
tania dan Tomi sudah sampai di rumah, tania yang sudah bersantai dengan pakaian pendeknya, sedangkan Tomi masih di dalam kamu mandi
"mas ngapain sih" teriak tania yang sudah rebahan di kasur sambil menunggu suaminya datang
"lagi ngapain aja boleh" balas Tomi dari dalam kamar mandi, setelah itu Tomi pun keluar dari kamar mandi dan langsung menaiki ranjang yang di tempati tania
"lama" kesel tania lalu lansung berhambur ke dada bidang suaminya yang hanya menggunakan kaos tipis
"lamaan mana sama kamu" tanya Tomi menantang
"lamaan kamu" elak tania
"ya udah iya aku lama, tidur gih udah malam" kata Tomi
"kamu gak tidur?" tanya tania
"nanti" singkat Tomi
"aku mau kamu juga tidur sayang, tidur yah" ucap tania manja, Tomi menatap wajah tania yang membuatnya gemas Tomi mencubit pipi tania yang semakin hari semakin chubby, iya tania gendutan
"kamu gemukan sayang" ucap tomi, Tomi kira tania akan marah dan seperti cewek lain tanggapannya tapi ini berbeda
"serius aku gemukan, hem aku belum ngecek berat badan ku sih, ah seriuss. kamu gak bohong kan" ucap tania antusias sambil memegang pipi nya sendiri
tomi merapikan bantalnya lalu membaringkan tubuhnya dan menarik tangan tania agar ikut berbaring, tania berbaring dan langsung memeluk suami tercintanya, sedangkan Tomi mencium wangi rambut tania yang bikin candu. mereka berdua sama sama terlelap
🔗🔗🔗
Tring tringg tringg
suara dering ponsel tomi bunyi membuat Tomi terbangun, Tomi melirik jam dinding?
masih jam 3 pagi? siapa yang menelpon ya pagi-pagi? pikirnya. Tomi merabah nakas di sampingnya untuk mengambil ponsel itu, setelah ketemu Tomi perlahan duduk.
"halo, assalamu'alaikum"
{halo, walaikumsalam. Tomi mamah diluar}
"iya iya Tomi kebawah"
tut.
Tomi bergegas kekamar mandi untuk mencuci mukanya lalu turun kebawah untuk membukakan pintu.
Tomi memuter kuncinya lalu menarik pintu menampakan, bu sary, pak tanoto, om, tante, dan ara
"sudah berapa lama disini?" tanya Tomi sambil membawa koper milik ibu sary dan pak tanoto lalu mempersilakan semuanya masuk
"sudah satu jam yang lalu" ucap tante sekar gak santuy
"lagian siapa suruh pagi-pagi buta datengnya"
"tania mana?!" tanya tante sekar dengan nada sewot, Tomi menutup pintu utama lalu duduk disofa sambil menyandarkan ppunggungnya
"Nanyanya biasa aja?"
"Duduk dulu, masa berdiri aja gak pegel tuh kaki" ujar Tomi semuanya langsung duduk termasuk Tomi
"selamat ya tan, atas kehamilanya" ucap Tomi sambil senyum senyum sulit di artinya
"kurang ajar nih bocah, senyum-senyum begitu" ucap tante sekar emosi
"yaudah Tomi mau balik ya" ucap Tomi lalu berjalan mundur menuju kamar sambil mempertahankan senyumnya, sebelum naik ke tangga Tomi dadah dadah layaknya model model Tomi pun berbalik
bruk!
"aduh" rintih Tomi
"kamu gak liat-liat kalo jalan, emang gak sakit apa" ucap Tania, ya Tomi menabrak tania. tpi disini gue woy yang sakit udh jatoh di tindihin tania
__ADS_1
"tania berdiri aaa pengap"
"gak mau, biar ngerasain gimana di tindihin, kamu aja sering nindihin aku, gak enak kan di tindihan" cerosos tania
"itu beda, aku nindihin ya pake cinta klo kamu pake dendam, aku dorong kejengkang kamu" ucap Tomi sangar
"dorong aja gapapa" ucap Tania menantang
Tomi mendengar ada suara tawa di ruang tamu siapa lagi klo bukan orang² yang ada disana, Tomi langsung bangun dengan mendorong tania pelan, walaupun malu dia Tetap stay cool
"Ketawa aja gapapa selagi bisa" ucap Tomi dingin lalu beranjak untuk menaiki satu anak buah tapi ditahan tania
"aku baru turun buat nemuin kamu tpi sekarang kamunya malah naik" kata tania sambil memanyunkan bibirnya Tomi hanya tersenyum tipis meliat tingkah istrinya. tomi pun sama tidak bisa jauh jauh dari tania
***
sudah beberapa hari tante sekar ada di rumah tania om yudha sudah mulai berkerja lagi dia hanya mengambil cuti 3 hari karena perkerjaanya tidak bisa digantiin oleh Sekretarisnya pun, Tomi sudah menghabiskan waktu liburnya seminggu, dia mengambil cuti 1 bulan bukan cuti gak kerja smaa sekali, tpi dia kerja lewat online;) daring kek anak sekolah sekarang gitu?!
sekarang Tomi sedang ada di kamar dengan laptop dipahannya, bukan kerja tapi nonton doraemon;)
klek
suara pintu dibuka membuat Tomi yang diranjang itu pura-pura mengetik sesuatu di laptop kerjanya padahal dia masih asik menonton kartun itu
"sayang makan dulu, udah aku siapin" ucap Tania diambang pintu
"nanti"
"kalo dirumah jangan kerja terus, gak ada waktu buat aku"
"ada kok, malam" ucap tomi, tania yang di ambang pintu langsung senyum² sendiri gak karuan
"mas makan dulu, nanti lanjut lagi kerjanya" ucap Tania lembut lalu menghampiri Tomi yang ada di ranjang, Tomi langsung menutup laptopnya sedikit, tpi kalah cepet sama tania
"kamu bukan kerja ya? kamu malah nonton beginian, hah sampai lupa makan iya?!" omel tania menatap suaminya garang, Tomi yang di marahin hanya cengegesan lalu menarik pinggang istrinya otomatis tania langsung ketarik lalu Tomi memeluk erat tania dan menenggelamkan kepalanya di dada tania
"mas" ucap Tania menyingkirkan tangan Tomi dari payudarahnya
"iyh aku gak ulangin lagi kalo kamu..." jeda sebentar "... main sama aku malam ini" bisik Tomi tepat di telinga tania membuat tania dagdigdug serr telolet telolet telolet ;)
"main apa? main tepuk bantal ya" kata tania polos
"main 69" ucap Tomi sambil menatap istrinya dengan tatapan mesumnya
kalian paham kan angka itu?! kalo gak gue juga kagak(?) boong deh gue tau(!) tpi moga aja kalian paham yeh(?). lambang bulgos🌚
"makan dulu biar ada Tenaganya" ucap Tania lalu lebih dulu keluar dari kamar itu, saat sudah keluar dari kamar itu jantunya masih saja nakal, apalagi pipinya merah 🔴🍎
tania menuju ruang makan yang sudah di tempati ara, pah Tanoto, bu sari dan tante sekar
"Tomi mana??" tanya bu sary
"hm ada dikamar bentar lagi juga turun" ucap tania
"pipi kak nia kok pink pink gitu sih" ucap ara membuat tania salting, dan tania langsung menyiapkan nasi buat suaminya
"kak nia salting nih" goda ara
"apaan sih ra engga"
tiba² saja Tomi datang dan duduk di samping tania
"mau makan apa?" tanya tania berusaha menetralkan jantungnya
"makan kamu aja boleh" bisik Tomi tepat di telinga tania membuat jantung tania berdetak tak karuan, kenapa sih kalo mode mesum suami nya udah keluar rasanya tania ingin cepet cepet kabur dari suaminya.
"kanibal" ucap tania sambil mengerucut kan bibirnya. gemas
itu membuat Tomi menarik kedua sudut bibirnya
__ADS_1
semuanya kembali makan tidak ada yang bicara sedikit pun.
___
"tante hari ini ada jadwal perisa kandungan kan? tania temenin ya" tanya tania lembut sekarang mereka sedang ada di ruang tamu sambil menonton televisi
"malas, panas"
"aku bilang nanti kalo udah sore"
"kok kamu ngatur tante, terserah tante mau periksa atau tidak"
tania menghela nafas panjang, tantenya ini memang keras kepala apa mungkin bawaan bumil ya?
"oke" singkat tania
"tania" panggil tante sekar
"hm"
"jambak rambut suami kamu sekarang" pinta tante sekar membuat tania melongo sambil menggelengkan kepalanya
"nanti tania di marahin sama mamah, tan."
"kamu mau keponakan kamu ileran nantinya"
"gak ada yang lain" tante sekar menggeleng
Tania celingak celinguk mencari keberadaan tomi, tadi habis makan perasaan Tomi ke kamar
"tania kekamar dulu ya" pamit tania
"jambaknya disini" kata tante sekar penuh penekanan tania mengangguk
tania langsung ke kamar, saat kekamar benar saja Tomi ada disana sambil main laptop diatas kasur tania menghampiri Tomi sambil memutar bola mata malas
"sayang, aku mau nanya? kalo orang ngidam emang aneh aneh ya?" tanya tania
"mungkin aja, itukan bawaan bayi nya" ucap Tomi sambil tersenyum
"tante minta aku jambak kamu"
Tomi langsung menoleh ke tania lalu menyatukan jemarinya di jemari tania dan membawa tania menemui tante sekar
"jambak aku aja gapapa" ucap Tomi lalu menuruni anak tangga bersama tania
mereka sampai di depan tante sekar,
"permintaan tante cuma jambak Tomi saja kan?" tanya tania memastikan, tante pun mengangguk
tania mulai menaruh tanganya di kepala Tomi yang sudah membongkokkan tubuhnya tania mengambil ancang² buat menjambak rambut suaminya
"maafin aku" tania langsung menarik rambut Tomi kuat membuat Tomi meringis, tante sekar pun tersenyum bahagia tanpa dosa.
"tante ke kamar" ucap tante sekar lalu melesat kekamar,tania langsung melepaskan jari²nya dari rambut suaminya
"argh" teriak tania terkejut karena tiba² Tomi menggendongnya ala bridal style dan sepontan tania mengalungkan tanganya di leher Tomi mereka saling temu pandang, mana sekarang rambut Tomi berantakan membuat aura ketampanannya terpancarkan dan dengan isengnya Tomi mencium kedua pipi merah tania lalu ke hidung mancung tania. terjadi lagi lah tatap-tatapan Tomi menatap bibir pink milik istrinya Tomi mendekatkan wajahnya lagi hembusan nafas Tomi mulai mengenai wajah tania, seolah tau apa yang terjadi tania menutup matanya
"ekhem masih ada mamah sama ara" suara itu membuat tania membuka matanya lalu menoleh ke sudut ruangan yang melihat bu sary, dan ara tania langsung tersenyum kikuk
"aduh ****** ke gep" batin tania sambil menggaruk tengkuknya yg tak gatal
**BERSAMBUNG GENG:D
SEKIAN LAMA AKHIRNYA AI BISA UP LAGI;)
MASIH ADA YANG NUNGGUIN CERITA INI UP KGK SIH?
JAN LUPA KOMEN**
__ADS_1