Cinta Seorang Anya Yang Menghilang

Cinta Seorang Anya Yang Menghilang
Bab 16


__ADS_3

Anya hanya mendengus kesal pada James yang menurutnya terlalu absurd dengan ide gilanya yang akan membuat perhitungan dengan orang yang sudah membuat berita fitnah tentang Anya.


"Jangan melakukan sesuatu yang nanti akan kau sesali di kemudian hari!" ucap Anya yang memilih meninggalkan James sendirian.


James yang sudah mengantongi sebuah nama yang telah membuat berita bohong tentang kehidupan Anda selama ini di media massa sedang membangun sebuah rencana besar untuk memberikan pelajaran kepada orang tersebut.


"Kau terlalu meremehkanku! Aku pasti bisa memberikan hukuman yang setimpal kepada orang jahat itu!" James kemudian menghubungi Xiao Chang untuk datang ke dalam ruangannya.


Xiao Chang segera pergi ke ruangan James tanpa menunggu lama. Xiao Chang tidak mau kena semprot Bos besarnya yang selama ini terkenal temperamental dan tidak suka anak buahnya yang lelet dan lambat dalam bekerja.


"Xiao Chang, segera kau bereskan berita-berita bohong tentang aku dan sepupuku. Pastikan orang yang telah membuat berita palsu itu mendapatkan hukuman yang setimpal sesuai dengan perbuatan dia. Apa kamu faham??" tanya James kepada asisten pribadinya yang sudah mengerti dengan apa yang menjadi tugasnya.


Xiao Chang langsung mengundurkan diri dari hadapan James dan segera melakukan perintah James kepadanya.


"Sungguh berani mati perempuan itu karena berani mencari gara-gara denganki. Huh!! Dia sedang membangunkan harimau gunung yang sedang tertidur!" James terlihat begitu gemes dengan kelakuan orang yang begitu lancang sudah mengganggu privasinya yang berurusan dengan Anya.


James selama ini selalu menjaga Anya dari setiap serangan di luar sana yang ingin menyakitinya.


"Aku tidak akan pernah membiarkan siapapun juga menyakiti kamu, Anya. Aku akan selalu berada di garda terdepan untuk membelamu!" James terlihat begitu serius kalau sudah berurusan tentang Anya.


James sejak dulu sebenarnya sangat mencintai Anya. Akan tetapi dia tidak mau merusak hubungan baiknya bersamaannya dengan Cinta yang dia rasakan terhadap sepupu jauhnya itu.


Ibunya Anya dan ibunya James memang bersaudara dan mereka sejak dulu terkenal dekat dan selalu saling membantu satu sama lain.

__ADS_1


Mereka berdua yang sama-sama anak tunggal membuat mereka menjadi seperti saudara sendiri dan saling melindungi satu sama lain.


***


Arnold membaca berita yang saat ini sedang beredar di media massa tentang mantan istrinya yang saat ini sedang dekat dengan James. Arnold mengerutkan keningnya ketika membaca berita itu.


"Tidak disangka kalau ternyata Anya melakukan hal sehina ini di luar sana. Bahkan dia tidak mau melepaskan seorang brondong seperti James. Apakah Anya sudah serusak itu karena perceraian kami dulu?" tanya Arnold yang terlihat prihatin kepada Anya dengan berita yang dibacanya sekarang.


Arnold terlihat berkali-kali mengulang membaca berita itu seperti tidak mempercayainya.


"Aku sungguh tidak percaya. Aku sangat kenal siapa Anya selama ini. Pasti ada orang jahat yang sudah menjebak dan merusak nama baik Anya." monolog Arnold seakan tidak terlalu menyukai berita itu.


Lalita datang menemui Arnold. Lalita ingin meminta maaf kepada Arnold atas perbuatannya yang sudah membuat perusahaan bangkrut.


Lalita melihat perusahaan itu sekarang sudah kembali normal dan beroperasi seperti biasa setelah mendapatkan dana segar dari blue investasi milik Anya. Lalita melihat Arnold yang sekarang masih menjalankan tugasnya sebagai CEO di perusahaan itu. Walaupun sebenarnya hanya sebuah status saja.


Arnold merasa senang dengan hal itu karena dengan alasan memberikan laporan kepada Anya, maka dia setiap hari bisa bertemu dengan mantan istrinya yang masih dia cintai.


Arnold sangat tahu kalau kesempatannya untuk kembali kepadanya adalah sangat sulit dan mustahil. Tetapi Arnold memiliki kepercayaan diri bahwa dia bisa membuat Anya kembali jatuh cinta padanya.


Arnold yang sudah bertekad ingin mendapatkan kembaliannya dia pun segera mengurus surat perceraiannya bersama Lalita yang sudah menghancurkan kehidupannya hingga ke titik nadir paling rendah.


"Mau apa lagi kau datang kemari, hmm? Bukankah pengacaraku sudah mengirimkan surat perceraian kepadamu?" tanya Arnold dengan ketus dan masih menatap berkas-berkas yang saat ini berada di hadapannya.

__ADS_1


Arnold terlihat begitu cuek terhadap Lalita yang sedang berusaha menggodanya kembali.


Lalita tidak akan membiarkan Arnold untuk kembali kepada Anya. Lalita tidak akan membiarkan dirinya kalah begitu saja dari Anya yang sejak dulu selalu lebih baik dari dirinya.


"Kok kamu bilang begitu sih, sayang? Bagaimanapun sampai saat ini aku masih menjadi istrimu, loh! Ya, setidaknya sampai pengadilan digelar, diketokkan palu keputusan oleh hakim. Kamu tidak bisa melarangku untuk menemuimu." Arnold yang sudah muak sekali dengan Lalita segera memanggil Security untuk mengusirnya.


Lalita benar-benar merasa tersinggung dengan apa yang dilakukan Arnold kepadanya. Arnold masih mengingat apa yang dikatakan oleh Lalita kepada kekasihnya sewaktu di restoran waktu itu bahwa Lalita tidak pernah mencintainya selama ini.


Arnold hingga saat ini masih merasakan sakit yang luar biasa ketika mengingat semua itu.


Arnold sama sekali tidak memperdulikan jeritan maupun panggilan Lalita ke atas namanya.


Semua karyawan yang berada di kantor Itu tampak tercengang melihat adegan yang begitu mengharukan antara mereka berdua.


Pasalnya, Lalita dan Arnold selama ini terlihat begitu harmonis dan tanpa banyak masalah.


Mereka juga tahu kalau Bos mereka sangat tergila-gila kepada Lalita. Bos mereka bahkan sampai menghancurkan perusahaannya hanya untuk memenuhi segala keinginan istri tercintanya yang di luar nalar dan terlalu berlebihan.


Arnold tidak memperdulikan tatapan aneh yang diperlihatkan oleh semua karyawannya yang menonton adegan itu ketika melihat dirinya yang menarik Lalita untuk keluar dari kantornya.


"Pergilah dari sinilah Lalita dan jangan pernah kamu kembali lagi kesini. Karena aku tidak akan pernah menerimamu lagi di sini. Aku tidak akan pernah membiarkanmu untuk menghancurkan kembali perusahaan yang sudah susah payah untuk aku bangkitkan kembali. Walaupun aku harus merelakan 70% saham di perusahaan ini untuk Blue Investasi." Arnold merasa pedih hatinya ketika memikirkan tentang hal itu.


Ttetapi untuk keadaan Arnold saat ini, hal itu jauh lebih baik daripada dia harus merelakan perusahaannya gulung tikar dan menjadi bangkrut tanpa pembeli sama sekali.

__ADS_1


Arnold tetap merasa berterima kasih kepada Anya yang mau berbaik hati menolong dan membantunya di saat semua teman-temannya yang lain menghina dan mengusirnya ketika dia meminta pertolongan mereka. Arnold tetap merasa keadaannya saat ini jauh lebih baik daripada dia harus kehilangan segalanya.


Arnold percaya dengan usahanya suatu saat dia pasti bisa mengambil kembali perusahaan miliknya dari tangan Anya.


__ADS_2