
Sena keluar Villa bersama Bayu, Sedangkan Nisya nampak sudah selesai memanggang,Sena dan Bayu pun bergegas menghampiri Nisya.
"Na lo liat Rudi nggak?"Tanya Nisya
"Rudi...Gue nggak liat tu, Emang dia kemana"Jawab Sena berbohong
"Tadi dia bilang mau ke Toilet Tapi belum balik-balik Juga"Ucap Nisya
"Gue disini"Ucap rudi yang tiba-tiba saja datang dari arah belakang
"Rudi dari mana aja,kok lama?"Tanya Nisya sambil menggandeng Tangan Rudi
"Gue dari Toilet lah ,dari mana lagi"Ucap Rudi sambil melepaskan gandengan tangan Nisya
"Udah-udah jangan ngomong Terus..Ayo kita makan, kayaknya enak nih"Ucap Bayu
"yeee... Kak bayu kalau soal makan aja nomor satu"Ucap Nisya meledek
Mereka duduk di sebuah karpet yang terbentang,sambil Menyantap makan malam mereka dan di temani Langit malam yang penuh Bintang-bintang , setelah selesai Bayu Masuk ke dalam Villa untuk mengambil sesuatu.
Setelah beberapa saat Bayu Keluar dengan sebuah Gitar di Tangannya.
"Kak Bayu Bisa main gitar?"Tanya rudi
"Tentunya,aku ini musisi Rud,Hanya tidak terkenal saja"Jawab Bayu penuh kebanggaan
Rudi hanya mengangguk tanda mengerti.
"Pas banget nih,Na ayo lo yang nyanyi biar kak bayu yang Main gitar"Ucap Nisya
"Enggak ah..lo aja"Ucap Sena menolak
"Emang sejak kapan gue bisa nyanyi,"Ucap Nisya kesal
"Hahaha,,iya gue lupa, Tapi bener deh Suara gue lagi serak,"Ucap Sena
"Ya udah biar gue yang nyanyi"Ucap rudi
"beneran nih rud"Ucap Nisya antusias
"Iya beneran"ucap Rudi
"Ya udah kak bayu iringin Rudi ya"Ucap Nisya
"Siaap"ucap Bayu
__ADS_1
Nisya dan Sena bersorak untuk memberi semangat, Nisya menatap intens ke Arah Rudi
Rudi mendekati Bayu yang sedang duduk di sebuah kursi,setelah beberapa saat mencocokkan Nada, Petikan gitar mulai terdengar Rudi pun mulai bernyanyi.
Jangan tanyakan perasaanku
Jika kau pun tak bisa beralih
Dari masa lalu yang menghantuimu
Karena sungguh ini tidak adil
Bukan maksudku menyakitimu
Namun tak mudah 'tuk melupakan
Cerita panjang yang pernah aku lalui
Tolong yakinkan saja raguku
Pergi saja, engkau pergi dariku
Biar kubunuh perasaan untukmu
Meski berat melangkah
Hatiku hanya tak siap terluka
Beri kisah kita sedikit waktu
Kita adalah rasa yang tepat
Di waktu yang salah
Hidup memang sebuah pilihan
Tapi hati bukan 'tuk dipilih
Bila hanya setengah dirimu hadir
Dan setengah lagi untuk dia
Pergi saja, engkau pergi dariku
Biar kubunuh perasaan untukmu
__ADS_1
Meski berat melangkah
Hatiku hanya tak siap terluka
Beri kisah kita sedikit waktu
Kita adalah Rasa yang tepat di waktu
yang Salah.
Rudi menyanyikan lagu itu dengan penuh penghayatan,Lagu itu seakan mengambangkan perasaannya saat ini.
Sena yang Semula ikut melambai-lambai kan tangan bersama Nisya, seketika terdiam ia mengerti Maksud Rudi dari lagu itu.
Nisya bersorak gembira setelah Rudi menyelesaikan lagunya "Ternyata suara lo bagus banget Rud..."ucap Nisya
"Nggak lah biasa aja"Ucap Rudi
Tiba-tiba Nisya berdiri lalu menghapiri Rudi dan Cup...
Satu kecupan mendarat di pipi Rudi, Membuat Rudi Terdiam dan kaget dengan tindakan Nisya.
Sedangkan Sena dan bayu tidak kalah kagetnya,Sena tiba-tiba merasakan sesak di dadanya dan mata yang mulai berkaca-kaca,ia segera menatap ke arah Samping dan menyeka air matanya.
Bayu menutup mulutnya dengan sebelah tangannya karena tak percaya dengan apa yang baru saja ia lihat.
Hanya Nisya yang nampak sangat senang, Setelah mencium Rudi, Nisya berlari masuk ke dalam Villa.
Tak lama Sena menyusul ikut Masuk ke dalam Villa, Tinggalah Rudi dan bayu di sana.
"Sepertinya Nisya semakin berharap lebih sama kamu Rud, bagaimana Cara kamu mengatasi Masalah ini sekarang?"ucap Bayu
Rudi menunduk Lalu mengusap wajahnya kasar, Fikiranya Kacau.
"Wanita itu Sena kan?"Ucap bayu
Rudi yang semula menunduk kini beralih melihat ke arah Bayu yang ada di Sampingnya,ia Kaget bagaimana bisa bayu mengetahui semuanya.
"Dari mana kak Bayu Tau?"Tanya Rudi penasaran
"Aku mendengar semua pembicaraan kalian di kamar Tadi,Tenang saja aku akan merahasiakan ini dari Nisya..Tapi.."jawab bayu menatap lurus ke depan
"Tapi apa?" Tanya Rudi
"Tapi aku tidak ingin melihat Nisya Ataupun Sena terluka,Fikirkan Cara terbaik untuk masalah ini"jawab Bayu
__ADS_1
Rudi kembali mengusap wajahnya kasar,ia tidak bisa berfikir Apapun sekarang.