
sepanjang jalan mereka sama2 membisu...
"tom kok diem" kata tania sambil memeluk tomi memecahkan keheniangan
Hening
"tom, lu marah ya, maaf" kata tania memohon
Hening
"jangan diemin gue kaya gini dong" kata tania.
******
disepanjang jalan tomi cuek dan saat sampai rumah, tania menarik2 tomi masuk kamar tapi tomi menolak dengan kasar. tomi duduk disofaa, diikuti tania duduk disamping tomi
"tom jangan marah gini sih" kata tania
"kalo lu mau maafin gue, apa aja yang lu mau gue turutin deh" ujar tania cengengesan.
"yang gue mau itu lu jauhi wulan" kata tomi sambil meranjak pergi kekamar atas, tania menyusun dari belakang.
"tapi niat wulan bagus, sayang" kata tania
"iya bagus, dia itu cuma mau manfaatin lu doang" kata tomi.
"sekarang gmn" tanya tania
"gue mau mandi" kata tomi
"Em..emm...emm"
"lu mau mandi, berenang aja yuk" kata tania, tomi geleng-geleng
__ADS_1
"emang lu blm maafin gue" kata tania memelas
"iya iya gue udah maafin lu" kata tomi, tania seneng banget.
tomi dan tania berjalan menuju kolam saat sampai kolam, tiba2 tomi mendorong tania, tomi memeng jahil...
"ih tomi, jahil banget sih" kata tania kesal
"kenapa sayang ulu ulu ulu" kata tomi yang duduk dipinggir kolam sambil mengusap rambut tania yang basah, tania menarik tangan tomi hingga tomi kecebur di kolam
"berania ya" kata tomi sambil mencipratkan air
mereka bermain air, dan kejar2 di salam air.
tomi memeluk tania, dan sekilas mencium bibir tania, membuat tania terkejut jantung tania dag dig dug.
"sory sory gue gak sengaja" kata tomi
"santai aja kali, gpp" kata tania santai
"tom ada sesuatu yang penting sekali" kata tania
"penting apa" jawab tomi
"kemarin bapak itu ngajak ngomong sama gue, katanya di kantor lagi butuh manejer. dan bapak pengen orangnya lu" kata tania
"hah serius lu" kata tomi senang saking senangnya tomi mencium bibir tania *******
ciuman itu bertahan lama, kini tangan tomi tidak bisa diam mengerayangi tubuh tania, tania merasa dibagian bawah ada yang menonjol membuat tania takut, ternyata junior tomi yang sudah menengang sedari tadi. tania mendorong tomi.
"ah tomi jangan disini jugalah" kata tania
"emang kalo di kamar mau" kata tomi, langsung menghentikan aksinya dan naik ke atas kolam, tania masih mematung karena malu mengingat kejadian tadi.
__ADS_1
"naik kenapa ngelamun gitu" kata tomi sambil menjulurkan tanganya, tania meraih tangan tomi dan segera naik
"tadi belum selesai ya" kata tomi, membuat tania panik
"apa yang mana" kata tania pura2 tidak tau
"gak usah pura2 deh, soalnya lu udah bangunin junior gue,Harus tanggung jawab" kata tomi sambil tersenyum nakal
Tania jalan terlebih dahulu dia tidak mau ngeladenin tomi.
**********
Tania dan tomi sudah selesai mandi, yang tomi ngomong tadi benar dia ingin melanjutkan permainannya, tomi mendorong tania hingga tania jatuh ke ranjang, tomi membuka kaosnya dan membuang sembarang tempat. tomi kini seperti hewan buas yang ingin mencekram mangsanya tomi menindihi tania.
tomi langsung memagut bibir tania, ******* bibir istrinya dengan liar dan menelusupkan lidahnya kedalam mulut tania membuat tania mengerang tertahan. tangan tomi tidak tinggal diam, tangan tomi membuka kaos tania dan membuang ke sembarang tempat, 2 bukit sudah tampak dimata tomi membuat tomi semakin, tangan kiri tomi meremas payudara tania, yang sudah lama ia menantikan hal itu dan tangan kanan tomi bermain dipusat tubuh tania. tania hanya diam mematung dia baru pertama kali disentuh laki2. ciuman tomi turun ke leher tania dan meninggalkan jejek merah disana. ciuman tomi berhenti kini tomi bermain di putting tania membuat tania mendesah pelan.
tomu memberhentika aksinya dan duduk di samping tania, tania hanya menyelimuti tubuhnya.
"astagfillulah tan, lu kok gak ngingetin gue sih" kata tomi merasa bersalah
"alah pencitraan lu sok bersalah" kata tania
"seterah deh lu mau ngomong apa, tapi plaese jangan marah kaya waktu itu dong" kata tomi memohon, tania memeluk tomi seperti anak kecil yang merengek
"ulu ulu sesedih itu kah" kata tania sambil mengelus kepala tomi
"gue yang salah selama ini sama lu, waktu itu gue masih canggung aja makanya sampe marah gitu," sambung tania
"jadi lu udah siap punya anak" kata tomi, tania mengeleng
"masih belum siap besok soalnya gue aja ujian" kata tania sambil tertawa kecil
"baju gue kemana" kata tania sambil celingak celinguk, tomi mengeleng
__ADS_1
"kok lu geleng geleng sih, tadi lu yang lempar" kata tania
"tuh baju lu" kata tomi sambil melempar baju tania, tania memakai bajunya.