COWO BRANDAL ITU TERNYATA SUAMIKU

COWO BRANDAL ITU TERNYATA SUAMIKU
Masalah kecil


__ADS_3

5 hari berlalu setelah kejadian itu, velia setiap. ketemu tomi selalu menundukan kepalanya, velia tidak berani menatap mata tomi lagi ia sungguh malu


"pak, ada bu tania di luar ingin ketemu bapak" ucap velia ia enggan menampakan wajahnya


"suruh masuk saja"


"baik pak" setelah itu velia keluar dari ruangan tomi dan menyuruh tania masuk.


***


"assalamualaikum" salam tania setelah masuk keruangan tomi dan melihat tomi yang sedang duduk manis dikursinya


"walaikumsalam, ngapain"


"kenapa gak boleh aku kesini, aku cuma bawain kamu makanan. kamu mau makan"ucap tania sambil memberikan tentenganya


"tapi suapin, kalo gak disuapin aku gak bisa" kata tomi manja


tania membuka bekalnya lalu menyuapi satu per satu kemulut CEO ngeselin ini


"sayang"


"apa?" tanya tania


"aku ngambil cuti untuk seminggu"


"kenapa kamu sakit" kata tania dengan nada khawatir, tomi geleng2


"mau itu"


"mau apa?"


"mau itu loh"


"mau ayam nya?" tanya tania tomi menggeleng lagi


"mau bulan madu sayang"


"oke, mau kemana?" tanya tania antusias

__ADS_1


"yah gak kemana-mana? kaya abg aja. kita nikah udah 2 tahun loh? dah basi"kata tomi


"dasar gak modal" cicit tania agar tidak ketahuan


"aku denger itu loh sayang"


"denger apa?" tanya tania menantang


"marah-marah aja tania, ngambekan mulu" ucap tomi


'kalo bukan suami dah gue lelepin lu dirawa-rawa bareng haryati' batin tania


"Napa melamun"


"aku cuma mikir aja makin hari kamu makin nyebelin, cuek juga"


"biasa aja, kamu yang semakin hari semakin aneh, aku gini2 aja."


Tomi sebenernya nahan ketawa melihat ekspresi wajah tania yang menggemaskan


"mamah belum pulang ya, lama bnget" ucap tomi


Hening....


"tolong ambilin permen karet aku di laci kamar" perintah tomi


"aku bukan pembantumu, bisa kau suruh2 dengan seenak jidatmu~"


"Emang bukan pembantuku, Aku minta tolong loh. Aku mager"


"aku juga mager"


tomi menghela nafas panjang


"Yaudah sih kalo nggak mau,Ribet aja" ucap tomi kekanak2kan bukan


akhirnya tania pasrah dan mengambilkan permen karet itu yang buat gue sama tomi hampir brntem


"nih, makan"

__ADS_1


"makasih baik banget sih kamu_^"


'keselek kek lu' Sumpah tania dalam hati


▫️▫️▫️


Tania dateng ke kantor tomi malah buat moodnya hancur, sifat nya makin hari makin kekanak2kan menyebalkan, tania memilih untuk kekamar dikantor tomi sambil membaca buku novel.


"Nyebelin banget sih sumpah, bete gue kesini! jadi cowok gak bisa romantis, Dimana2 orang mau bulan madu itu ke bali atau jogja atau kemana gitu liburan. lah ini gue cuma dirumah" Gumam tania sambil membolak balik halaman


"jadi kamu mau liburan"


"enggak"


tomi mengunci kamarnya lalu menghampiri tania yang sedang duduk di ranjang


"aku denger semua, aku gak bisa jadi pria romantis maaf aku gak bisa kaya ilham"


"idih apaan sih jadi bahas ilham segala"


"iya dia mantan kamu, dia romantis, dia bisa buat kamu klepek2 karena keromantisanya lah aku apa?" ucap tomi


"emang ilham itu romantis makanya aku putus nyambung sama dia." ucap tania mengompori tomi


"ya udah sana balikan lagi sama ilham" kata tomi santai


"kenapa kesini, hah emng udah gak sibuk" tanya tania mengalihkan pembicaraan


"Udah ngambek nya" ucap tomi


"apasih aku gak ngambek"


"bibir boleh bohong tapi hati gak bisa bohong"


"aku gak ngambek, aku jujur"


"lagi datang tamu ya" tanya tomi pelan tania menggeleng


"jujur aja sama aku, aku tau kamu datang bulan"

__ADS_1


"Iya, napa. perut aku sakut tau gak, trus kamu bikin mood aku hancur" omel tania


'****** gue puasa gak buka-buka, astagfilullah' - Batin tomi


__ADS_2