CINTA RAHASIA

CINTA RAHASIA
bab.62(Tindakan Nisya)


__ADS_3

Sena keluar Villa bersama Bayu, Sedangkan Nisya nampak sudah selesai memanggang,Sena dan Bayu pun bergegas menghampiri Nisya.


"Na lo liat Rudi nggak?"Tanya Nisya


"Rudi...Gue nggak liat tu, Emang dia kemana"Jawab Sena berbohong


"Tadi dia bilang mau ke Toilet Tapi belum balik-balik Juga"Ucap Nisya


"Gue disini"Ucap rudi yang tiba-tiba saja datang dari arah belakang


"Rudi dari mana aja,kok lama?"Tanya Nisya sambil menggandeng Tangan Rudi


"Gue dari Toilet lah ,dari mana lagi"Ucap Rudi sambil melepaskan gandengan tangan Nisya


"Udah-udah jangan ngomong Terus..Ayo kita makan, kayaknya enak nih"Ucap Bayu


"yeee... Kak bayu kalau soal makan aja nomor satu"Ucap Nisya meledek


Mereka duduk di sebuah karpet yang terbentang,sambil Menyantap makan malam mereka dan di temani Langit malam yang penuh Bintang-bintang , setelah selesai Bayu Masuk ke dalam Villa untuk mengambil sesuatu.


Setelah beberapa saat Bayu Keluar dengan sebuah Gitar di Tangannya.


"Kak Bayu Bisa main gitar?"Tanya rudi


"Tentunya,aku ini musisi Rud,Hanya tidak terkenal saja"Jawab Bayu penuh kebanggaan


Rudi hanya mengangguk tanda mengerti.


"Pas banget nih,Na ayo lo yang nyanyi biar kak bayu yang Main gitar"Ucap Nisya


"Enggak ah..lo aja"Ucap Sena menolak


"Emang sejak kapan gue bisa nyanyi,"Ucap Nisya kesal


"Hahaha,,iya gue lupa, Tapi bener deh Suara gue lagi serak,"Ucap Sena


"Ya udah biar gue yang nyanyi"Ucap rudi


"beneran nih rud"Ucap Nisya antusias


"Iya beneran"ucap Rudi


"Ya udah kak bayu iringin Rudi ya"Ucap Nisya


"Siaap"ucap Bayu

__ADS_1


Nisya dan Sena bersorak untuk memberi semangat, Nisya menatap intens ke Arah Rudi


Rudi mendekati Bayu yang sedang duduk di sebuah kursi,setelah beberapa saat mencocokkan Nada, Petikan gitar mulai terdengar Rudi pun mulai bernyanyi.


Jangan tanyakan perasaanku


Jika kau pun tak bisa beralih


Dari masa lalu yang menghantuimu


Karena sungguh ini tidak adil


Bukan maksudku menyakitimu


Namun tak mudah 'tuk melupakan


Cerita panjang yang pernah aku lalui


Tolong yakinkan saja raguku


Pergi saja, engkau pergi dariku


Biar kubunuh perasaan untukmu


Meski berat melangkah


Hatiku hanya tak siap terluka


Beri kisah kita sedikit waktu


Kita adalah rasa yang tepat


Di waktu yang salah


Hidup memang sebuah pilihan


Tapi hati bukan 'tuk dipilih


Bila hanya setengah dirimu hadir


Dan setengah lagi untuk dia


Pergi saja, engkau pergi dariku


Biar kubunuh perasaan untukmu

__ADS_1


Meski berat melangkah


Hatiku hanya tak siap terluka


Beri kisah kita sedikit waktu


Kita adalah Rasa yang tepat di waktu


yang Salah.


Rudi menyanyikan lagu itu dengan penuh penghayatan,Lagu itu seakan mengambangkan perasaannya saat ini.


Sena yang Semula ikut melambai-lambai kan tangan bersama Nisya, seketika terdiam ia mengerti Maksud Rudi dari lagu itu.


Nisya bersorak gembira setelah Rudi menyelesaikan lagunya "Ternyata suara lo bagus banget Rud..."ucap Nisya


"Nggak lah biasa aja"Ucap Rudi


Tiba-tiba Nisya berdiri lalu menghapiri Rudi dan Cup...


Satu kecupan mendarat di pipi Rudi, Membuat Rudi Terdiam dan kaget dengan tindakan Nisya.


Sedangkan Sena dan bayu tidak kalah kagetnya,Sena tiba-tiba merasakan sesak di dadanya dan mata yang mulai berkaca-kaca,ia segera menatap ke arah Samping dan menyeka air matanya.


Bayu menutup mulutnya dengan sebelah tangannya karena tak percaya dengan apa yang baru saja ia lihat.


Hanya Nisya yang nampak sangat senang, Setelah mencium Rudi, Nisya berlari masuk ke dalam Villa.


Tak lama Sena menyusul ikut Masuk ke dalam Villa, Tinggalah Rudi dan bayu di sana.


"Sepertinya Nisya semakin berharap lebih sama kamu Rud, bagaimana Cara kamu mengatasi Masalah ini sekarang?"ucap Bayu


Rudi menunduk Lalu mengusap wajahnya kasar, Fikiranya Kacau.


"Wanita itu Sena kan?"Ucap bayu


Rudi yang semula menunduk kini beralih melihat ke arah Bayu yang ada di Sampingnya,ia Kaget bagaimana bisa bayu mengetahui semuanya.


"Dari mana kak Bayu Tau?"Tanya Rudi penasaran


"Aku mendengar semua pembicaraan kalian di kamar Tadi,Tenang saja aku akan merahasiakan ini dari Nisya..Tapi.."jawab bayu menatap lurus ke depan


"Tapi apa?" Tanya Rudi


"Tapi aku tidak ingin melihat Nisya Ataupun Sena terluka,Fikirkan Cara terbaik untuk masalah ini"jawab Bayu

__ADS_1


Rudi kembali mengusap wajahnya kasar,ia tidak bisa berfikir Apapun sekarang.


__ADS_2