CINTA RAHASIA

CINTA RAHASIA
bab 46 (ketahuan)


__ADS_3

Pagi ini Rudi Sudah berada di depan tempat kost sena,Tak lama sena keluar dari balik pintu, senyum rudi mengembang melihat kekasihnya yang selalu terlihat cantik.


Sena bergegas menghampiri rudi,Rudi membukakan pintu mobil untuk sena


"Aku bisa membukanya sendiri"


"kamu bukan wanita biasa,kamu wanita spesial,jadi wajar aja kalau aku memperlakukan mu dengan spesial "


"Baik lah, terserah kamu aja"


~


Di dalam mobil,


Ponsel sena berdering tanda pesan masuk,ia menatap layar ponselnya matanya terbelalak karena pesan Tersebut dari Billy,ia melirik ke arah Rudi yang masih fokus menyetir, Sena membaca pesan tersebut,lalu ia mengetik kan sesuatu untuk membalas pesan itu.


Baru saja sena akan membalas,ia terperanjat kaget karena rudi yang tiba-tiba Mengeluarkan suara,


"Pesan dari siapa?"


"owh ini, pesan dari Billy,dia Pindah kuliah ke Singapura,dia sudah di bandara sekarang"


"Benarkah,bagus lah,tidak ada lagi yang menggangu kita"


"Apa kamu begitu membenci Billy"


"Aku tidak membencinya,aku hanya kesal jika dia terus mencari perhatian mu"

__ADS_1


"owh kamu cemburu ya?"


"Tidak,"


"Ayo Ngaku aja,haha"


"Aku bilang tidak,"


Perdebatan kecil itu terus berlanjut sampai mereka berada di depan kampus.


~


Rudi masuk kedalam ruang kelasnya,ia segera menghampiri toni dan Riski


"hey bro, muka lo cerah banget hari ini"sapa Riski


"wajar lah,lagi di mabuk cinta"sambung rudi


"Selamat ya, yang udah jadian,Tapi sayang cewek nya murahan,upss"ucap Hana datang menghampiri rudi dan kedua temannya


"Maksud lo apa"tanya rudi


"gue cuma mau nyadarin lo, kalau cewek yang lo puja-puja itu nggak lebih dari cewek murahan"


"Jaga mulut lo ya, jangan sembarangan,Sena bukan cewek seperti itu"


"gue nggak sembarangan ngomong,gue punya bukti"

__ADS_1


Hana mengeluarkan amplop berisi foto-foto Sena dan Billy saat sedang berpelukan, Seperti yang Hana duga, ekspresi wajah Rudi sudah penuh dengan amarah,Riski dan Toni terbelalak melihat foto-foto tersebut,Riski dan toni melihat Rudi dengan tatapan Khawatir,


"dia bilang cinta sama lo tapi di belakang lo dia malah peluk-pelukan sama cowok lain, nggak kayak gue,gue tulus sayang sama lo rud"ucap Hana sambil melingkarkan tangannya di lengan rudi


"Lepasin tangan lo"ucap rudi yang sudah beranjak dari tempatnya berdiri


Rudi berjalan menelusuri koridor kampus,ia seperti kehilangan arah,ia berfikir apa yang harus dia lakukan sekarang,rudi mengacak-acak rambutnya menedangi dinding karena kesal,ia Kecewa dengan sena tapi di sisi lain dia tidak ingin kehilangan sena lagi seperti dulu,Rudi pun memutuskan untuk menahan diri untuk bertemu sena sampai ia bisa mengendalikan dirinya.


~


Jam istirahat tiba,Sena ingin mengajak Rudi ke kantin,ia berusaha menghubungi rudi Tapi nomornya tidak aktif, karena berulang kali di telpon Tapi tetap tidak aktif,sena memutuskan untuk menghubungi Riski.


Sena: halo riski?


Riski:hallo na, kenapa?


Sena:Apa rudi lagi sama lo,dari tadi gue hubungin nomornya Nggak aktif


Riski: Tadi pagi dia marah banget waktu Hana nunjukin foto lo lagi pelukan sama cowok lain, terus dia pergi gitu aja,gue kira dia nyamperin lo,hallo sena..lo dengerin gue nggak


Sena diam seketika mendengar penuturan Riski,ia tak menyangka kejadiannya bisa sampai seperti ini,


*'Pasti sekarang rudi marah banget sama gue,dan berfikir aneh-aneh tentang foto itu, Rudi sekarang lo dimana'*"ucap Sena dalam hati


.


.

__ADS_1


.


BERSAMBUNG


__ADS_2