
Sena berjalan memasuki halaman kampus dan dia melihat rudi dan teman-temannya sedang mengobrol di parkiran,sontak sena mengalihkan pandangannya lalu berjalan dengan santainya melewati rudi dan teman-temannya.
"eh eh liat tu si bohay lewat lagi, yang kemarin itu beneran pacarnya nggak sih?(tanya Riski)
"gue rasa iya, soalnya mereka mesra banget,,ya nggak rud"(sambung toni)"
"bukan"(ucap rudi)
"lo tau dari mana kalau mereka nggak pacaran,,???(tanya Riski antusias)
"gue cuma nebak aja"
"etdah gue kira lo beneran tau rud-rud"(celetuk riski)
Rudi dan ke dua temannya, beranjak pergi menuju ruang kelas mereka,nampak hana sudah di depan pintu menunggu ke datangan rudi,tak berapa lama rudi muncul membuat hana tersenyum Senang sambil melambaikan tangan,
"hey rud,kok lama banget datangnya, dari tadi gue nungguin lo "(ucap hana dengan tangan yang sudah melingkar di lengan rudi)
"ehmm ehmm pepet terosss"(celetuk toni)
"apaan sih lo ton..(ucap rudi )
"owh iya rud, nanti pulangnya gue nebeng lo ya, mobil gue lagi di bengkel"(pinta hana penuh harap)
"hmm, gimana ya,,,"(jawab rudi ragu)
"ayo lah,lo Nggak kasian sama gue (ucap hana dengan muka memelas)
"ya udah,iya"(ucap rudi datar)
__ADS_1
~
waktu istirahat sena dan kedua temannya, pergi ke kantin untuk makan siang, nampak situasi kantin saat itu sangat rame, hingga sena dan kedua temannya bingung mencari tempat untuk makan,,
"aduh rame banget,kita duduk dimana nih,mana gue laper banget (ucap sena sembari melihat apa ada tempat yang kosong )
"eh eh,ada tempat kosong tu di sana"(ucap nita dengan antusias)
"ya udah ayo kesana sebelum di ambil orang"(ajak putri)
Nampak sena ragu melangkahkan kakinya, karena di tempat duduk yang kosong itu berdampingan dengan tempat rudi dan teman-temannya duduk,
"kayaknya gue nggak jadi makan deh"(ucap sena)
"loh, kenapa.. tadi lo bilang lo laper banget (celetuk putri)"
Sena pun pasrah, setelah sampai,sena duduk dengan kedua temannya,rudi yang menyadari ke datangan sena, tak henti-hentinya memperhatikan sena begitu pula dengan toni dan riski mereka terus memandang ke arah sena dan ke dua temannya,
"ternyata teman-temannya pun lumayan cantik juga, nggak dapet si bohay temennya juga nggak papa,haha (ucap riski pelan)
"dasar,otak mesum (ucap toni pelan)
sementara rudi tak menanggapi kedua temannya dan terus melihat sena
~
"eh liat deh kita di liatin sama cowok-cowok ganteng(bisik nita kepada sena dan putri)
"ssstt,,, udah makan aja, Nggak usah di liatin balik,,(bisik sena kepada nita)
__ADS_1
Sena menyantap makanannya,dan tak memperdulikan rudi yang terus melirik ke aranya, setelah selesai makan tiba-tiba saja Riski memberanikan diri menghampiri sena dan kedua temannya, membuat Rudi dan toni membulatkan matanya karena kaget,
"hey,kalian anak kedokteran kan,boleh kenalan nggak,,(ucap Riski yang sudah duduk di samping putri)
"owh i iya boleh (ucap putri bingung)
"gue Riski dan yang disana itu temen-temen gue Rudi dan toni"
"owh gue putri, ini nita dan sena"
"maaf ya udah ganggu,kita kan baru masuk kuliah,jadi makin banyak temen kan makin seru,,,ya nggak"
"iya sih (ucap nita yang masih nampak bingung)
"lain kali kita hangout bareng ya, gimana kalau kita buat grup percakapan aja biar lebih seru, minta nomor WhatsApp kalian donk"
Putri dan nita memberikan nomor ponsel mereka,tapi sena nampak masih ragu dan sedikit risih tapi karena terus di rayu oleh riski di tambah nita dan putri yang ikut-ikutan merayu sena, akhirnya sena pun memberikan nomor ponselnya.
"oke, makasih,,,gue balik ke tempat temen-temen gue dulu"(ucap Riski yang sudah beranjak dari tempatnya duduk, lalu melangkah pergi menuju rudi dan toni)
.
.
.
.
.
__ADS_1