CINTA RAHASIA

CINTA RAHASIA
bab 21


__ADS_3

Hujan mulai mereda,sena yang melihat rudi sedang melamun dengan sigap menepuk pundak rudi dengan keras, seketika rudi tersadar dari lamunannya dan merasakan nyeri di pundaknya


"aduh sakit banget,lo cewek atau preman sih mukulnya nggak kira-kira"


"hehe maaf-maaf habis lo ngelamun gitu banget di panggil-panggil nggak jawab,gue takut lo kesambet,"


"ya udah ayo pulang,hujanya udah reda ni"


Rudi melajukan Motornya menyusuri jalanan dan tak lama mereka sampai di depan rumah sena,sena turun dari motor rudi membuka helm dan jaket milik rudi..


"thanks ya"


"iya sama-sama,gue pulang dulu"


"oke"


***


sena sudah berada di kamarnya ia membuka pakaiannya yang basah dan mengganti dengan pakaian santai,saat ingin menggantung bajunya yang basah itu ia mencium bau parfum yang tak lain adalah bau parfum jaket rudi yang dia pakai tadi,


*'hemm,, wangi nya rudi ternyata (sena tersenyum-senyum sendiri),,,eitt apaan sih,udah donk sena buang dia dari fikiran lo... belum move on juga lo ya,rudi itu cuma nganggap lo sahabat aja dan lagi dia itu mantan nisya"(gumam sena).

__ADS_1


***


di lain tempat rudi masuk ke dalam rumahnya dan mendapati mamanya yang sedang asyik memasak untuk makan siang,rudi pun menghampiri mamanya..


"mama lagi masak apa?"


"masak rendang,,kamu mau makan sekarang?"


"boleh, kebetulan rudi udah laper banget"


"oke,,mama siapin dulu ya"


Setelah siap Rudi langsung menyantap makanannya dengan lahap,,,


"nanti aja mah, nanggung ini"(ucap rudi dengan mulut yang penuh dengan makanan)"


"hmm,, kamu ini..owh iya kamu udah putusin mau kuliah dimana?"


"Belum ma,, yang jelas rudi mau kuliah jurusan hukum biar bisa jadi pengacara hebat kayak papa"


"semoga saja cita-cita kamu tercapai ya nak"

__ADS_1


"Amin,,"


Setelah selesai makan rudi langsung mandi dan berganti baju setelah selesai ia pun menjatuhkan diri ke atas kasur dan mulai tertidur.


cukup lama rudi tertidur,saat ia bangun hari sudah gelap,rudi merasakan kepalanya pusing dan badannya panas, ini pasti karena ia kehujanan tadi, karena merasa gerah ia pun memutuskan duduk di balkon kamarnya, tak lama ia melihat motor sport berwarna merah melitas dan berhenti di depan rumah sena, rudi sudah tahu itu pasti Billy,tak lama sena muncul dan mereka pergi bersama..


"owh tadi siang Billy ngechat sena karena mereka mau jalan,tapi mereka mau kemana, dan kenapa sena mau di ajak jalan sama Billy,,,? ahh sudah lah (rudi berbalik berjalan menuju kamarnya sambil mengacak-acak rambutnya karena tak ingin memikirkan yang bukan urusanya,


rudi turun ke lantai bawah dan menghapiri mamanya yang sedang asyik menonton TV,rudi pun langsung duduk di samping mamanya,


"ma kepala rudi pusing banget kayaknya Rudi demam"


"iya badan kamu panas banget rud,tuh kan ini pasti karena kamu ujan-ujanan dan nggak langsung ganti baju tadi, kamu tunggu di sini sebentar


Bu mala yang khwatir langsung bergegas menuju dapur membuat bubur dan mengambil obat setelah buburnya matang segera ia memberikannya ke rudi,rudi memakan bubur itu perlahan hingga habis setelah itu bu mala memberikan obat kepada Rudi


"ini minum obatnya, habis ini kamu istirahat"


"iya ma"(ucap rudi sembari meminum obatnya")


"mau mama anterin ke kamar?"

__ADS_1


"nggak usah ma Rudi bisa sendiri"


Rudi melangkah kan kaki menuju kamarnya, sesampainya di kamar ia langsung membaringkan tubuhnya dan mulai memejamkan mata hingga tak sadar ia mulai tertidur.


__ADS_2