
Yoga menghela nafasnya saat mendengar kondisi Anita sudah mulai membaik "Syukurlah.." Yoga masih mendekam di penjara dan menjalani sisa hukumannya, dia hanya sesekali menerima kabar dari pelayan di rumahnya.
Yoga tak lagi mengelak dan mengakui semuanya, semua kejahatannya dalam menjebak Kinara, namun Yoga mengatakan yang sebenarnya bahwa dia tidak menyentuh Kinara, hari itu Yoga memang berniat akan menodai Kinara dan berharap Kinara kembali menjadi miliknya, namun kata- kata Kinara sebelum jatuh tertidur membuatnya tercengang.
"Aku.. bersumpah dengan.. seluruh nyawaku... aku menyesal pernah men..cintai kamu" Yoga menghentikan kegiatannya, lalu meremas rambutnya kasar jika dia melakukan itu pada Kinara dia akan menyesal pernah mencintainya, bukankah setidaknya Kinara pernah mencintainya, meski sekarang cinta Kinara sudah berpaling pada pria lain.
Yoga menyadari apa yang sedang dia lakukan begitu buruk dan setan sudah benar- benar menguasainya.
Yoga menangis dengan rasa sesal yang tiba- tiba datang, tapi Yoga bersumpah dia masih ingin Kinara kembali padanya. "Dia beruntung memiliki kamu, namun aku yakin dia tidak sebaik itu.. dan kita lihat apa kamu beruntung mendapatkan dia.."
Yoga akhirnya memutuskan tetap menghasut Abi dan membuktikan bahwa pria itu tak sebaik yang Kinara katakan.
Yoga meminta pelayan hotel untuk membuka pakaian Kinara sedangkan dirinya pergi ke kamar mandi.
Setelah selesai dengan mandinya, Yoga melihat Kinara sudah di selimuti dengan kondisi yang masih tertidur.
Pada saat itu pintu di ketuk keras, dan Yoga yakin itu Abi.
"Kita lihat apa pria itu masih menerima kamu saat kamu sudah ternoda"
Brak..
Suara pintu terdobrak dan Yoga menyeringai melihat Abi datang dengan raut campur aduk di wajahnya, marah, sedih menyesal..
Abi menghajarnya membabi buta andai tidak ada keamanan hotel mungkin dia sudah tiada, setelah Abi pergi Yoga di giring ke kantor polisi, dan ketika di interogasi Yoga mengatakan bahwa dia dan Kinara melakukannya karena cinta.
Yoga lupa segalanya dan hanya memikirkan ambisinya pada Kinara, hingga Kinara datang mengatakan 'kapan terakhir kamu melihat Anita?'
Selepas Kinara pergi sang Mama pun datang dengan sebuah berkas yang di lempar di depan wajahnya "Kegilaan apa yang kamu lakukan Yoga, Mama gak tau apa mama masih bisa waras atau tidak"
Yoga mengambil berkas tersebut dan mengambilnya, dan isinya surat cerai dari Anita, Yoga sempat tertegun melihat tanda tangan Anita sudah ada di sana.
"Dan kamu tahu Anita sekarang ada di mana?" Mama Yoga terduduk lemas
"Dia sedang sekarat, dan entah apa yang akan terjadi pada cucuku, apa aku tidak pantas memiliki keturunan, Astaga.. aku terlalu banyak dosa.."
Awalnya Yoga tidak percaya, namun saat melihat Anita di rumah sakit, Yoga terkejut Anita benar- benar mengenaskan, terlihat kurus dan pucat.
__ADS_1
Diruang operasi Yoga tak sempat bertanya penyakit apa yang di derita Anita, namun mata Yoga tak lepas dari Anita yang memejam akibat obat bius yang diberikan dokter, tiba-tiba rasa sesal merasuk begitu dalam. Begitu bayi Anita berhasil di keluarkan, Yoga tertegun dan merasa takjub, itu adalah anaknya bayinya dan Anita, bayi yang masih terbalut darah itu tidak menangis saat dilahirkan dan dokter harus membersihkan pernafasannya terlebih dulu, lalu di tepuk- tepuk entah untuk apa, barulah bayinya menangis kencang, Yoga meneteskan air matanya saat tangisan bayi terdengar nyaring lalu dokter memberikan bayi tersebut pada Yoga.
Dengan tangan gemetar Yoga mengambil bayi tersebut, dia bahkan khawatir sang bayi terjatuh karena tangannya yang gemetar dan gugup, Yoga melihat mata sang bayi masih tertutup namun mulutnya terbuka, sungguh manis.
Sebagian dokter sedang menangani Anita dan entah kenapa saat Yoga asik menatap bayinya dokter berubah panik, dan berseru denyut jantung Anita berhenti.
Yoga tertegun ada apa dengan Anita "Apa yang terjadi?"
Saat itulah dunia Yoga terasa runtuh, bagaimana perjuangan Anita melahirkan bayinya, hingga kini sang bayi berada di pelukannya ternyata tidak mudah, Anita mengabaikan kondisi tubuhnya yang sudah rapuh menjalani operasi.
Yoga menangis menyebut nama Anita namun Anita tetap tidak bangun, tidak bagaimana bisa Anita meninggalkannya dengan bayinya, dia bahkan belum meminta maaf atas semua kesalahannya.
Yoga mendekat dan memperlihatkan bayinya "Lihatlah Anita, kamu berhasil melahirkannya, dia sangat cantik.." Yoga menangis, Astaga.. bagaimana bisa dia menyia-nyiakan Anita, wanita yang bahkan rela dia jadikan selingkuhan, hingga kini Anita hanya berakhir menghantarkan bayi untuknya.
"Maafkan aku.. Anita maafkan aku.." Yoga menangis dan jatuh terduduk, suster yang khawatir akan sang bayi, mengambil dan menggendongnya.
"Bangunlah Anita, balas aku.. lakukan apapun padaku, aku memang brengsek.. "
Suster yang menggendong bayi Anita meletakkannya di dada Anita, hingga bayi itu menangis, menangis sangat kencang, dan seolah memanggil ibunya, Anita untuk kembali.
Yoga mendongak saat melihat alat deteksi jantung kembali bergerak dan dokter segera melakukan tugasnya memeriksa Anita.
...
Yoga akan berusaha memperbaiki hidupnya hingga dia kembali layak untuk istri dan anaknya, namun lagi- lagi semuanya terlambat, Anita tak ingin lagi melihatnya, maka untuk kedua kalinya Yoga kehilangan wanita yang berharga.
Itu layak untuknya karena dialah yang bersalah.
Yoga sudah berusaha meyakinkan Anita bahwa dia akan berubah, namun permintaannya untuk kembali tak pernah di gubris Anita, akhirnya Yoga menyerah dan melepas Anita dengan syarat Anita harus tetap tinggal di rumah mereka, dan memulihkan kondisinya.
...
Anita tak berhenti bersyukur keadaannya semakin membaik, keajaiban lagi bagi Anita, bahwa penyakit yang sudah terlambat itu masih bisa di sembuhkan, Anita tidak memungkiri ini karena Yoga yang membiayai pengobatannya bahkan hingga ke luar negeri.
Anita sangat berterimakasih.. tentu saja, namun untuk kembali Anita tidak terfikirkan, hatinya terlanjur sakit dan kecewa, meski rasa cinta itu masih ada. Ya, Anita masih sangat mencintai Yoga sejak dulu rasanya masih sama, bagaimana tidak bahkan dia rela di jadikan selingkuhan, saat pria itu sudah beristri dan bagaimana bisa rasa cinta itu hilang begitu saja..
Namun Anita tak ingin lagi menyiakan hidupnya..
__ADS_1
Dan setelah ini Anita hanya akan merawat Elysa dengan baik.. prioritas utamanya kali ini adalah putrinya.
Elysa Dinata Akbar..
Nama yang di berikan Yoga,"Anggap itu kenangan untuknya, bahwa dia juga punya Ayah, meski tak bisa hidup bersama" Anita mengangguk saat perkataan itu terlontar dari mulut Yoga, tak dapat di pungkiri hatinya menghangat, terimakasih karena Yoga mau menerima anaknya.
.
.
.
Anita melangkahkan kakinya memasuki pelataran rumah Kinara, hari ini Kinara sedang mengadakan syukuran atas empat bulan kehamilannya. kehamilan yang selama ini dia nantikan, dan di sambut bahagia oleh Abi dan Arumi.
Anita tersenyum saat melihat Kinara tertawa bahagia, dengan Abi yang tak pernah lepas darinya dan memeluk pinggangnya, seolah itu dapat melindunginya. nampak keluarga itu begitu bahagia.
Anita akan selalu berterimakasih karena kebaikan hati Kinara telah memaafkan dan mengikhlaskan semua kesalahannya, hingga kini dia bisa hidup tenang.
"Kamu lihat, itu mama Kinara.. mama harap kamu akan menyayangi dia seperti kamu menyayangi mama, berjanjilah kebahagiaan nya akan menjadi kebahagiaan kamu dan yang pertama" Anita berbisik pada Elysa bayi berusia sepuluh bulan yang mengoceh di pangkuannya.
....
Pada akhirnya Kinara menemukan hidup bahagianya dengan Abi, dan Anita memfokuskan hidupnya dengan Elysa, sedangkan Yoga hanya bisa melihat putrinya tumbuh dengan asuhan Anita, meski Anita tak pernah melarangnya bertemu, namun Yoga terlalu malu untuk bertemu, meski rasa rindu semakin bersarang di hatinya.
Luka yang dia torehkan pada dua wanita itu membuat Yoga berakhir hidup dalam penyesalan bahkan hingga kini Yoga merasa tak pantas menemui putrinya sendiri, putri yang dia siakan bahkan saat dia di dalam kandungan.
...
Tamat
Hai, sampai juga di ujung cerita, awalnya aku mau buat Yoga kembali ke Anita, tapi kok keenakan ya si Yoga🤭 biarlah Yoga menyesali dosanya seumur hidup.
Terimakasih sudah mampir dan membaca hingga akhir, jika berkenan mampir juga ke ceritaku yang baru Loving You: Wanita Pengganti
Terimakasih..
Ai Lop yu kalian semua 😘
__ADS_1
Bunga mekar di sekitarku🤭