
"Araa, kamu gak boleh ngomong begitu" kata tania
"belain terus aja tu cowo" kata ara
"dah diam" kata tania bingung mau berkata apa
Tania naik kekamar dan langsung mandi bersiap2 mau keluar rumah.
"araa kakak mau keluar, jaga rumah ya" kata tania
"kemana kak" kata ara
Tania tidak menjawab dan langsung pergi, tania berjalan menuju tempat tongkrongan tomi,sampai di tempat tomi nongkrong tania langsung bertanya sama teman tomi yang masih nongkrong disitu.
"hei..tominya mana" kata tania
"tomi udah pulang" kata teman tomi
"lu tau rumah tomi? minta alamatnya dong" kata tania
"buat apa? gue kasih tau tominya dulu" kata teman tomi
"awas lu kalo kasih tahu tomi? mana sini alamatnya" kata tania
"jalan kedondong 4" kata teman tomi
"segangan itu ada yang kenal tomi gak" kata tania
"Kenal" singkat teman tomi
Tania pun pergi ke jalan kedondong 4 dengan menggunakan angkutan yang ada dari tempat tongkrongan sangat jauh, Sampai di gangan kedondong tania turun dan masuk gangan tania bertanya sama ibu yang sedang duduk di dekat gapura.
"permisi bu, boleh nanya rumahnya tomi dimana ya,bu" kata tania
"itu tuh rumahnya yang cat merah" kata ibu itu sambil menunjuk rumah tersebut
"ohh, makasih ya bu" kata tania langsung jalan
tok tok tok
(ketukan pintu tania)
"assalamualaikum" kata tania
"walaikumsalam tunggu" kata ibu tomi
"bu, apa bener ini rumah tomi" kata tania sambil mencium tangan ibu tomi
"iya, ini rumahnya tomi, kamu siapanya" kata ibu tomi
"saya temenya bu" kata tania
"ayo masuk sampai lupaa ibu? tomi dapet dari mana cantik banget sih" kata ibu tomi
"hehe biasa aja bu" kata tania
"mau minum apa" kata ibu tomi
"gak ush bu, gpp" kata tania
"nyari tomi ngapaain" kta ibu tomi
"tominya gak ada dirumah ya kok gak keliatan" kata tania celingak celinguk
"ada dikamar lagi tidur" kata ibu tomi
__ADS_1
"emang dia tidur mulu ya" kata tania
"iya? kalo mau tidur gak buka jaketnya sama sepatunya langsung masuk kamar saja? ibu panggil dulu ya" kata ibu tomi
"boleh bu" kata tania
"tomi bangun" kata ibu tomi menggoyangkan tubuh tomi
"kenapa sih bu," kata tomi
"ada cewe main kesini" kata ibu tomi
"apa CEWE?" kata tomi terkejud
"iya cewe" kata ibu tomi
tomi keluar ternyata yang datang tania, ibu tomi pergi sengaja meninggalkan tomi dan tania.
"lu tau rumah gue dari mana" kata tomi
"dari kawan lu" kata tania
"terus lu mau ngapaain" kata tomi
"lu kerjaanya molor mulu y" kata tania
"bacot" kata tomi
"iya? gue atas nama ara minta maaf ya" kata tania
"iy2" kata tomi
"lu udah maafinkan, gue juga udah maafin lu waktu lu ngatain gue pel......" kata itu terpotong mulut tania di tutup dengan tangan tomi
"stttt...jangan lanjuti gue udah maafin" kata tania
"ywdh pulang sono" kata tomi
"gak mau" kata tania
"ikut gue" kata tomi
"ngapain jangan tarik2 napa sakit" kata tania
"bu tomi sama tania keluar dulu ya" teriak tomi.
"lu mau bawa gue kemana" kata tania
"ikut ayo" kata tomi
Tomi dan tania pun jalan sampai di rumag tua yang seram tomi berhenti, huft hati tania mulai dagdigdug takut tomi ngelakukan hal yang tidak disangka.
"Turun" kata tomi memegang pegelangan tangan tania
"kerumah ini" jawab tania
"kenapa lu takut" kata tomi
"please tomi gue minta maaf" kata tania perasaan kacau
"kenapa sih" kata tomi
"lu mau ngapain ke sini" kata tania kepo
"ikut ayo" kata tomi, tania hanya menggelengkan kepalanya
__ADS_1
"lu gak mau lu tunggu sini, awas kalo kabur" kata tomi
"lu mau ngapain sih kesini" kata tania makin kepo
"udah lah ikut aja, kalo kepo" kata tomi menarik paksa tania untuk masuk kedalam rumah tersebut.tania pasrah karena dia gak bisa nahan tarikan tomi, selepas masuk tania melihat banyak laki2 yang sedang duduk2,
"tom, lu mau ngapain sih" kata tania takut
"gue mau ganti baju dulu" kata tomi
"buat" singkat tania
"bawel deh" kata tomi
"udah lah gue keluar aja" kata tania
"kalo sampai dia mau kabur tangkap saja dia jangan sampai lolos" kata tomi tegas ke bawahanya.
"baik bos" kata bawahanya tomi
"tapi kalian gak boleh macem2 sama dia, biar itu urusan gua" kata tomi
^tomi mau ngapain gue, kok ngomongnya biar urusan gue? apa sih maksudnya^ batin tania
Tania ternyata menangis, pipinya dibasahi oleh air mata, tania benar2 pasrah kalo tomi mau ngapa ngapain dia, tomi keluar melihat tania menangis marah besar kepada bawahanya.
"kenapa dia sampai menangis" kata tomi meninggikan suaranya
"gak tau boss tiba2 dia menangis" kata bawahanya
"kenapa lu nangis" kata tomi
"lu mau ngapain" kata tania
"apa sih nanyanya gitu mulu" kata tomi menghapus air mata tania
"gue takut disini cowo semua" kata tania
"haha, lu takut di perkosa" kata tomi
"gak lucu, gobl*k" kata tania
"lu takut begitu kan" kata tomi
"ya iya lah udah ngomong bahasanya nakut2tin? terus maksud lu apa gak boleh gue kabur" kata tania
" kalo lu kabur emang lu tau jalan pulang ke rumah lu, ini dari rumah lu jauh banget gue gak mau kalo lu nyasar" kata tomi
"gue masih deg deg kan" kata tania
Aaaaaaaaaaaaaaaaaaa^ teriak tania sepontan memeluk tomi
"kenapa" kata tomi
"kecoak" kta tania
"yaelah kecoanya udah pergi" kata tomi
"maaf tadi gue gak sengaja" kata tania malu
"eh ini tempat apa sih buat lu?" tanya tania
"tempat gue kalo lagi badmood? tapu awas jangan kasih tau org, kalo gue gak pulang gue nginep disini" kata tomi
"oh ywdh ayo pergi dari sini" kata taniaa
__ADS_1
Tania tomi pun meninggalkan rumah tersebut untuk pergi