CINTA RAHASIA

CINTA RAHASIA
bab.51(Menginginkannya lagi)


__ADS_3

Ujian akhir semester telah tiba-tiba,Sena sudah siap untuk berangkat ke kampus,dan seperti biasa Rudi sudah berada di depan tempat kost Sena.


Sena nampak gugup menghadapi ujiannya kali ini, Karena ini adalah ujian petamanya sebagai seorang Mahasiswa di tambah pagi jurusan yang ia pilih adalah jurusan yang di anggap sebagian orang Sulit.


Dari awal ia masuk ke dokteran,ia sudah bertekad untuk tidak menyerah dan terus melakukan yang terbaik, setiap ia lelah dan merasa tak mampu,ia melihat foto ke dua orang tuanya,dan ia kembali bersemangat.


Rudi selalu Mendukung sena dan begitu pula sebaliknya, mereka saling mengsuport satu sama lain.


Sesampainya di kampus,Rudi yang melihat sena Nampak gelisah,ia berusaha menenangkan kekasihnya itu.


"Tenang lah, Pasti semua akan berjalan lancar"


"Tapi rud,aku ngerasa belum banyak belajar untuk materi haru ini"


"Percaya lah pada kemampuan mu, berfikir positif itu sangat membantu, jangan berfikir yang bisa membuat mu down"


"kamu benar, makasih ya,"


"Sama-sama sayang"ucap rudi sambil mencubit pipi sena yang menurutnya sangat menggemaskan


"Sayang?


"Kenapa, tidak boleh memanggil pacar sendiri dengan sebutan Sayang?


"bukan tidak boleh, hanya saja kamu tiba-tiba memanggil ku begitu,"


"kalau begitu,Ayo coba panggil aku Sayang"pinta rudi


"Nggak mau"ucap sena singkat


"kenapa?, memanggil ku dengan panggilan Sayang saja nggak mau,aku nggak meminta kamu mengucapkannya di depan banyak orang hanya saat kita berdua saja tapi kamu malah menolak, ternyata hanya aku yang terlalu mencintaimu tapi kamu tidak"ucap rudi merasa kesal


"Hey, kenapa kamu bilang begitu,apa kamu lupa kalau aku lah yang pertama kali mencintai mu,tentu saja cinta ku lebih besar"ucap sena Tak mau kalah


"kalau begitu buktikan,"


Sena mencengkeram lututnya ia merasa kesal karena rudi seperti sedang meragukan cintanya, entah mendapatkan keberanian dari mana, tiba-tiba sena memajukkan badannya dan mencium pipi rudi dan berkata


"Semangat untuk ujian hari ini Sayang"


Sena segera beranjak turun dari mobil dan mempercepat langkahnya karena merasa malu dengan tindakannya sendiri, Sementara Rudi yang masih berada di dalam mobil, memegangi pipinya yang di cium sena tadi sambil tersenyum senang,ia tidak menyangka sena akan bertindak seperti itu, padahal Tadinya rudi hanya ingin memancing agar sena memanggilnya Sayang,tapi ia malah mendapatkan lebih dari itu.

__ADS_1


~


Ujian segera di mulai,Sena menarik nafas dalam-dalam dan hembuskannya perlahan,ia mulai mengerjakan soal-soal tersebut dengan hati-hati karena ia berharap nilainya nanti tidak mengecewakan.


Ujian hari ini selesai,sena berjalan bersama dengan nita dan putri


"Ujian tadi susah juga ternyata"ucap nita


"iya gue sampe pusing baca pertanyaannya"Sambung putri


"Ini baru awal, belum lagi kalau kita udah di hadapkan dengan ujian praktek"ucap Sena


"Bayanginnya aja gue udah lemes"ucap putri


"Sama gue juga"sambung nita


Tak Terasa Karena asik mengobrol, mereka sudah sampai di parkiran dan sudah ada Rudi ,riski ,dan toni yang menunggu mereka


"put,gue anter pulang ya"ajak Riski


Putri mengangguk tanda mengiyakan ajakan Riski


"Put lo pulang bareng Riski terus sena bareng rudi, kalian tega gue balik sendiri"ucap nita


"Ehm..ehm,awas nanti jatuh cinta"ucap Rudi


"cie cie haha"ucap Riski


"Apaan sih lo , gimana nit?"ucap toni


"ya udah boleh deh, dari pada pulang sendiri"


Toni bergegas mengambil motornya dan menghampiri Nita,Nita pun bergegas naik ke atas motor


"ton, jagain temen kita ya, "ucap putri sambil terkekeh


"Nit, lo pegangan yang kenceng"ucap sena meledek


toni melajukan motornya di susul Riski dan putri yang juga beranjak pergi, tinggal lah Sena dan rudi yang masih berada di parkiran yang sudah nampak sepi.


Sena menatap rudi yang berada di sampingnya, tiba-tiba saja ia teringat kejadian tadi pagi yang membuatnya menjadi malu sendiri

__ADS_1


"Ayo kita pulang?"ajak sena


"Tunggu"ucap rudi yang mencegat langkah sena


"Kenapa"ucap sena yang terlihat salah tingkah


"kenapa wajahmu merah gitu,"Tanya rudi


"hah, masa sih, mungkin karena cuaca hari ini sangat panas,ayo masuk ke dalam mobil saja,di sini sangat panas"ucap sena yang masih salah tingkah


"baik lah"


Rudi dan sena sudah masuk kedalam mobil,tapi rudi belum juga melajukan mobilnya dan terus saja memandangi Sena yang berbeda di sampingnya.


"kenapa diam saja"ucap sena merasa canggung


"kamu tahu, hari ini ujian ku berjalan sangat lancar,itu semua karena kamu"


"Aku,? emang apa yang aku lakukan"


"Apa kamu lupa yang kamu lakukan tadi pagi"tanya rudi


"ehmm,Apa maksud mu,aku nggak ngerti"ucap sena pura-pura lupa


"Baik lah kalau gitu,aku akan mengingatkan mu"Rudi memajukan badannya dan mencium pipi Sena


"Apa sekarang kamu sudah mengingatnya"Tanya Rudi sambil tersenyum tipis


"Baik lah aku mengingat semuanya tapi kamu hanya perlu mengingatkan ku, tidak perlu sampai mempraktekkannya "protes sena tersipu malu


"kalau tidak begitu, kamu akan terus berpura-pura lupa,Aku ingin kamu melakukannya lagi setiap pagi sampai ujian selesai"ucap rudi


Sena kaget mendengar permintaan Rudi, tadi pagi saja sena sudah merasa sangat malu karena tindakannya sendiri,dan Rudi malah menginginkannya lagi.


.


.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2