
Tomi dan Tania duduk di sofa, sambil menonton tv
"tan,gue pergi dulu ya" kata tomi dan berdiri
"ngapain tom, lu gak maafin gue" kata tania menahan tomi
"udah gue maafin kok" kata tomi
"ya udh sini aja" bujuk tania
"emang di ijinin nieh" kata tomi sambil duduk
"boleh,boleh banget malah" kata tania penuh semangat
"gue disini serius? gak bakal di omel-omelin lagi nieh" kata tomi
"ck...ck... tomi ya udah sono pergi yang jauh sekalian" kata tania kesell
"its okey" kata tomi seraya sambil jalan menuju pintu
Tangan tomi pembuka pintu, dan tiba2 tania memeluk tomi dari belakang tangan tania ada di pinggang tomi membuat tomi terkejut.
"sayang...gue cuma bercanda tadi sini aja ya" kata tania
"katanya jangan sebut-sebut sayang" kata tomi yang sengaja membuat tania kesal
"jadi lu gak mau nyebut gue sayang lagi gitu" kata tania sambil cemberut
"yaudah iya sayang" kata tomi sambil mengacak acak rambut tania dan meninggalkan tania di bawah
'terpaksa banget sih ngomong sayangnya' batin tania
'cowo emang susah pe--' batin tania tiba2 terpotong
"taaaannnniiiiiiaaaaaa" teriak tomi, dengan males tania naik dan masuk ke kamar
"apasih" kata tania yang melihat kamarnya di acak2 oleh tomi " Astaga tomii " teriak tania
"astagfillulah bukan astaga" kata tomi
"seteraah gue lah mulut mulut siapa" kata tania
"dikasih tau suaminya membantah aja dasar cewe keras kepala" kata tomi
"lu cowo ngeselin, stupid,jutek, kasar, galak," kata tania
"sebutin aja semuanya" kata tomi.
"kenapa di acak2 sih kamar nya" kata tania
"kenapaa seprainya begini" kata tomi
"ih ribet aja nieh tidur tinggal tidur make masalahin seprai nya" kata tania
"iyh, gue ninggalin lu berapa hari sih kenapa seprai nya berubah jadi warna pink trs ada barbie udah kuliah tapi seleranya anak2" kata tomi membuat tania kesal, tania pun naik ke ranjang dan mengelitikin perut tomi membuat tomi ngos ngosan,nafasnya seperti sedang lari meraton.
"s...ttopp" kata tomi terengah2
"suruh siapa ngejek gue" kata tania yang melanjutkan gelitikin tomi
__ADS_1
"kaloo...en...gak stop gue ya...ng b....a..kal ge...li ..tikin..lu" kata tomi terengah
"gue lagi sakit perut, lu mau gue sakitny parah" kata tania.
"ya makanya udah" kata tomi, tania pun berhenti mengelitikin
"itu seprai ara tom, bkn punya gue" kata tania
"kenapa lu pake " kata tomi
"ya karena seprai yang itu kotor" kata tania tania pun membuka lemari mencari seprai yang bersih, seprai dengan motiv batik warna coklat tua
"ini udah baguss warnanya kan" kata tania
"yaudah lu yang rapiin" kata tomi
"kerjanya suami istri itu kerja sama, udah berarti lu yang beresini" kata tania
"tugasnya istri apa mengabdi sama suami kan" kata tomi
"tadi ada yang ngetuk pintu gue kebawah dulu y, lu pasangin seprainya ya" kata tania dan meranjak kebawah
'ribet banget seprai segala di permasalahin, kalo gak ada tomi enak sunyi' batin tania yang menuruni anak tangga
"Assalamualaikum taniaa" kata alika
"walaikumsalam tunggu sebentar" kata tania, selepas tania membuka pintu tania melihat alika yang paling depan, tanpa aba2 tania langsung memeluk alika erat2,alika binggung
"makasih ka" kata tania yang melepaskan pelukanya
"buat apa" kata alika
"pokoknya lu penyelamat ke-" kata tania terpotong karena tomi
"apsih tomii" kata tania
"beresin kamar lu berantakan" kata tomi sambil menunjuk kamar tania
"enak aja lu yang ngeberantakin, lu lah yang beresin semuanya" kata tania kesal
"lu kan istri yang baik lu lah yang beresin" kata tomi
"lu kan suami yang baik lu lah yang beresin" kata tania
"aghh....itu mah ucapan gue tadi, dasar plagiat" kata tomi kesall
"ehemm...kita gak di ajak masuk nieh" kata wawan, mereka bertiga dari tadi menunggu di depan pintu
"oh iya gue lupa yaudah masuk" kata tania
alika wawan dan ilham duduk di sofa
"mau minum apa" kata tania
"gak usah tadi kami udh minum" kata wawan
"datang kesini mau apa" kata tania
"oh ya tan gue minta maaf ya udh terlalu ikut campur sama rumah tangga lu" kata alika to the point
__ADS_1
"udh gpp, malahan gue yang minta maaf udh bentak2 lu tadi, gue malah berterima kasih sama lu" kata tania
"eh gue udh berapa minjem uang sma lu ka"
kata tania
"kalo diitung aih baru 50k nia, gak usah bayar gpp" kata alika.
"oh gpp, biar keuangan tomi yang uruss" kata tania
"gue mau cabut dulu byee" kata tomi yang berjalan menuju keluar tania menahan dengan merentangkan tangannya
"jangan pergii" kata tania
"cuma sebentar sayang ku" kata tomi
"bayarin dulu uang yang gue pinjem sama alika, baru boleh pergi" kata tania sambil mendorong tomi hingga ke sofa tempat duduk alika.
"gak mauu" kata tomi
"please lah tom, sekali ini aja" kata tania memohon
"lu mohon mohon begitu malah gue gak bakal kasih" kata tomi
"trss gue harus gimana" kata tania kesall
"berapa alika" kata tomi membuat alika terkejut, karena kelamaan bengong
"hah, iy..aa apa ber..apa" kata alika terbatah2 karena salting
"tania minjem berapa sama lu" kata tomi
'bisa gila gue lama2 kaya gini' batin alika
tiba2 tangan tomi menepuk lembut pipi alika membuat alika terbang, merah merona di pipi alika karena tersipu
"heh,kenapa kok diem berapa tania minjem nya" kata tomi
"50k tom" kata alika, tomi pun mengeluarkan uang dari dompetnya dan memberikan uang trsb dng alika
"makasih ya udah minjemin tania" kta tomi
Alika hanya tersenyum2 sendiri
"duit lu banyak jangan pelit napa?, beliin gue makan dong gue laper" kata tania sambil memegang perutnya
"iyh gue juga mau beli makan" kata tomi
"assalamualaikum" kata tomi sambil keluar
"walaikumsalam" ucap bersamaan
.
.
.
.
__ADS_1
.
BERSAMBUNG