COWO BRANDAL ITU TERNYATA SUAMIKU

COWO BRANDAL ITU TERNYATA SUAMIKU
tomi susah peka


__ADS_3

Tomi pun mandi tania duduk di meja makan dengan menyiapkan martabak yang tadi tomi beli, tania memakan 1 potong martabak, beberapa saat tomi pun datang menghampiri tania yang sedang makan martabak dengan lahap, dan tomi duduk di sebelah tania,


tania merasa mulutnya penuh minyak,


"lu pake mentega ya" kata tania


"iya" kata tomi santai


"gue udah bilang jangan pake mentega" kata tania sambil memukul tomi, lalu pergi ke kamar mandi dan memuntahkanya


uwe uwe uwe


(suara tania muntah)


tomi menghampiri tania, suara tania didengar seisi rumah, om yudha, tante sekar dan semuanya menghampiri


"lu kenapa" kata tomi


"tania kenapa" tanya om yudha


"ciri-ciri hamil muda kaya gitu nia" kata tante sekar, tania hanya diam


"emang anak bapak topcer ya" kata pak tanoto sambil merangkul tomi


"beli testpack aja, biar mama yang beliin " kata bu sary


"etss....mah jangan" kata tomi menhentikan langkah kaki ibu sary


"kenapa, sudah biar mama yang beli." kata bu sary


"gak usah mah, tania juga gak hamil. tania cuma mual biasa" kata tomi


"gak gitu tom, ciri orang hamil muda ya begitu" kata tante sekar

__ADS_1


"kalian ini semua apa apaan sih, mah,pah nia gak hamil, gak ada topcer2" kata tania kesal lalu meninggalkan semua di kamar mandi dan naik kekamar


"ini udah ciri2, orang hamil bawaannya sensitif dikit2 marah, tadi nia juga ngidam." kata pak tanoto.


"emang bisa hamil secara alami pah, kalo bisa mah, alhamdulillah" kata tomi dan beranjak pergi


"maksud tomi tadi apa kak" kata om yudha


"ara masuk kamar dulu atau kemana ini pembicaraan orang dewasa" kata tante sekar


"ara kan sudah dewasa mah" kata ara, tante sekar melototin ara, ara takut dan akhirnya masuk kamar


*********


semua berbincang" tantang tomi, diiringi hujan dan petir


"tania udah dua kali begitu, tapi pas di periksa katanya kecapekan" kata bu sary


"tomi dan tania hampir 4 bulan menikah ya mah" kata pak tanoto


"gak usah merasa bersalah mba, tania kayanya sudah senang dengan pernikahan ini" kata om yudha.


"ya sudah ini sudah malam waktunya istirahat" kata pak tanoto


Semua berhamburan dan masuk kamar..


************


tomi di pinggir ranjang, sambil menatap tania dengan wajah sedih


"jangan pikirin yang tadi kata mamah ya" kata tomi


"gue kesel sama lu, gue bilang jangan pake mentega, lu malah pake mentega, gue itu jadi mual mual gini gara2 makan mentega" oceh tania.

__ADS_1


"iya iya gue salah,." kata tomi mengalah


"eh tom, bener gak sih gue hamil" kata tania


"mana gue tau" kata tomi cuek


"kalo misalnya gue beneran hamil apa sikap lu bakal terus begini" kata tania dengan nada pelan


"emm...emm....gimana ya. rahasia" kata tomi membuat tania makin penasaran.


"lu gak mau sedikit pun berubah, jadi romantis, pengertian, penyayang, lembut sama gue, gak ada sedikit pun" kata tania


"sumpah hari ini lu aneh banget" kata tomi


"aneh, biasa aja tuh gu--arghhhh


kata tania terpotong karena suara petir sepontan tania memeluk tomi dengan erat


"takut" singkat tania


"jangan lepaskan pelukan ini ya" pinta tania


"ya udah mending kita tidur" kata tomi, mereka membaringkan tubuhnya diranjang, dan tania memeluk erat tomi


"tom, dingin" kataa tania


"namanya hujan ya suasananya dingin" kata tomi


"hehe iya, tapi jangan lepas pelukan ini sebelum gue tidur" kata tania


"iya bawel" kata tomi


keduanya saling berpelukan, tania menenggelamkan kepalanya didada bidang tomi. lalu tak lama mereka terlelap

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2