CINTA RAHASIA

CINTA RAHASIA
bab 45(pamit)


__ADS_3

Sena,nita dan putri sangat serius mengerjakan tugas mereka, Tugas ini sangat penting untuk bisa Lulus ke semester selanjutnya.


Setelah selesai bergelut dengan pena dan kertas, Sena berbaring di atas kasur Nita


"hufft, akhirnya selesai juga,"ucap sena merasa lega


"bagaimana kalau kita menoton drama Korea "ucap nita


"ide bagus tuh"sambung putri


Nita mengambil laptopnya dan memutar drama Korea yang menceritakan kisah Romantis, nampak mereka sangat serius menonton sambil memakan cemilan yang sudah di sediakan nita.


Nampak dalam adegan di dalam drama itu sepasang kekasih yang sedang berciuman, melihat adegan tersebut sena jadi teringat kejadian waktu di pantai saat rudi menciumnya, Sena yang tersenyum-senyum sendiri membuat nita dan putri merasa heran sekaligus curiga.


"ehm..Na lo kenapa senyum-senyum sendiri,"tanya putri yang sudah menekan tombol pause pada laptop


"iya, jangan-jangan,lo sama rudi udah pernah kayak gitu ya"ucap nita sambil menunjuk layar laptopnya


"Kalian apaan sih,gue lagi asyik nonton malah di pause,ayo nonton lagi"ucap sena


"Jawab dulu,lo sama rudi udah ciuman kan"tanya putri penasaran


"kalau udah Emang kenapa,"ucap sena


"hah beneran, kapan?jangan-jangan kemarin pas lo pergi sama dia atau tadi pas dia nganterin lo kesini"tanya nita dengan antusias


"ya kemarin dia ngajakin gue ke pantai, terus dia nembak gue dan ya begitulah"ucap sena

__ADS_1


dengan malu-malu


"cie-cie, gimana rasanya na, jadi penasaran gue"tanya putri


"udah ah kalian kepo banget, gue kan jadi malu"ucap sena


"ya elah, kenapa harus malu,kita kan temen"ucap nita


"udah jangan di bahas lagi,ayo puter lagi filmnya"pinta sena


"ya nggak asik lo na"ucap putri


**


Hari sudah mulai sore, Sena dan putri pamit pulang kepada Nita,Sena sudah memesan ojek online untuk pulang ke kosannya, sebenarnya rudi ingin menjemputnya tapi sena tidak ingin merepotkan Rudi.


Sekitar dua puluh menit perjalanan,sena sampai di tempat kostnya,ia merasa heran melihat ada mobil terparkir di depan tempat kostnya, mobil itu juga bukan mobil rudi, setelah membayar ongkos ojek ia bergegas menghampiri mobil tersebut,dan ternyata itu adalah Billy.


"Tau dari ayah lo..hehe"ucap Billy


"hmm,mau ngapain ke sini,ada perlu?"tanya sena


"iya,ada yang mau gue omongin,tapi bukan di sini,"jawab Billy


"Terus dimana?"tanya sena lagi


"hmm.. gimana kalau ke kafe di deket sini,biar lebih santai"jawab Billy

__ADS_1


"owh ya udah, boleh deh"ucap sena


Sena masuk ke dalam mobil Billy, Billy melajukan mobilnya,tak lama mereka sampai ketempat yang di tuju, Billy memesan minuman dan cemilan untuk dia dan sena.


"emang lo mau ngomong apa bil"tanya sena sambil meneguk minumannya


"gue mau pamit na"ucap Billy lirih


"Pamit, maksud lo apa Bil"Tanya sena bingung


"besok pagi,gue berangkat ke Singapur untuk kuliah sekaligus ngembangin bisnis papa"ucap Billy


"kok mendadak banget,kamu nggak pernah cerita kalau kamu mau ke Singapur"tanya sena


"iya papa gue baru ngasih tau gue Minggu lalu,dan gue rasa gue memang harus berangkat kesana,memulai hidup baru dan belajar melupakan perasaan gue ke lo sena"ucap Billy sembari menunduk


"Billy, Maafin gue, karena nggak bisa nerima cinta lo,Tapi gue merasa sangat beruntung punya teman sebaik lo bil"ucap sena


"Ya gue ngerti kalau di hati lo cuma ada rudi,maka dari itu gue harus pergi untuk menata hati gue, terimakasih untuk semuanya"ucap Billy lirih


"Terimakasih juga bil untuk semua yang udah lo lakuin buat gue, Sekali lagi gue minta maaf"ucap sena yang sudah terisak


"Sena, jangan nangis gitu,gue nggak papa asal lo bahagia"ucap Billy sambil menggenggam tangan sena


~


Billy dan sena berjalan menuju tempat mobil Billy parkir,Saat akan masuk kedalam mobil, tiba-tiba saja Billy memeluknya

__ADS_1


"please, untuk pertama Dan terakhir kalinya Biarin gue meluk lo sebentar aja sena"ucap Billy yang semakin mengeratkan pelukannya


Sena yang di perlakukan seperti itu tidak dapat menolak,ia membiarkan Billy memeluknya, Walau bagaimana pun Billy sudah sangat baik kepadanya,sena merasa sangat bersalah karena tidak bisa membalas semua kebaikan Billy kepadanya,Sena menepuk-nepuk punggung Billy, berusaha menenangkannya,tapi tanpa ia sadari ada seseorang yang mengawasi sambil memotret mereka.


__ADS_2