
Sena sedang berada di rumah Nisya ,Hari ini ia memutuskan untuk mengatakan semuanya kepada Nisya.
Nisya datang dari dapur membawa Nampan berisi dua gelas jus dan kue,ia meletakkan Nampan itu di atas meja.
"Gimana kuliah lo Na, lancar"tanya nisya
"Hm,agak susah sih,Tapi semua berjalan lancar,lo sendiri gimana?"
"Lancar-lancar aja sih,Tapi sekarang gue jadi nggak semangat kuliah disana"ucap Nisya
"Iya gue ngerti perasaan lo Nis"ucap sena
"Makasih Na,lo emang sahabat gue yang paling baik,owh iya gue mau ngomong sesuatu sama lo"ucap Nisya
"owhh ya apa?,gue juga ada yang mau gue kasih tau ke lo Nis,Tapi lo duluan aja"
"Kayaknya perasaan gue ke Rudi belum hilang deh Na,apa gue bisa dapatin cinta dia ya,Mana dia makin ganteng sekarang,gue jadi bisa lupain ke sedihan gue"
"Apa... Maksudnya lo Masih suka sama Rudi?"
"kayaknya gitu Na, hehe gue jadi malu...owh iya tadi lo mau ngomong apa?"
__ADS_1
"nggak ada,gue lupa mau ngomong apa tadi"
"Lo pasti kaget ya dengernya,gue juga nggak Tau kenapa tiba-tiba aja gue ngerasa kayak gini,udah dua bulan semenjak Anjas menghianatin gue,dan baru sekarang gue ngerasa hidup gue kembali karena ngeliat Rudi"ucap Nisya lirih
Nisya memeluk Sena erat menumpahkan semua kesedihan yang tersisa,Sena menepuk-nepuk pundak nisya dan ikut menangis,ia jadi tidak tega mengatakan semuanya.
~
Sena sedang berada di dalam bus,ia menatap kosong ke arah jendela, fikiranya benar-benar kacau sekarang.
*'gimana cara jelasin ke Rudi,dan gimana cara buat dia ngerti situasi ini,Apa harus gue ngalah lagi dan ngebiarin Nisya deketin rudi lagi,Nisya sahabat terbaik gue tapi rudi belahan jiwa gue,gue nggak bisa melukai salah satu dari mereka'*ucap Sena dalam hati
Sena:hallo rud?
rudi:iya Kenapa?jawab rudi singkat, karena masih merasa kesal
Sena:bisa ketemu di tempat biasa
Rudi:oke,aku berangkat sekarang (Rudi memutuskan telepon
~
__ADS_1
Sena sedang duduk di kursi Taman, Menunggu kedatangan rudi, setelah beberapa saat akhirnya Rudi datang,
"Mau ngomong apa"ucap rudi cuek
"Kamu masih marah ya"tanya sena memandang rudi yang berdiri di depannya
"Cepat katakan, aku masih banyak urusan"ucap rudi ketus
Sena tidak dapat menahan air matanya,ia berdiri dari duduknya dan memeluk Rudi,
"Rud, sekarang aku harus gimana,Nisya bilang dia masih sayang sama kamu,aku nggak tega nyakitin hati dia"ucap sena yang sudah terisak
Rudi melepaskan pelukan Sena ,ia memegangi ke dua pundak sena dan menatapnya
"Please na, Jangan kayak gini,aku cuma cinta sama kamu,Kalau kamu nggak bisa ngomong ke dia,Biar aku aja, Sekarang kita kerumah Nisya"ajak rudi
"Tapi rud,aku belum siap"ucap sena
"Siap atau tidak,kita harus mengatakan padanya,apa kamu tidak lelah hidup seperti ini terus mengalah untuk dia,Kamu juga berhak untuk bahagia, Kalau dia benar-benar mengganggap kamu sahabatnya,dia pasti akan terima, Sekarang kita ke rumah Nisya,oke"ucap rudi sambil mengusap air mata sena
Sena pun menuruti permintaan Rudi,ia berharap setelah mengatakan kepada Nisya Tentang hubungannya dengan Rudi semua akan tetap Baik-baik saja.
__ADS_1