Cinta Tulus Untuk Lelaki Bisu

Cinta Tulus Untuk Lelaki Bisu
Keduapuluhenam


__ADS_3

Aku mencintai mu dari jauh saja sudah cukup Arin. Itu lah yang selalu di ucap kan Danu pada diri nya sendiri.


🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴


Malam ini adalah, malam acara temu bisnis nya papa Arin dengan para rekan nya. Acara ini pasti di hadiri oleh keluarga para rekan bisnis papa nya.


Di kamar nya, arin di bantu dua asisten nya sedang bersiap siap untuk menghadiri acara itu. Sebenar nya, ia sangat tidak ingin pergi, jika saja bukan karna papa nya itu yang memaksa nya untuk pergi dengan mereka.


"Sayang,,, selesai belum sih." kata mama di balik pintu kamar Arin. Kebetulan Arin sudah siap tinggal turun kebawah lagi.


"Udah kok mah," kata nya sambil membuka kan pintu untuk mama nya.


"Cantik nya putri mama". Puji mama nya ketika melihat anak nyaa yang berdandan dengan gaun hijau yang di pakai nya. Sangat cocok dengan kulit putih dan tubuh langsing arin. Di tambah sedikit hiasan di kepala dan sentuhan bedak tipis, itu sudah cukup membangkit kan kecantikan alami yang arin miliki.


"Mama bisa aja, biasa nya anak mama ini tidak cantik ya?" kata nya


"Kamu selalu cantik sayang ku, putri mama yang paling cantik". Kata mama nya.


"Sudaj sayang, ayok pergi. Papa dan kakak mu sudah menunggu di mobil". Kata mama pada anak nya, sambil melangkah menuruni anak tangga di ikuti arin dari belakang.


"Nanti jangan ada jodoh jodohan ya ma, Arin gak mau". Kata nya mengingat kan mama nya.


"Iya,,, gak ada kok. Kamu tenang aja sayang, takut banget dengan perjodohan". Kata mama sambil senyum.


"Bukan takut mah, tapi gak suka aja". Kata arin.


"Ya udah deh, serah kamu lah sayang". Kata nya pada anak nya.

__ADS_1


Mereka pun berangkat, menuju tempat acara yang akan di adakan. Melewati jalan yang lurun kemudian laju lagi melintasi persimpangan, sampai akhir nya mereka sampai di sebuah hotel mewah. Disana lah pesta temu bisnis akan di ada kan.


"Sayang, kok gak ikhlas banget sih kayak nya kamu ikut papa". Kata papa melihat dari tadi anak nya hanya diam. Biasa kan yang paling heboh ya Arin lah, siapa lagi yang bikin suasana jadi ramai. Tapi kali ini dia malah hanya diam, sambil memain kan hp nya saja.


"Gak kok pah, Arin ikhlas kok." kata nya tersenyum.


"Gitu dong, bunny kan cantik jika lagi senyum. Ayo masuk". Kata papa nya.


Mereka masuk dalam hotel mewah, tamu sudah ramai yang datang di acara itu. Tak terkecuali Agus teman nya Arin juga sudah ada disana.


Agus adalah anak rekan bisnis papa nya Arin, bukan karna itu juga mereka jadi berteman. Mereka bertemu di sekolah dan tidak tahu jika mereka adalah anak rekan bisnis.


Ada nya agus disana membuat Arin merasa lumayan bersemangat. Karna ia memiliki teman untu di ajak berbicara dan bercanda di sana, biar gak merasa bosan.


"Arin, papa dan mama kesana dulu ya". Kata papa menunjuk kearah tamu undangan.


"Kak, aku pergi kesana ya. Disana ada agus tuh". Kata Arin pada kakak nya.


Kakak nya pun hanya menganguk kan kepala nya. Arin berjalan mendekati Agus yang sedang duduk di sebuah meja bersama seorang gadis yang bisa di bilang lumayan cantik lah. Jika di banding kan dengan mira teman nya, masih cantik kan mira lagi gadis ini.


"Gus,,,, lho udah lama sampai nya". Kata arin sekedar basa basi.


"Udah lumayan sih Rin, sini duduk." kata agus menyuruh Arin duduk di samping nya.


Arin melihat gadis itu sekilas, ia melihat Arin dengan tatapan yang tidak enak di pandang arin. Ia menatap arin dengan tatapan tidak suka. Arin mengenak gadis itu, ia adalah gadis yang telah mendapat kan liontin kesayangan Arin yang jatuh di acara pesta temu bisnis waktu itu.


Arin malas untuk menghirau kan gadis itu, sejak dulu gadis itu memang tidak pernah suka dengan Arin. Apa lagi jika Arin dan Agus dekat. Tapi arin tidak pernah menagapi gadis itu.

__ADS_1


"Oh ya Arin, kamu pasti tau kan ini nama nya kasih." kata Agus membubar kan suasana yang tak nyaman itu.


"Iya,,, aku tahu. Apa kabar kasih". Kata nya pada kasih.


Nama gadis itu adalah kasih, di juga anak rekan bisnis. Maka nya di juga selalu ada di sana setiap acara temu bisnis.


"Aku baik baik saja". Kata nya sangat ketus.


Mama nya Agus datang menghampiri mereka, mama nya agus wanita yang juga termasuk rekan bisnis papa nya Arin.


"Ya ampun, kamu cantik banget Arin sayang." kata mama nya Agus.


"Makasih tante, tante juga cantik". Kata arin balik memuji.


"Ya ampun benar kah, makasih sayang. Kamu sangat cocok jadi menatu tante sayang". Kata mama nya Agus.


Arin dan Agus saling berpandang saja, mereka tersenyum tidak enak.


"Apaan sih mama, kita cuma teman gak lebih". Kata Agus mencoba membuat mama nya mengerti, walau pun sang mama pada akhir nya tidak juga mau mengerti, dia bersikeras menjodoh kan anak nya dengan Arin.


Setelah mama nya pergi karna papa nya mengajak jangan gangu anak muda, kata papa nya. Baru lah mama nya bisa pergi.


"Maaf arin, angap saja mama ku sedang bercanda". Kata nya pada arin.


Sedang kan kasih yang duduk diam dari tadi di kursi nya, tidak menunjuk kan cemburu yang begitu ingin meledak ledak.


🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃

__ADS_1


Terima kasih banyak, buat teman teman yang mendukung novel ku. Kalian yang terbaik, terima kasih atas semangat yang kalian berikan, sehingga aku semangat untuk terus menulis novel ku. Maaf juga jika judul nya ada gak cocok, maklum author suka lupa. Hehehe... Maaf ya, jika tidak sesuai keinginan teman teman. 🙏🙏🙏😘😘😘😘


__ADS_2