CINTA RAHASIA

CINTA RAHASIA
bab 41 (telalu cantik)


__ADS_3

Siang berganti sore,sena dan rudi masih di tempat yang sama, mereka masih mencurahkan rasa rindu yang selama ini terpendam.


Mereka saling berpegangan tangan, memandang satu sama lain,ada perasaan bahagia yang tak bisa di ungkapkan.


Selama ini sena Hanya berkhayal bisa sedekat ini dengan rudi,dan sekarang seperti mimpi yang terwujud bukan hanya sena yang mencintai tapi begitu juga dengan rudi, dia juga sangat mencintai sena sekarang.


"Sena,andai waktu bisa berhenti,gue mau waktu berhenti saat ini juga,gue mau terus seperti ini sama lo"ucap rudi masih menggenggam tangan sena


"hmm,gue juga..owh iya kenapa lo bisa suka sama gue?"tanya sena


"kenapa ya, padahal lo itu bawel dan ngeselin kenapa gue suka sama lo, hahaha"ucap rudi meledek


"ihh,gue serius tau'.."ucap sena sambil mencubit rudi


"iya..iya maaf,hmm...selain cantik,lo juga apa adanya,punya pemikiran dan hobi yang sama sama gue,gue belum Pernah merasakan perasaan seperti ini sama cewek lain, di tambah lagi mama suka banget sama lo"ucap rudi


"Tante mala suka sama gue, maksudnya?"tanya sena


"ya mama bilang,lo itu menantu idamannya"jawab rudi


"hahaha,masa iya,"


"malah ketawa, nggak percaya"


"percaya kok,udah sore, pulang yuk"ajak sena


"ya udah,gue anter lo pulang"


"hmm,oke"


"tunggu di sini gue ambil mobil dulu"


Di dalam perjalanan,rudi masih saja menggenggam erat tangan sena, seperti tak ingin melepaskannya, sena yang di perlakukan seperti itu,merasa sangat senang dan bahagia.


Tak lama, mereka sudah sampai di depan kosan tempat sena tinggal,

__ADS_1


"gue turun dulu, sampai jumpa besok"ucap sena yang sudah ingin beranjak


"tunggu sebentar"tahan Rudi


"kenapa?"


"ini buat lo,gue nggak tau lo suka apa nggak,"ucap rudi sambil memberikan kotak kecil kepada sena


"cantik banget kalungnya, gue suka"ucap sena saat melihat isi kotak tersebut


"bener nih, kalau gitu sini gue pasangin"


Rudi mengambil kalung yang ada di dalam kotak,ia mendekati sena untuk memasang kalung tersebut di leher sena, sekarang jarak mereka sangat dekat,sena dapat merasakan hembusan nafas rudi di lehernya, jantung sena berdetak tak karuan.


Setelah selesai memasang kalung di leher sena,rudi sedikit memundurkan wajahnya hingga berhadapan dengan wajah sena, Rudi semakin mendekat, tatapan mereka saling bertemu,sena seakan menerka-nerka apa yang akan terjadi,ia memejamkan matanya dan,


Cup


Satu kecupan mendarat di kening sena,tak sampai di situ rudi membisikkan sesuatu di telinga sena "I LOVE YOU" .


Sena terperanjat kaget,ia pun bergegas turun dari mobil karena merasa malu, sementara rudi tersenyum puas, karena berhasil membuat gadis yang di cintainya itu menjadi salah tingkah.


Pagi ini sena lebih bersemangat, setelah selesai mandi sena membuka lemari pakaiannya, entah mengapa ia merasa bingung,ia memilih-milih pakaian apa yang akan dia pakai,sampai ia menemukan mini dress berwarna hitam yang ia rasa bagus.


Selesai berpakaian,ia menyisir rambut panjangnyai,merias diri dengan sedikit bedak, dan lipstik tak lupa ia menyisir-nyisir alisnya dengan sisir alis, sekarang ia terlihat sangat cantik.


Setelah semua selesai,sena beranjak keluar dan ia sedikit kaget melihat rudi yang sudah berdiri di samping mobilnya.


Rudi memandangi Sena dari atas sampai bawah,


*kenapa hari ini dia makin cantik aja,*gumam rudi dalam hati.


"hey rud kepada lo disini?"Tanya sena


"gue jemput lo lah, ayo masuk"jawab rudi

__ADS_1


"kampus deket banget dari sini,gue jalan kaki aja paling 5 menitan sampe"celetuk sena


"biarin aja, mulai sekarang lo harus berangkat dan pulang bareng gue"ucap rudi


"Loh kenapa?"


"lo Nggak sadar, penampilan lo itu membuat cowok-cowok di kampus nggak berkedip, apalagi si riski setiap lo lewat,dia pasti melongo,rasa pengen gue colok mata tu anak"ucap rudi


"emang ada yang salah sama penampilan gue,"tanya sena sambil meraba rambut hingga pakaiannya


"pakaian lo itu terlalu pendek,dan lagi lo terlalu cantik,"ucap Rudi sedikit kesal


"hahaha"sena tertawa mendengar ucapan rudi


"kenapa ketawa"tanya rudi


"lo lucu, gimana gue nggak ketawa haha"ucap sena sambil tertawa


"udah jangan ketawa lagi,ayo masuk, nanti kita telat lagi"ajak rudi


"iya..iya"


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


~Next~


__ADS_2