CINTA RAHASIA

CINTA RAHASIA
bab.63(Akhirnya aku menemukan mu)


__ADS_3

Pagi hari di villa,Suasana menjadi canggung antara Sena, Rudi dan Bayu,Hanya Nisya yang nampak sangat ceria pagi ini, Semenjak kejadian Malam Tadi Sena Tak banyak bicara,Bayu dan Rudi mengerti apa yang sedang Sena Rasakan.


Sena sedang memasak berdua dengan Nisya di dapur Sementara Bayu dan Rudi pergi berbelanja,Nisya tak Henti-hentinya menceritakan tentang peristiwa malam tadi kepada Sena.


Sena yang sedang memotong Sayuran nampak sedikit kesal Mendengar semua ocehan Nisya, Andai saja ia bisa mengatakan Semua kebenarannya sekarang, Sungguh ini sangat menyiksa Pikir Sena,Ia pun menghentikan Aktivitasnya.


"gue mau keluar sebentar"Ucap Raya lalu beranjak pergi


"lo Mau kemana Na?"Tanya Nisya


"Nyari angin,"Ucap Sena Tanpa menoleh


Nisya terus menatap punggung Sena yang terus berjalan hingga hilang di balik pintu.


Bayu dan rudi baru saja tiba dari membeli Minuman dan cemilan yang di pesan Nisya, Mereka begegas menuju dapur.


Sesampainya di dapur Bayu dan Rudi menatap heran kearah Nisya, karena mereka tidak menemukan Sena di sana.


"Nis,Sena mana?"Tanya Bayu


"Tadi katanya Mau nyari angin Sebentar,Tapi udah satu jam belum balik juga,Kemana lagi tu anak,Kalau nyasar Gimana?"Jawab Nisya dengan ekspresi Khawatir

__ADS_1


"Apa!..dia nggak bilang mau kemana?"Tanya Rudi


"Nggak,dia langsung pergi gitu aja,Gue nggak sempat nanya..Aduh gimana nih"Ucap Nisya sambil berjalan mondar mandir


"Udah jangan panik dulu, udah coba telpon Sena?"tanya bayu


"Dia nggak bawa ponselnya"Ucap Nisya


"Kalau gitu,kita cari dia sekarang..Nisya kamu Tetap di sini Siapa Tahu dia pulang langsung Hubungi kakak atau Rudi"Ujar Bayu


"Oke kak"ucap Nisya


"Kamu ke arah sana dan aku Akan kesana,Oke"ucap Bayu


"Oke"ucap Rudi


Rudi berlari kesana kemari untuk mencari Sena,ia bertanya kepada setiap orang yang berpapasan dengannya tapi tak ada yang melihat Sena.


"Sebenarnya kamu kemana Sena" Ucap rudi lirih


~

__ADS_1


Sementara di tempat lain Sena nampak kebingungan,ia seperti kehilangan arah,ia lupa jalan pulang.


Karena saat ia pergi meninggalkan Villa,ia Hanya Terus berjalan Tanpa melihat ke arah mana ia pergi.


Langit nampak kurang bersahabat,Suara petir menggelar di Setiap sudut langit, Hari ini sepertinya akan Hujan.


Sena nampak Takut saat mendengar Suara petir yang menggegar,Tak lama hujan pun turun,Sena berlari menuju sebuah Saung kecil yang ada di pinggir jalan itu,Sena duduk di sebuah bangku yang ada di sana.


Suara petir semakin bergemuruh Membuat Sena semakin Takut,ia menutup kedua telinganya dengan Tangan sambil menunduk.


Tak lama Sena mulai terisak,ia menagis sekencang mungkin,Toh tidak akan ada yang mendengar suara Tangisannya Saat hujan lebat seperti ini di tambah lagi jalanan ini sangat Sepi.


Sena Seakan mengeluarkan semua kesedihan yang ia Tahan selama ini,di tengah isak tangisnya, tiba-tiba saja terdengar suara seseorang yang meneriakkan namanya,Sena langsung menoleh ke sumber suara dan Di sana sudah ada Rudi di tengah derasnya Hujan, Seketika Sena langsung berdiri dari duduknya melihat sosok yang ada di depannya.


Rudi berlari menghapiri sena dan langsung memeluk sena,Sena pun membalas pelukan seseorang yang selama ini dia rindukan, pelukan dari seseorang yang sangat ia cintai,Sena membenamkan wajahnya di dada bidang milik Rudi lalu menangis di pelukan Rudi.


Rudi mecium pucuk kepala Sena lalu mengelus lembut punggung Sena "Akhirnya aku menemukan mu,Sudah jangan menangis lagi,Aku sudah disini sekarang"Ucap Rudi


"Aku merindukan mu, Sangat"Ucap Sena di Pelukan Rudi sambil terisak


Rudi memejamkan Matanya dan mempererat pelukannya Seakan tak ingin melepaskan Sena lagi.

__ADS_1


__ADS_2