
Teman2 tania sudah pulang. dan tania menuju ke kamar, saat sampai kamar tania melihat tomi sedang duduk di tepi ranjang. tania menghampiri tomi dan duduk di samping tomi.
"Tomi" tegur tania
"apa" kata tomi
"tom, lu punya masa lalu yang kelam gak" tanya tania
"kenapa tiba tiba nanya begitu, emang lu punya" kata tomi yang balik nanya
"Iya gue punya, dan gue gak pernah bilang sama bonyok." kata tania
"oh ya, kenapa" kata tomi
"cerita aja sama gue" sambung tomi
"tapi lu gak bakal benci sama gue kan, dan gak bakal ninggalin gue kaya wulan" kata tania
"ya gaklah, mau sekelam apa pun masa lalu lu gue bakal nerima semua itu ." kata tomi
__ADS_1
"serius ya" tanya tania
"seterah mau cerita atau gak, btw perut lu gimana"kata tomi tanganya menyelinap masuk ke kaos tania, tania memukul tangan tomi yang menyentuh perutnya
"tomi geli" kata tania, tomi melepaskan tanganya
"jadi gak cerita tentang masa lalu lu" kata tomi
"jadi ceritanya, jadi 2 tahun yang lalu gue umur 19 tahun, gue itu baru masuk kuliah, beberapa hari gue masuk kuliah. besoknya gue berangkat sendiri dan waktu berangkat itu jam 09.00 pagi, saat gue jalan gue di tarik sama dua orang yang gak gue kenal" sengaja tania potong
" terus 2 orang itu siapa, dan kenapa nangkap lu? lu punya masalah sama orang itu" tanya tomi
"masih kuat gak ceritain semua sama gue, kalo gak kuat gak usah lanjutin" kata tomi sambil melepaskan pelukanya.
"masih, gue habis dipukulin gak inget lagi, kayanya gue pingsan, dan bangun2 langit udah gelap dua preman itu nunggu didepan pintu dan gue denger sedang nelpon sama seseorang disitu dia mau ngejual gue gitu, nah gue pura2 kebelet pipis sama preman itu, dan gue suruh preman itu buka ikatanya. pas mau dibuka sih banyak drama, katanya preman dia mau nemenin sampai dalam, modus gak sih kata lu" cerita tania
"modus banget, terus lu mau gitu" kata tomi
"ya gak lah gila lu yah orang gue disitu mau kabur, singkat cerita kan preman itu mau tuh buka ikatan gue dan saat gue masuk gue liat ada lubang dan itu tinggi banget, lubang itu cukup besar dan gue manjat tom, gue manjat dan gue bisa keluar dari rumah tersebut, mungkin saat gue lompat kedengeran kali sama preman itu, dia ngejar gue tom, gue lari sekuat tenaga gue dan tiba2 gue keselandung batu trs gue jatuh, dn 2 preman itu mukulin gue lagi, sampai wajah gue babak belur" kata tania terpotong
__ADS_1
"terus lu ke tangkap lagi" kata tomi
"gue gak tinggal diam aja dia mukulin gue kaya gitu, gue tendang aja itunya dia dan dia kesakitan, gue lari lagi, nah pas gue lari gue keluar dari gang kecil disitu gue nabrak motor dan gue kayanya pingsan....
tomi berpikir dia mengingat kejadian malam itu waktu dia nabrak seseorang.
" bentar, lu di tabrak terus ditolongin sama yang nabrak itukan,trus preman itu masih ngejar lu dan lu ngumpet dibalik tubuh cowo itu, cowo itu pun berantem sama kedua preman itu" kata tomi yang melanjutkan cerita tania.
"kok lu bisaa tau sih, lu kenal sama cowo yang nolongin gue. atau cowo yang nolong gue itu temen lu" tanya tania
"terus cowo itu ngobatin cewe itu, dan saat cowo itu mau nemeni pulang cewe itu lari" lanjut tomi
"Dan ternyata cewe nyebelin itu lu, udah ditolongin bukanya bilang makasih atau apa malah pergi" kata tomi
"tapi gak mungkin, cowo itu baik banget beda sama lu yang agresif, dan cowo itu berponi rambutnya" bantah tania
"itu gue emang penampilan gue yang dulu sama yang sekarang beda" kata tomi
"tapi ngomong2 cerita tomi bener juga sih, waktu itu aja sepi banget" batin tania
__ADS_1
"makasih sayang kalo gak ada lu mungkin gue udah dijual sama mereka" kata tania sambil memeluk tomi