Cinta Tulus Untuk Lelaki Bisu

Cinta Tulus Untuk Lelaki Bisu
Keduapuluhempat dan duapuluhlima


__ADS_3

Raka merasa ada yang berbeda di hati nya, ketika melihat fhoto adik nya bersama Satria. Ntah itu rasa senang atau pun rasa takut atau apa. Ia tidak ingin melihat adik nya sedih lagi jika bersama seorang cowok. Dia sangat sayang pada adik nya. Dia pun bergumam sendiri. "Semoga kali ini, kamu tidak terluka lagi adik ku sayang". Kata nya sambil membenar kan posisi tidur adik nya, kemudian memati kan lampu kamar adik nya dan ia pun keluar.


🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾


"Kak Raka, kok lama banget sih kak". Kata arin, ketika kakak nya baru saja keluar dari pintu rumah mereka.


"Ya ampun, apa kah kamu sudah menunggu kakak sejam, sehingga kamu teriak teriak pagi begini". Kata kakak nya.


"Yah, gak juga lah. Kan kakak yang nungguin aku biasa nya kak". Kata arin lagi.


"Yah, gak boleh jika kita gantian. Kamu yang nunggu kakak sesekali gitu". Kata kak Raka.


Arin pun tak menjawab, ia memasang wajah ngambek nya. Kakak nya hanya tersenyum.


"Udah, gak usah ngambek. Kita gantian nunggu, orang kamu baru nunggu nya beberapa menit aja udah heboh banget". Kata kakak nya.

__ADS_1


Arin masih diam saja, sampai kakak nya memujuk nya dengan kata kata manis, itu baru berhasil.


"Adik ku masih anak kecil ternyata". Kata Raka.


"Apaan sih yang anak kecil, kakak ini". Mereka terus saja bercanda hingga berhenti di depan rumah julia. Oh ya hari ini Satria gak naik mobil arin, karna satria lagi ada piket kelas. Jadi nya ia harus beranagkat lebih pagi untuk segera sampai dan melaku kan tugas nya di kelas.


🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾


Sampai di sekolah, seperti biasa arin masuk kelas dulu sekarang. Biasa nya dulu ia langsung masuk ruang osis, sekarang ia masuk kelas langsung. Ya iyalah, pangeran tampan nya ada di kelas.


"Apaan sih mir, bisa gak pelan pelan kalo mau pangil gue, pasti nya gue masih bisa dengar kale". Kata arin.


"Udah deh, di sana Danu lagi sibuk nyariin kamu tuh, ayok cepetan lah Rin". Kata mira pada nya. Mau tidak mau dia harus pergi juga menemui ketua osis nya ini, karna jika tidak, ketua osis mereka akan ngomel tujuh hari gak bakalan kelar.


Sampai di depan pintu ruang osis, ternyata benar Danu lagi ngomel dan bikin yang lain gak nyaman.

__ADS_1


"Pak ketua osis, ini wakil nya bapak sudah datang. Jadi berhenti lah dengan omelan bapak yang bikin kuping orang lain sakit". Kata Arin mencoba membuat osis mereka ini diam.


"Ariiin,,,, lho ya. Sekarang telat melulu. Jarang ketemuan sama gue, paling senang bikin gue menunggu". Begitu lah omelan ketua osis mereaka yang akhir nya bisa di tangani arin dengan mudah.


Itu lah kenapa mira harus buru buru memangil arin, jika ketua osis mereka hanya arin yang bisa menghadapi nya. Arin tahu betul bagai mana bikin ketua osis mereka berhenti dari omelan yang bikin orang merasa tidak nyaman itu.


Pada akhir nya, mereka harus bergegas keluar ruang osis dan mengerjakan tugas mereka masing masing.


Selesai upacara, semua siswa masuk kelas mereka masing masing. Sekarang Arin masuk kelas dengan satria. Biasa nya arin pasti berduaan dengan Danu ketua osis mereka. Tapi sekarang berbeda, sejak ada Satria sikap Arin pun berubah dengan Danu.


Danu sering merasa cemburu pada hubungan dan kedekatan Arin dan Satria, tapi dia tidak bisa berkata apa apa. Arin hanya mengangap nya sebagai teman, dan tak lebih dari ini. Ia pun tidak mau merusak rasa arin lagi pada nya. Karna ia tahu sifat arin sekjak dulu. Jik Arin di kejar, ia akan mirip dengan seekor kupu- kupu yang indah. Jika kita kejar ia akan menjauh, kita tidak bisa mengejar nya jika ingin melihat nya tetap indah, biar kan ia terbang bebas kemana ia mahu. Jika ia suka ia akan hingap sendiri.


Itu yang buat Danu tidak berani untuk mengejar Arin. Bagi nya, bisa dekat dengan Arin sebagai wakil osis dan ketua nya saja sudah baik. Dari pada menjadi kan Arin kupu- kupu yang di kejar nya.


Teman nya selalu memberikan ia semangat untuk memiliki Arin. Tapi ia selalu menolak saran yang teman nya beri kan. Kata teman nya jika tidak di coba tidak akan tahu hasil nya. Tapi hati nya selalu berkata ia tahu apa yang akan arin jaemwab jika ia mengata kan jika ia suka arin. Gadis itu akan menolak nya walau dengan cara halus, dan akhir nya gadis itu akan memberi mereka garis pembatas setelah tahu apa yang dia rasa kan.

__ADS_1


__ADS_2