
Sena sudah selesai mandi tapi ia masih berdiri mematung di depan lemarinya yang terbuka, Sena nampak bingung harus memakai pakaian apa, karena lemarinya hanya penuh dengan baju kaos,kemeja dan celana jeans,di tengah kebingungannya ia teringat sesuatu, tahun lalu nisya pernah memberikannya dres sewaktu ia ulang tahun,sena mencari dres tersebut dari atas sampai kebawah,dan tidak butuh waktu lama ia menemukan kotak yang berisi dres berwarna pink di atas lutut dengan motif kotak-kotak, ia tak pernah memakainya karena itu bukan seleranya tapi berbeda dengan sekarang,ia sangat ingin memakainya.
Sena sudah selesai berpakaian, sekarang ia sudah berada di depan meja riasnya, biasanya ia akan mengikat rambutnya tapi kali ini dia membiarkan rambut lurusnya terurai,ia memakai sedikit bedak, lipstik berwarna pink, dan menyisir alisnya, sekarang Sena nampak sangat cantik.
Waktu sudah menunjukkan jam satu siang,sena pun bergegas berpamitan dengan ibunya,lalu melangkah keluar untuk menunggu rudi,tak lama rudi muncul dengan mobilnya,sena bergegas menghampiri rudi,
mata rudi tak dapat berkedip melihat wanita yang sedang berjalan ke arahnya "cantik" itu lah kesan pertama saat melihat sena yang berpenampilan tak seperti biasanya.
"hey rud, motor lo mana,terus ini mobil siapa?"
Pertanyaan sena memecah lamunan rudi,"owh ini mobil dari mama ,hadiah untuk kelulusan gue"(jawab rudi terbata-bata)
"enak banget jadi lo,baru lulus SMA aja di kasih mobil"
"hehe,biasa aja kok,,,btw tumben lo pake baju gitu biasanya pake kaos sama celana jeans"
"emang kenapa, nggak cocok ya"
"cocok kok, cocok banget..ya udah ayo masuk"
Sena melangkahkan kakinya masuk kedalam mobil Rudi,
"sekarang kita mau kemana"(tanya rudi)
"hmm...gue mau ke pantai"(jawab sena antusias)
"oke, berangkat"
Rudi melajukan mobilnya,di perjalanan rudi yang sedang konsentrasi melihat jalan melirik ke arah sena yang sedang sibuk dengan ponselnya,
"lo lagi ngapain sih kayak serius banget"
"ini Billy ngechat gue"
__ADS_1
"kayaknya kalian udah makin dekat sekarang,"
"nggak sih biasa aja, sebenernya dia udah nembak gue,waktu gue jalan sama dia malam itu,tapi gue tolak"
"kenapa?"
" karena perasaan gue ke dia cuma berbatas perasaan sebagai temen nggak lebih"
"apa lo masih ngunggu cowok yang lo suka itu"
Pertanyaan rudi membuat sena sedikit terkejut,karena sudah lama sejak terakhir kali rudi membahas tentang hal ini,,,"udah jangan di bahas lagi"sena mebalikan badannya menghadap ke jendela mobil.
Rudi yang melihat ekspresi sena seperti itu memilih mengakhiri pertanyaannya dan fokus menyetir,ia tak mau membuat sena sedih lagi seperti waktu itu.
****
Setelah satu jam perjalanan rudi dan sena sudah sampai ke tempat yang mereka tuju,sena tersenyum bahagia dan berlari menuju pinggir pantai meninggalkan rudi yang baru saja keluar dari mobilnya,Rudi pun bergegas menyusul sena,
"sena hati-hati nanti lo jatuh "(teriak Rudi khwatir melihat sena berlari)
"kenapa,?"
"ayo, sini main air sama gue"
"nggak mau,,lo aja"
"nggak asik lo"
dengan cepat Sena menyipratkan air ke baju rudi, membuat baju Rudi sedikit basah
"sena,baju gue...awas lo ya gue bales"rudi membuka sepatu dan kaos kakinya dan mulai mengejar sena.
Sudah cukup lama sena dan Rudi bermain air bersama, Rudi pergi membeli air minum dan cemilan,sementara sena sudah duduk di sebuah batang pohon kelapa menunggu rudi kembali,tak lama Rudi sudah datang dengan dua kantong plastik yang ada di tangannya,ia memberikan minuman yang ia beli kepada sena lalu ikut duduk di samping Sena,
__ADS_1
"makasih ya rud,,hari ini gue seneng banget"
"iya sama-sama, tapi lain kali jangan main ke pantai lagi deh, liat nih baju gue basah gara-gara lo"
"hehe maaf deh, habis gue udah lama banget nggak main air di pantai kaya gini"
"syukurlah kalau lo seneng,gue juga ikut seneng"
"hehe, makasih...btw lo jadi kuliah jurusan hukum?"
"iya jadi,doain gue ya biar bisa masuk fakultas hukum"
"pasti gue doain lo, semangat..hehe"
"kalau lo sendiri gimana?"
"dari kecil gue pengen banget jadi dokter,orangtua gue juga dukung gue, walaupun gue belum yakin sama kemampuan gue, tapi gue harus coba"
"lo harus yakin,gue percaya lo pasti bisa"
"hmm.. makasih ya rud,lo emang sahabat yang baik, makasih udah ada di samping gue sampe sekarang"
Rudi hanya terdiam dan terus menatap sena,sena yang sadar sedang di perhatikan
oleh rudi beranjak dari tempat duduknya,"rud udah sore nih ayo kita pulang"(ajak sena),sena melangkahkan kakinya pergi menuju mobil Rudi, baru beberapa langkah sena bejalan, tiba-tiba rudi memanggil Sena "
"sena"(panggil rudi yang berjarak dua meter dari sena)
"ya kenapa?"(sena berbalik menghadap ke arah rudi")
Rudi berjalan menuju arah Sena, sekarang jarak mereka hanya beberapa centimeter saja
"Sena mulai sekarang gue nggak akan berdiri di samping lo lagi,tapi gue akan berdiri di depan lo,satu langkah lebih dekat dengan hati lo"(ucap Rudi dengan tatapan yang penuh arti)
__ADS_1
Sena membulat kan matanya karena tak percaya dengan yang baru saja ia dengar, sementara rudi sudah berjalan menuju mobilnya dan meninggalkan sena yang masih nampak bingung.