CINTA RAHASIA

CINTA RAHASIA
bab 31 (terungkap)


__ADS_3

Pelajaran hari ini telah usai sena berjalan keluar kampus di temani kedua sahabatnya..


"lo yakin bisa pulang sendiri na,(ucap nita khwatir)


"iya,gue udah nggak papa kok,lagian kosan gue deket banget dari sini,udah kalian pulang sana"(jawab sena)


"ya udah kami pulang dulu ya,lo hati-hati (ucap putri)


~


Sena melangkahkan kakinya perlahan,ntah kenapa kakinya terasa sedikit nyeri,ia pun memutuskan untuk berhenti dan beristirahat sejenak di bawah sebatang pohon,


"aduh,kok nyeri lagi sih, gimana mau nyampe kalau jalan aja kayak keong gini"


Sena memijat-mijat kakinya yang masih terasa nyeri, tiba-tiba saja ada seseorang yang mengangkat tubuhnya membuat sena dengan spontan berteriak,

__ADS_1


"heey, lepasin gue,lo ngapain gendong-gendong gue... lepasin"(teriak sena kepada Rudi)"


"diem, bisa nggak,(ucap rudi yang sudah memasukkan sena ke dalam mobilnya)


"ngapain lo gendong gue masuk ke mobil lo"


"karena kalau gue nyuruh lo masuk,lo nggak akan mau, udah jangan banyak gerak gue cuma mau antar lo pulang ke kosan lo,jadi Jangan banyak ngomong dan tunjukin aja jalannya"


Sena menghela nafasnya pelan,ia tak akan menang melawan rudi, jadi lebih baik dia pasrah saja toh kakinya juga masih terasa sakit,kalau dia memaksa untuk berjalan mungkin dia tak bisa kuliah besok.


Tak lama mobil rudi sudah berhenti di depan tempat sena tinggal,


"tunggu (ucap rudi yang sudah menarik tangan sena) kenapa gue nggak boleh perduli lagi sama lo"


"lepasin tangan gue,"

__ADS_1


"gue nggak akan lepasin lo , sebelum lo jawab pertanyaan gue,"


"karena gue tersiksa dengan perasaan gue sendiri,"(jawab sena yang tidak lagi dapat menyembunyikan perasaannya,ia sudah lelah berpura-pura)


"maksud lo apa,gue nggak ngerti"


"lo inget orang yang gue ceritain ke lo dulu..gue bilang gue suka sama dia saat pertama kali kami bertemu, tapi gue bilang akan menghapus perasaan gue ke dia,ya sekarang gue lagi berusaha menghapus persaan gue ke dia,dan orang itu adalah lo Rudi,,,hiks..hiks (tangis sena pecah seketika ia seperti melepaskan beban yang sangat berat yang selama ini sangat menyiksanya)


gue tersiksa ngeliat lo bersama nisya,gue tersiksa dengan sikap lo yang selalu perhatian ke gue dan gue tersiksa dengan persahabatan kita,jadi lebih baik sekarang lo lupain persahabatan kita.


Sena turun dari mobil dan berlari masuk ke dalam tempat kost nya, ia bahkan tak lagi merasakan sakit di kakinya, sementara rudi masih terdiam mematung di dalam mobilnya,ia masih tak percaya dengan yang dia dengar tadi,


"jadi selama ini sena juga punya perasaan yang sama dengan gue, bahkan dia sudah lebih dulu menyukai gue, kenapa kita harus terjebak dengan situasi seperti ini sena, mulai sekarang gue nggak akan biarin lo pergi lagi dari gue"(gumam rudi dalam hati)"


Rudi melajukan mobilnya pergi,ia tak ingin mengganggu sena dulu,rudi ingin sena merasa tenang baru lah dia akan menemui sena lagi.

__ADS_1


~


sementara di tempat lain, terlihat sena sedang mengaduk-aduk mie rebus yang ada di depannya,ia masih memikirkan perkataannya tadi,ada rasa lega setelah melepaskan semua beban di hatinya tapi ada pula rasa malu karena rudi sudah tahu semua nya,ia bingung bagaimana harus berhadapan dengan rudi sekarang.


__ADS_2