
Satria datang kekebun milik tiga sahabat itu, dia masih ingat pertama kali ia datang di kebun ini. Masih terasa di hati nya, hangat nya suasana di kebun ini. Waktu itu, pertama ia datang kekebun ini ada kehangatan yang ia rasa kan. Tiga sahabat itu, asik dengan tanaman dan kegiatan nya masing masing.
Ia masuk, ia pun berjalan mendekati kursi yang tak jauh dari rumah tempat tinggal nya penjaga kebun. Ia duduk di sana. Mata nya memandang setiap sudut kebun. Ia seakan melihat Arin dan dua sahabat nya sibuk berebut bibit untuk di tanam.
Ia seakan mendengar canda tawa para sahabat yang tak pernah putus walau sedetik pun. Ada canda, tawa dan kebahagian yang menghangat kan hati. Tapi ketika ia sadar, sekarang ia duduk sendiri di kursi itu.
Taman ini terasa tidak ada warna nya jika ia duduk sendiri di kursi ini. Sangat berbeda dengan waktu mereka bersama saat di taman ini. Mengejar kupu- kupu yang berterbangan bebas. Menanam mawar kesukaan Arin dan lain sebagai nya.
Tanpa sadar air mata Satria tumpah dengan sendiri nya. Disini ia tidak menikmati kebun yang berwarna, dia malah merasa sangat sedih karna sendirin. Ia menghapus air mata nya, ia memutus kan untuk pulang dari kebun itu. Tapi saat ia berdiri, bahu nya di tepuk oleh seseorang.
"Udah lama lho di sini Sat". Tanya Agus pada satria.
Satria kaget mendengar suara Agus berada di samping nya.
"Gue baru aja kok". Kata satria.
"Oh,,, gak sekolah lho hari ini". Tanya agus lagi.
__ADS_1
"Gak, gue minta izin tadi sama bu guru". Kata nya. "Lho kok di sini, gak sekolah juga lho nya". Kata satria lagi.
"Ngak, gue izin juga. Udah sampai sekolah sih tadi gue. Cuman sepi banget di sebelah gue gak ada mira". Kata nya pura pura.
Sebenar nya bukan hanya mira gak ada. Tapi hati nya masih merasa sedih dengan keadaan arin sekarang.
"Ada kabar gak dari mira tentang kondisi arin sekarang. Gue gak bisa nanya mira soal nya, nomer gue mira blok." kata Satria.
"Gue juga gak ada dapat kabar apa pun dari mira, saat gue wa mira gak balas, mungkin ia sibuk kali ya. Lho gak usah ambil hati dengan sikap mira, dia hanya emosi sesaat kok Sat". Kata Agus.
"Iya,,, gue gak masalah. Mira pantes marah sama gue. Ini semua memang kesalahan yang gue perbuat. Gue tidak mengandal kan hati gue. Gue malah ikut logika gue". Kata satria.
Satria diam sesaat, mata nya jauh memandang kedepan. Kemudian baru ia mengeluar kan kata kata.
"Apa kah lho tahu Arin memiliki liontin mawar merah Gus". Tanya Satria.
Agus mengernyit kan kening nya. Apa hubungan nya dengan liontin mawar merah yang arin miliki, kata nya dalam hati.
__ADS_1
"Ia, gue tahu. Arin memang punya liontin mawar merah, warna nya semerah darah. Kenapa tiba tiba lho menanaya kan tentang liontin mawar merah nya arin". Kata agus kebingungan.
"Apa kah lho tahu tentang liontin itu". Tanya Satria lagi.
"Gue gak terlalu tahu, tentang liontin mawar merah itu. Yang gue tahu itu adalah liontin kesayangan Arin, ketika liontin itu hilang. Papa nya menyuruh orang orang nya untuk mencari kan." kata agus
"Apa,,, liontin itu pernah hilang". Kata satria.
"Yah,,, liontin itu dulu nya pernah hilang. Karna arin sangat sayang pada liontin itu, papa nya harus mengerah kan orang orang nya mencari kan liontin mawar merah itu. Itu terjadi di acara temu bisnis yang papa nya ada kan. Berkat rekaman cctv yang ada di tempat acara temu bisnis itu mereka menemu kan siapa orang yang telah menemu kan liontin nya arin. Tapi awal nya gadis itu tidak mau mengembali kan, tapi akhir nya ia mengembali kan juga liontin itu dengan berat hati. Tapi sebagai ganti nya, ia minta izin untuk membuat liontin yang serupa. Karna Arin anak nya baik, ia izin kan". Kata Agus mencerita kan panjang lebar.
"Oh,,, jadi ada gadis yang punya liontin yang sama seperti yang arin miliki". Kata Satria, sebenar nya ia hanya ingin tahu.
"Siapa nama gadis itu gus,". Tanya Satria ingin memasti kan.
"Nama nya Kasih. Tapi walau bagai mana pun. Liontin itu berbeda dari yang asli nya. Karna yang Arin miliki warna nya tidak pernah luntur di makan masa. Dan yang paling berbeda adalah, di belakang nya ada nama kusuma". Kata nya lagi.
"Aku penasaran kenapa kamu sangat ingin tahu tentang liontin yang arin miliki Sat, aku sudah mencerita kan apa yang aku ketahui, tapi jika kamu ingin tahu lebih banyak kamu harus tanya kak Raka". Kata Agus menyaran kan.
__ADS_1
" kak Raka, kenapa harus kak Raka"?? Tanya Satria penasaran.
"Yah,,, karna Arin lebih terbuka dengan kakak nya di banding kami sahabat nya. Arin tidak akan menyimpan rahasia dengan kak Raka. Tapi dengan kami sahabat nya ia masih tertutup". Kata agus menjelas kan.