
"Selama ini saya sudah berbaik hati dengan mengenalkan Loly kepada Arnold. Membujuk Loly untuk bisa berkunjung dan menjenguknya. Ini balasan Anda kepada saya?" tanya Anya yang benar-benar merasa kecewa atas sikap dan tindakan Rudi yang sewenang-wenang sekali.
Kalaupun Rudi seorang konglomerat di ibu kota, Anya pun tidak pernah takut sama sekali kepadanya. Anya dan James, apabila kekuatan mereka bergabung pasti tidak akan kalah dengan pamor yang dimiliki oleh Rudi.
Anya merasa yakin untuk bertarung menghadapi mantan mertuanya yang bersikeras ingin merebut Loly kembali dari tangannya.
Anya sejak tadi terus menggenggam telapak tangan Loly yang terasa amat dingin. Loly tidak pernah menyangka kalau kakeknya yang lama sekali tidak pernah dia temui, sekarang akan mengajak ibunya bertarung di pengadilan untuk memperebutkan Hak asuh dirinya.
Loly terlihat begitu kecewa ketika menatap Rudi yang memerintahkan anak buahnya untuk membawa Loly masuk ke mobilnya.
Loly terlihat begitu sedih karena harus berpisah dengan ibunya dan James.
"Anya, mari kita pulang dulu. Kita akan mencari bantuan pengacara untuk mengurus semua ini. Kamu jangan khawatir. Aku pasti akan berusaha untuk memperjuangkan Loly agar tetap bersamamu." Anya merasa bersyukur James ada di sampingnya, melewati hari terberat dalam hidupnya.
James lalu membawa hanya untuk meninggalkan Loly bersama dengan Rudi. "Loly, Baik-baiklah bersama dengan kakekmu. Om janji akan segera menjemputmu. Jangan khawatir!" James tersenyum kepada Loly dengan tulus.
Loly mengangguk dan menatap Rudi dengan penuh rasa kecewa luar biasa. Ini pertama kalinya Loly dan Anya berpisah tanpa tahu kapan mereka akan kembali bertemu.
Sepanjang jalan kembali ke rumahnya, Anya hanya diam. Entah apa yang saat ini sedang dipikirkan olehnya. James terlihat fokus dengan mobil yang dia kendarai. James sesekali melirik ke arah Anya yang terlihat begitu lelah.
James merasa sangat prihatin dengan Anya yang dipaksa berpisah bersama putrinya oleh Rudi.
"Istirahatlah baik-baik. Kita harus sehat untuk bisa menghadapi Pak Rudi dan team pengacara dia. Kamu yakin dan percaya bahwa aku pasti akan selalu berada di sampingmu dan menemani kamu." James mencoba untuk menghibur dan menasehati Anya tanpa menekan ibu yang sedang sedih itu.
Loly sangat berarti untuk Anya dan Loly adalah penguat hidupnya selama ini. Anya yang terlihat begitu lesu dan lelah, dia hanya bisa melangkahkan kakinya masuk ke kamarnya.
__ADS_1
James langsung kembali ke apartemen pribadinya. James tidak menghabiskan waktunya secara sia-sia.
James mengundang tim pengacara perusahaan miliknya. James menugaskan kepada mereka untuk membantu Anya mendapatkan Loly kembali.
"Tuan, bukankah akan bagus kalau Loly bersama kakeknya? Anda bisa menjalani rumah tanggamu dengan Nonya Anya tanpa hambatan. Kalian bisa fokus dengan rumah tangga kalian tanpa harus memikirkan anak itu." James melotot sempurna penyelenggara apa yang dikatakan oleh pengacara kepercayaannya.
James benar-benar tidak menduga. Kalau kalimat buruk seperti itu bisa keluar dari mulutnya.
"Jangan sembarang bicara! Apa kamu melihat aku merasa keberatan dengan kehadiran Loly dalam hidupku dan Anya? Aku sangat mencintai Anya. Aku bisa menerima Loly sebagai bagian dari hidupku! Kalian harus menyerahkan semua kemampuan kalian untuk mengambil Loly kembali! Paham?" James terlihat begitu murka.
James tidak akan sanggup melihat penderitaan di wajah Anya. Bagi James, kebahagiaan Anya adalah prioritas hidupnya. James tidak mau gegabah dalam melangkahkan kakinya menuju hati Anya.
Dirinya sudah susah payah mendapatkan kesempatan dan berstatus sebagai tunangan Anya, dan itu semua berkat bantuan Loly yang selalu mendukung dan memberikan semangat padanya.
James kemudian menyuruh mereka untuk segera menyiapkan berkas tuntutan kepada pengadilan. James ingin masalah itu cepat selesai sebelum hari pernikahannya bersama Anya terjadi.
James tidak mau rencana pernikahannya dengan Anya terganggu karena masalah itu. James menyerahkan semuanya kepada wedding organizer yang profesional dan sesuai dengan seleranya.
James benar-benar akan mewujudkan pernikahan impian yang diinginkan oleh Anya di masa lalu.
Arnold menikahi Anya karena terpaksa, jadi pernikahan mereka dulu hanya terjadi begitu saja tanpa resepsi mewah seperti impian Anya.
James berjanji kepada dirinya sendiri. Dia akan berusaha untuk membahagiakan Anya di hari pernikahan mereka.
James saat ini sedang berada di balkon kamarnya dan menata per bulan yang bersinar dengan begitu terang. Hati James yang kalut tentu saja menginginkan kedamaian datang pada hatinya.
__ADS_1
James percaya bahwa jodoh, maut dan rezeki sudah diatur oleh yang maha kuasa. Manusia hanya bisa berusaha tetapi Tuhan pulalah yang akan menentukan keberhasilannya.
Tidak ada henti-hentinya James terus berdoa di dalam hati. Meminta kelancaran untuk rencana pernikahannya bersamanya.
"Ya Allah! Selalu lindungi kami dalam setiap situasi dan kondisi. Semoga rencana pernikahan kami tidak terhalang lagi. Aku Hanya Ingin menggapai bahagia bersamanya." James tersenyum membayangkan masa depan indah bersama Anya.
Hati James berdebar sangat kencang. James merasakan cintanya kepada Anya tidak pernah berkurang sama sekali sejak dulu.
James akan memperjuangkan hubungan mereka tak perduli jalan terjal yang akan menghadangnya.
***
Loly saat ini sudah berada di mansion keluarga Bagaskara. Anjani terlihat tidak suka saat dia melihat kedatangan Loly dengan di kawal oleh 10 orang Bodyguard yang selama ini menjaga Rudi dari musuh-musuhnya.
'Kurang ajar! Tidak aku duga, rupanya bandot tua itu benar-benar serius untuk menjadikan anak itu sebagai pewaris keluarganya. Aku harus mulai menyusun rencana agar anak sialan itu segera keluar dari rumah ini!' batin Anjani yang merasa sangat terganggu dengan kehadiran Loly di rumah itu.
Rudi yang sampai saat ini masih sedih atas kepergian Arnold l yang begitu tiba-tiba. Dia merasa terganggu melihat tatapan Anjani yang memusuhi Loly. "Jangan coba-coba untuk merencanakan hal yang jahat terhadap cucuku! Aku tidak akan pernah membiarkan kamu menyentuh dia walau hanya seujung rambut dia!" Rudi memberikan peringatan kepada Anjani yang tentu saja terkejut mendengar hal itu.
Anjani mencoba untuk tersenyum kepada Rudi agar suaminya tidak mencurigai dia akan berbuat buruk pada Loly.
"Dia adalah cucumu, sayang. Tentu saja merupakan cucuku juga. Aku tidak akan mungkin tega untuk menyakiti dia. Tenanglah!" Anjani berusaha tersenyum dan menutupi perasaannya yang sedang marah kepada Rudi.
Demi tujuan besar untuk bisa menguasai seluruh harta kekayaan keluarga Bagaskara, Anjani menahan semua amarah di hatinya kepada Rudi.
Sejak tadi Anjani terus tersenyum dan berusaha sangat keras untuk membuat Rudi tidak curiga dengan dirinya yang sedang merencanakan untuk membunuh Anya dengan brondong peliharaannya.
__ADS_1