
tania berpikir sejenak.....
"terus ngapain lu malam2 ke sana" kata tania
"kalo cowo itu lu"
"dan kenapa kita bisa pas banget bertemunya"
"bawel" 1 kata yang tomi lanturkan, tania diam
"lu mau nurut sama gue" kata tomi
tania pun mengangguk "apa" ucapnya
"masakin gue nasi goreng dong..gue laper" kata tomi sambil memegangin perutnya
"ceritain dulu ngapain lu malam2 ketempat sepi gitu" kata tania kepo
"pengen tau banget sih"kata tomi
"iyalah"
"gue mau makan, apa lu mau gue makan. ngomong mulu" kata tomi, tania tahu maksud pembicaraan tomi
"makan aja gue, lagi gue lagi haid kok" kata tania santuy, lalu tania beranjak pergi
tania melihat ibu sary sedang didapur membuat masaakan tania menghampiri bu sary dan meraih pisau yang dipengang bu sary
"biar mamah aja nak" kata ibu sary
"tapi tomi minta nasi goreng mah" ucap tania jujur
"tomi mau nasi goreng, yaudah kamu duduk ada di ruang makan biar mama yang masakin" perintah bu sary
dari atas sama tania mendengar tomi memanggil tania dengan teriakan2
"TANIA GUE MAU YANG MASAK LOH,GAK MAU YANG LAIN.CEPET" teriak tomi dari dalam kamar
"IYA BAWEL,TINGGAL MAKAN AJA RIBET.DASAR RESEH,STUPID, AND GIL~
tania membalas teriakan dan terpotong saat ibu sari menjewer kuping tania, tania merintih kesakitan
"TOM, TOLONG GUE" teriak tania membuat tomi berdiri sejenak karena suaranya hilang
"TOMI.....TOMII....TOMI...TOLONG GUE....ADUUHHH" teriak tania, lalu tanpa pikir panjang tomi langsung turun dan melihat ibu sary sedang menjewer kuping tania dan tania merintih kesakitan, bukanya tomi menolong malah tertawa terbahak2
"mah kenapa tania di jewer gini" tanya tomi masih terkekeh
__ADS_1
"seneng ngeliat gue dijewer gini, sakit tau" kata tania
"tadi mama denger tania teriak gak sopan sama kamu" kata ibu sary
"teriak apa mah" tanya tomi bingung
" itu yang ngatain kamu stupid jadi istri gak ada sopan2nya sama suami" kata bu sary semakin emosi
"mah udah dong lepasin kasihan tanianya" kata tomi, ibu sary pun melepaskan jeweranya dan kuping tania memerah, setelah itu tania langsung berlari ke arah tomi dan memeluk tomi, tomi pun membalas pelukan tania dan mengusap kecil kepala tania
"sakit" ucap tania sambil merengek seperti bayi
"udahlah mah, jangan diperpanjang" kata tomi membela tania
"ya, kamu juga harus bisa didik tania?" kata bu sary
'kok gue yang jadi diomelin' batin tomi
"iya mah emang tomi yang salah" kata tomi lalu melepaskan pelukan tania dan langsung meninggalkan ibu sary dan tania menuju sofa dan langsung duduk disofa sambil menonton film kartun? kartun..? ya walaupun tomi preman tapi disuka dengan film kartun doraemon.
"gak mah, tania yang salah. tania bakal minta maaf sama tomi" kata tania
"cepat kamu minta maaf..jangan kamu ulangin" kata bu sary
"iya mah, tapi tania masak dulu" ujar tania lalu meranjak kedapur dan membuat nasi goreng ibu sary pun membantu
Tomi pov
tomi melepaskan pelukan tania lalu pergi meninggalkannya dan duduk disofa
"paling sebel gue kalo balik nyalahin" gumam tomi, lalu tomi membuka tv dan menemukan kartun doraemon
"lagi bagus nieh" ujar tomi senang
Tiba-tiba tania datang dan membawa nasi goreng yang tomi mau, tomi hanya melirik sebentar lalu melanjutkan menonton film yang lagi seru
"nieh gue udah gue buatin nasgor" kata tania sambil menaruh nasi gorengnya di meja tamu tapi tomi hanya diam.
"tom kok diam, gak di makan" kata tania, tomi masih saja fokus dengan film
"tomi maafin gue, jangan marah napa" kata tania
"suapin" singkat tomi matanya masih ke arah tv, walaupun tania sudah meminta maaf tapi tania masih mau jahil, tania langsung meraih remot di meja dan langsung mematikan tvny. keliatanya tomi kesal
"sayang sini ah...lagi seru,jangan main2 dong" kata tomi berusaha lembut padahal dalam hati yang paling dalam kesal sekali...Dulu siapa aja yang ganggu tomi untuk nonton film kesukaanya dia sampai berantem
"ayolah sayang" kata tomi tetap merayu, tania masih saja mengumpetkan remot
__ADS_1
"makan dulu, gue capek bikinnya. sampe dijewer dan juga gue min~ kata tania terpotong saat tomi mencium bibir tania, ya aslinya cuma mau ngelabuhin lagian tania ngomong terus, setelah itu tania menunduk menutupkan pipinya merona merah. tanganya yang menggenggam remot seakan lemas, dan tomi berhasil merebut remot itu
"makasih sayang" kata tomi sambil memnyalahkan tvnya tapi apa boleh buat kartunya ternyata sudah iklan..
"tuh kan gara2 lu jadi iklan, lu tau gak ini tuh film kesukaan gue, ah.. ribet? males deh au ah ribet, andai lu cowo" kata tomi benar2 kesal
"ya udah maaf, gue tau gue salah tapi suerr maksud gue baik buat suruh lu makan, jangan marah ya" kata tania yang tumben2nya tidak kepancing emosi juga
"iya gue maafin" jawab tomi
"lagian udah gede masih aja suka film bocil" ejek tania
"daripada film dewasa, mendingan film bocil seruan juga film kartun daripada bokep" kata tomi tanpa basa basi
"astaga tomi istigfar tom" kata tania
"yah lagian lu ngejek gue bikin kesel aja" kata tomi
"alah kesel, coba deh gue buka film begituan pasti juga mau, dan pasti bilang seru... ngaku lu udah pernah nonton atau gak" kata tania seperti mewawancarai tomi
"belum" singkat tomi
"bohong"
"bener"
"bohong"
"jeh gak caya"
"iyh lah"
"serius gue belum pernah nonton begituan kata pak ustadz kalo mau nonton begitu ada waktunya. nieh yah waktu dipondok pak ustadz disana ceramah waktu itu gue kelas 3 SMP masa2 puber, nah pak ustadz itu bilang katanya kalo mau nonton hal porno apalah itu ada waktunya, dan ada masanya saat gue tahu hal begituan" jelas tomi
" kok lu malah curhat sih" kata tania
" gue bukan curhat. gue cuma mau ngasih tau lu doang, dan gue tahu hal begituan gara2 dulu kok pas sekolah di sini" kata tomi
"berarti otak lu tuh, kotor" kata tania
"bukan itu jadi dulu ada guru yang ngejelasin hal begitu pelajaran ipa tentang alat reproduksi, ngeceritainya sampai ke akar2" kata tomi
"sama gue juga belajar itu dulu smp dan sma" kata tania
Tiba2 selagi cerita itu pak tanoto datang dan mengageti mereka....
bersambung....
__ADS_1
Guys sengaja kli ini aku upnya agak panjang soalnya buat beberapa hari aku gak up dulu...