
Sena dan Rudi sudah berada di depan rumah Nisya,Sena merasa gugup tapi Rudi mencoba menenangkannya.
"Tenang lah, semua akan berjalan lancar"ucap Rudi
Sena dan Rudi Turun dari mobil,Sena menekan bel pintu dan langsung di buka oleh pembantu Nisya.
"Bi, Nisyanya ada"Tanya sena
"Non Nisya,dibawa ke rumah sakit sama nyonya,Tadi setelah non Sena pulang, tiba-tiba saja Non Nisya pingsan"
"Apa!di rumah sakit mana bi"Tanya sena Merasa Panik
"Kalau tidak salah RS.Kasih bunda Non"
"Ya udah Kalau gitu rud kita ke Rumah sakit sekarang"
"iya ayo"jawab rudi
"Sena pamit ya bi,mau nyusul Nisya"
"iya hati-hati non"
Di dalam perjalanan,sena benar-benar gelisah, karena mengkwatirkan kondisi Nisya.
Sesampainya di rumah sakit,Sena langsung berlari menuju Resepsionis, setelah mengetahui nomor kamarnya,sena beranjak menaiki tangga bersama Rudi.
Tak lama Sena dan Rudi menemukan kamar Nisya, mereka bergegas masuk dan mendapati Nisya yang terbaring lemah dan tak sadarkan diri, sementara Mama nisya yang melihat kehadiran Sena langsung memeluk sena sambil menangis.
"Sena,Tante takut Nisya bakalan Ninggalin tante"ucap mama nisya sambil memeluk Sena
"Nggak tante,Nisya pasti kuat, sebentar lagi dia akan sadar"ucap Sena berusaha menenangkan Mama nisya
"Sebenarnya Nisya sakit apa tante"Tanya rudi
__ADS_1
"Nisya mempunyai sakit maag ,tapi akhir-akhir ini karena Depresi dan makan tidak teratur kondisi Nisya jadi memburuk,dan dokter bilang Nisya menderita maag kronis"ujar mama nisya
Sena berjalan mendekati Nisya yang belum sadarkan diri,ia duduk sambil menggenggam tangan Nisya,
"Nis,ayo bangun...gue Tau lo bukan orang yang lemah,lo pasti bisa ngelewatin semua ini"ucap Sena yang mulai terisak
Rudi mendekati sena dan mencoba menenangkannya.
Hari sudah mulai gelap, Sena dan Rudi berpamitan pulang kepada Mama nisya,di perjalanan pulang Sena terus diam sambil melamun dan menyenderkan kepalanya di kaca jendela mobil.
"jangan menyenderkan kepala di situ nanti kepalamu bisa sakit"
Karena omongannya tidak di respon oleh Sena, Rudi menghentikan mobilnya
"Kenapa berenti?",Tanya sena yang sudah sadar dari lamunannya
"Habisnya kamu,aku ngomong nggak di respon"jawab rudi
"Maaf,aku lagi banyak pikiran"
"Hm, makasih ya Rud kamu memang yang terbaik"ucap sena sambil menyederkan kepalanya di bahu rudi
~~
Pukul 7 Pagi Sena Masih Tertidur, karena tadi malam ia tidak bisa tidur,Sena terbangun mendengar ponselnya berbunyi tanda pesan masuk,pesan itu dikirim oleh Mama Nisya, yang memberitahukan kepada sena bahwa Nisya sudah sadar.
Sena sangat senang membaca pesan itu,ia bergegas mandi setelah itu memakai pakaiannya, lalu ia berpamitan kepada ibu dan ayahnya.
Sena ingin mengajak Rudi,Jadi ia pergi ke rumah Rudi, sesampainya di rumah Rudi,ia mengetuk pintu dan langsung di buka oleh bu mala,
"Eh,, calon menantu tante, tumben pagi-pagi kesini"Tanya bu mala
"hehe..tante bisa aja,Rudinya ada tan"tanya Sena
__ADS_1
"Rudi masih tidur,kamu langsung ke atas aja bangunin dia ya"ucap bu mala
"owh ya udah,kalau gitu sena naik ke atas"Ucap sena
~
Sena membuka pintu kamar Rudi, nampak Rudi Masih Tertidur di bawah selimut hanya wajahnya saja yang terlihat, Sena membuka gorden dan jendela agar cahaya matahari masuk,Rudi yang merasa silau mulai mengeliat di balik selimut
"Mama, kenapa jendelanya di buka, Rudi masih ngantuk"ucap Rudi dengan suara serak khas bangun tidur
"Udah pagi ayo bangun"ucap sena
Rudi Membuka matanya karena merasa itu bukanlah suara Mamanya, Rudi berbalik ke arah jendela,dan mendapati Sena sudah berdiri di sana.
"Kamu, ngapain disini pagi-pagi"tanya Rudi
"Ayo kita ke rumah sakit,Nisya sudah sadar"jawab sena
"Baiklah, kalau begitu aku mandi dulu,"ucap Rudi
Rudi membuka selimut dan langsung beranjak dari tempat Tidurnya, tiba-tiba saja...
"Aaaaaaa"teriak sena sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya
"Kamu kenapa?"ucap rudi
"Kenapa kamu nggak pake baju",ucap sena yang masih menutup mata dengan kedua tangannya
Rudi melihat tubuhnya yang hanya menggunakan celana pendek di atas lutut memperlihatkan perut sixpack nya.
"Aku kira apaan, Salah sendiri kenapa masuk ke kamar cowok
"ya udah aku tunggu di luar aja, cepetan mandi sana"Ucap Sena lalu bergegas keluar dari Kamar rudi
__ADS_1
*'Kenapa dia tambah menggemaskan jika malu-malu begitu,'*ucap rudi dalam hati