
Hari ini Nisya keluar dari rumah sakit,Sena dan Rudi sudah datang untuk menjemput Nisya dan mamanya.
Selama tiga hari ini,Sena dan Rudi selalu datang menjenguk Nisya,Nisya selalu meminta agar Rudi datang, walaupun rudi merasa kurang nyaman,Tapi karena itu adalah permintaan Sena,ia tidak bisa menolak.
Dokter sedang memeriksa Nisya sebelum pulang, setelah pemeriksaan selesai, dokter keluar dari ruangan itu,Sena, Rudi dan Mama Nisya langsung menghampiri dokter itu
"Bagaimana kondisi anak saya dok"
"Dia sudah boleh pulang,Tapi jangan sampai ada suatu hal yang membuatnya Stres dan banyak fikiran karena akan berdampak pada proses pemulihan.
Sena dan Rudi saling tatap, seolah memiliki pemikiran yang sama.
"Tante masuk dulu ya"ucap Mama nisya
"iya Tante"ucap Sena
Kini tinggal Sena dan Rudi di luar ruangan.
"Kondisi Nisya mungkin akan memburuk jika dia tau kebenaran tentang hubungan kita, karena beberapa hari ini dia semakin berharap lebih dari ku, Seharusnya dari awal kita jujur sama Nisya,kalau udah kayak gini,jadi tambah ribet"ucap Rudi kesal
"Maafin aku rud,Ini semua memang salah aku"ucap sena sembari menunduk
"Apa rencana kamu selanjutnya"tanya Rudi
"Nisya membutuhkan kamu Rud"
"Aku kecewa sama kamu Na,Apa kamu nggak bener-bener mencintai aku, sampai kamu rela aku deket sama dia"
"Nggak gitu rud"
"Sudahlah,aku lagi males ngomongin masalah ini"
Rudi beranjak pergi meninggalkan Sena,tanpa Sena sadari air matanya sudah jatuh membasahi pipinya.
__ADS_1
Sena membantu mama Nisya untuk merapikan barang-barang Nisya yang akan di bawa pulang, setelah selesai Rudi dan seorang perawat menuntun Nisya untuk naik ke atas kursi roda lalu pergi menuju parkiran tempat mobil Rudi di parkir.
-Di dalam perjalanan pulang
Mama nisya menatap sena yang duduk di sebelahnya
"Gimana kuliah kamu na, lancar?"
"Alhamdulillah lancar tante"
"syukurlah,Kamu Tambah cantik aja,Tante jadi pangling,kamu udah punya pacar?"
Sena terdiam sejenak,tak bisa menjawab, sekilas ia melirik ke arah rudi yang fokus menyetir
"Sena masih setia dengan Kejombloannya ma,haha,"Sambung Nisya yang duduk di kursi depan
"Mau tante kenalin sama ponakan tante nggak, Ganteng loh"
"Kak bayu, sepupu lo yang dulu"ucap Sena menggantung
"Iya yang itu Na,dia yang Pernah buat lo Nangis gara-gara ngelepar bola sampai kena ke kepala lo...haha"Sambung nisya
"udah donk Nis jangan ngeledek gue mulu"
Nisya dan sena sibuk membicarakan tentang Bayu, Sementara Rudi hanya mendengarkan sambil menahan kesal tanpa mengatakan apapun.
"Lo kok diem aja rud?tanya Nisya
"Nggak papa kok,gue lagi fokus nyetir aja"
Akhirnya sampai ke tempat tujuan,Nisya sedikit heran karena ada Mobil terparkir di halaman rumahnya.
Saat akan masuk kedalam, tiba-tiba dari dalam ada seseorang yang membuka pintu,dan dia adalah Bayu.
__ADS_1
"Selamat datang"Ucap Bayu dengan gembira
"Kak Bayu,baru aja di omongin di mobil,eh udah Nongol aja"Ucap Nisya
"Kamu kapan datangnya"Sambung Mama nisya
"Tadi pagi tan, dari bandara langsung ke sini, soalnya Bayu denger Nisya lagi sakit,owh iya mereka Siapa?"Tanya bayu Melihat ke arah sena dan Rudi
"Ini Rudi "
"Hallo saya Bayu sepupunya nisya"ucap bayu sambil mengulurkan tangannya kepada Rudi
"Saya Rudi"ucap Rudi sambil menyambut uluran tangan bayu
"Dan ini Sena,masa kak bayu Lupa"
"Sena?Sena yang tomboy itu,?tanya bayu
"iya"jawab nisya
"Ya ampun, sorry,Sena yang dulu suka main basket kan,aku sampai nggak ngenalin, kamu Cantik banget sekarang"
"Nggak kok kak,aku masih Sena yang dulu yang suka Main basket"
"Masa cewek secantik kamu masih suka main panas-panasan di lapangan"
Rudi meradang, melihat bayu memuji-muji kekasihnya, Walau sedang kesal kepada Sena rudi tetap tidak suka jika ada seorang laki-laki yang menatap dan merayu Sena seperti itu.
"Sena sebaiknya kita pulang,udah sore"Ucap Rudi
"Owh iya kalau gitu Tante,Nisya,kak bayu kami pulang dulu ya"
~~
__ADS_1