo sana, bukanya malah ngikutin gue kesini"ucap sena ketus


"Pacar?siapa?gue nggak punya pacar"ucap rudi bingung


"udah nggak usah ngeles,gue liat tu cewek nempel terus sama lo dan kalian pulang bareng kan"ucap sena

__ADS_1


"Maksud lo hana,dia bukan pacar gue,dia cuma temen sekelas gue, mungkin memang dia suka sama gue, tapi gue nggak na gue cuma anggap dia temen,gue cuma sayang dan cinta sama lo,maaf karena gue baru menyadari ini sekarang,,gue tahu lo sangat tersiksa dengan perasaan lo selama ini, jadi tolong kasih gue kesempatan,buat membuktikan cinta gue ke lo sena, please gue mohon"ucap rudi sembari menggenggam tangan sena


Sena hanya terdiam,tak lama air mata membasahi pipinya,ia merasakan hatinya sesak karena menahan perasaan yang selama ini menyiksanya,ia menginginkan rudi,ia merindukan sosok lelaki yang sekarang berada di sampingnya,Sena membenamkan wajahnya di atas dada rudi,rudi merangkulnya dengan penuh kasih sayang,ia menepuk-nepuk pundak sena dan mengatakan semua akan baik-baik saja sekarang.


__ADS_2