CINTA RAHASIA

CINTA RAHASIA
bab 33 (ciuman pertama)


__ADS_3

Sena sedang berjalan menuju kelasnya,tapi tiba-tiba saja tangannya di tarik oleh rudi yang sedari tadi sudah mengikutinya,


"lepasin gue,, tangan gue sakit tau'..lo mau bawa gue kemana"


Rudi terus menarik sena sampai ke tempat yang sepi baru lah Rudi melepaskan tangan sena


"mau lo apa sih, narik orang nggak kira-kira liat tangan gue,sampe merah gini"


"lo ada hubungan apa sama Billy,"


"bukan urusan lo"


"jawab gue na,lo pacaran sama dia?"


"udah gue bilang,itu bukan urusan lo"


"kenapa sih lo jutek banget sama gue,beda banget saat lagi sama Billy,lo bisa ketawa-ketiwi sama dia,"


"gue kan udah bilang, kalau gue mau menghapus perasaan gue ke lo,dan beginilah caranya, karena kalau gue terus di samping lo gue tersiksa, ngertiin gue...oke"


Sena sudah ingin beranjak dari tempatnya berdiri,tapi rudi menarik tangan sena lalu mendekap sena dalam pelukannya,


"please jangan pergi, jangan hapus perasaan lo itu,gue juga cinta sama lo na, gue mohon lo tetap di sisi gue.

__ADS_1


Sena mendorong tubuh rudi menjauh darinya,ada perasaan ragu di hatinya saat rudi mengatakan cinta kepadanya,


"bohong,,, gue tau lo ngomong kayak gini karena lo kasian kan sama gue, sama Waktu lo jadian sama nisya,lo bilang ke dia kalau lo cinta sama dia,tapi ternyata lo belum mencintai dia, "


"gue nggak bohong na,gue serius,ntah kapan perasaan ini mulai muncul, yang gue tau sekarang gue cinta sama lo,gue nggak mau kehilangan lo"


"udah.. cukup,gue nggak mau denger kata-kata itu lagi"


"percaya sama gue sena, please"


"apa buktinya hmm"


Rudi kembali menarik tangan sena, kali ini bukan keperlukanya akan tetapi rudi mendekap wajah sena lalu mencium bibirnya ia ******* habis bibir itu, saat ini jantung sena seperti sudah akan keluar dari rongga dadanya,ia berusaha melepaskan diri tapi rudi malah memeluknya erat,sena menginjak kaki rudi lalu mendaratkan tamparan di wajah lelaki tampan itu,


Sena berlari menjauh dari rudi, sementara rudi masih diam mematung sambil menyederkan tubuhnya ke tembok.


"bodoh.. bodoh, kenapa gue bisa senekat ini,"


~


Terdengar dari bilik toilet, suara tangis sena, untung saja saat itu toilet sedang sepi,


ia terus memukul-mukul dadanya karena terasa sesak, setelah satu jam dia berada di toilet,ia membasuh wajahnya yang sembab karena menangis, lalu bergegas menuju kelas

__ADS_1


~


"lo dari mana aja na, kita cariin lo dari tadi,untung aja pak budi nggak masuk hari ini, "(ucap nita)


"sorry,gue tadi sakit perut jadi ke toilet, emang gue lama banget ya"


"iya, emang segitu sakitnya ya perut lo na,sampe lama banget di toilet nya?(tanya putri"


"i iya.. sakit banget, mungkin karena tadi pagi gue sarapan mie pedas kali ya,"(jawab sena mencari alasan)


"hmm..lo memang nyari gara-gara,masa sarapan yang pedas-pedas..haha (sambung Nita )


"eh besokan libur, gimana kalau kita jalan-jalan (ajak putri)


"iya boleh tu, gimana kalau kita nonton,ada film baru loh (sambung nita)


"kayaknya,gue nggak bisa gaes,ibu gue nyuruh gue pulang Minggu ini, sorry ya"(ucap sena )


"ya udah nggak papa tapi Minggu depan,lo harus ikut kita (ucap putri)


"siap bos,,hehe"


Sena sudah sedikit melupakan kesedihannya, karena mengobrol dan bercanda dengan teman-temannya.

__ADS_1


__ADS_2