COWO BRANDAL ITU TERNYATA SUAMIKU

COWO BRANDAL ITU TERNYATA SUAMIKU
jahil


__ADS_3

no urutan tania di panggil saat tania masuk ruangan mencium bau obat yang menusuk hidung tania,tania pun di periksa oleh dokter,


"dari keluhan yang tania rasakan itu karena ke capekan saja" kata dokter


Tania menarik nafas senang,


"gue gak hamil" kata tania kpd tomi, disana masih ada dokter


"kalian berfikir kalo itu hamil ya" kata dokter


"tapi bukan kan dok" kata tania


"gak itu cuma kecapekan terus yang bikin mual maag kamu kambuh makanya mual" jelas dokter


"makasih ya dok" kata tomi


"saya bikin resep buat di tebus di apotek ya" kata dokter sambil menulis resep


"makasih dok" kata tania, tomi dan tania keluar ruangan dan menuju pakiran


"eh tunggu deh" kata tomi


"apa" jawab tania


"lu pernah di rawat kan kenapa lu takut disuntik" kata tomi


"iya terus kenapa" jawab tania


"lu di infuskan berarti lu pernah di suntik ya" kata tomi


"iya ih bawel, ayo pergi dari sini" kata tania


Tomi menaiki motornya dan menyalahkan motornya, dan tania duduk di jok belakang


"tom jangan ditebus deh obatnya, males gue minum obat" kata tania


"gak bisa gitu dong, lu kan sakit" kata tomi


"lu khwatir banget ya sama gue" kata tania


"pertanyaan yang bodoh" kata tomi


"jangan di tebus ya" kata tania, tomi mengangguk


Saat sampai rumah, tania masuk dengan tomi dan mengucap salam, mereka melihat bu sary sedang duduk di sofa


"akhirnya kamu pulang" kata ibu sary


"kenapa mah" jawab tomi


"tom, kamu beli testpack gih" kata ibu sary

__ADS_1


"buat apa mah" kata tania


"buat cek kamu," kata ibu sary


"gak usah mah tadi tomi sama tania udah ke klinik, jadi tania itu gak hamil mah cuma ke capekan aja" jelas tomi


"oh ya udah" kata ibu sary yang merendah


"mah tania masuk kekamar ya" kata tania yang sudah menghilang di ruang tamu


"tom, sini mama mau ngomong sama kamu" kata ibu sary


"ngomong apa mah" kata tomi


"tom, kamu jangan paksa2 tania kasihan" kata ibu sary


"paksa apa, tomi gak pernah paksa tania kok" kata tomi


"yang kemarin" kata ibu sary


"tania sampai nangis" sambung ibu sary


"dikamar masa lupa" sambung bu sary kmli


'oh iya kenapa gue bisa lupa ya goblok bangt lu tomi'batin tomi


"mama ngeliat" kata tomi pura2 kaget


"iya, maaf mama gak sengaja, lagian tania teriak2 buat mama khwatir aja,trus mama liat soalnya pintunya kebuka sedikit" jelas ibu sary


"iya terus tania terakhir bilangnya di paksa, bener" kata ibu sary


"gak bener, tanianya yang mau" kata tomi


Tiba2 tania turun dan dari tadi dia menguping percakapan tomi dan bu sary


"enak aja gue yang mau, lu tuh yang paksa gue" kata tania yang muncul dibalik lemari


"gak mah,tomi yang maksa tania untuk ngelakuinnya" kata tania


Tomi menarik tangan tania menjauh dari ibu sary, dan ke kolam renang, tania duduk di dekat kolam renang


"sakit bisa pelan2 gak" kata tania yang memegang pegelangan tangannya


"lu kenapa sih harus ngomong bgtu" kata tomi


"lagian lu ngomongnya gue yang mau" kata tania.


"gue gak pernah maksa lu jadi jangan sampe gue maksa lu" kata tomi meninggikan suaranya.


"kok lu yang jadi sewot ih sebel" kata tania, tomi tak membalas

__ADS_1


"senyum napa serem tau" kata tania tapi tomi tidak membalasnya malah tomi menatap mata tania tajam,


"tomi jawab dong" kata tania yang memainkan jari2 tomi


"tom lu kesambet ya" kata tania yang menggoyangkan tubuh tomi,


"tomi jawab,tom lu kenapa" kata tania yang menepuk2 pipi tomi


"tom gak lucu tom, di sini banyak setan" kata tania. tomi duduknya merapat ketania membuat tania panik, sekarang wajah tania dan tomi berdekatkan, tomi mendekatkan bibirnya ke bibir tania, tania hanya menutup mata. tania memalingkan wajahnya kesamping tapi tangan tomi sudah siaga untuk menggembalikan berhadapan kmbli


saat sudah berjarak 5 cm.


"kenapa nutup mata" kata tomi yang masih berhadapan sangat dekat dengan tania


"lu kesambet setan tom" kata tania yg membuka matanya


"lu gak jadi cium gue" kata tania


"jauhin wajah lu dari pandangan gue" kata tania, tomi mengangkat kepalanya dan duduk seperti tadi


"lu mau dicium" kata tomi


"gak, eh tadi lu kesambet ya" kata tania


"gak, gue cuma mau ngerjain lu doang" kata tomi


"jail banget sih lu" kata tania


"seterah gue lah,soalnya lu lucu kalo di jailin" kata tomi memandang kolam renang


"berenang yuk" kata tomi


"gak mau gue kan sakit" kata tania menolak ajakan tomi


"please..." kata tomi


"gak mau nanti lu ngerjain gue lagi" kata tania


"gue gak bakal ngerjain lu lagi" kata tomi


"tapi buat dikolam renang aja" sambung tomi


"ayo lah tan, ya ya ya tan please," kata tomi memohon


"berenang sendiri gak bisa" kata tania


"yaudah gue mau ngumpul2 lagi sma kawan2 gue" kata tomi yang beranjak pergi


"jangan sih, yaudah gue mau, pemaksaan dasar" kata tania yang menarik tomi agar tidak pergi.


Tomi menggendong tania membuat tania terkejut.

__ADS_1


"emang gue gak berat ya" kata tania


"lu doang mah kecil" kata tomi, tania hanya memberikan senyuman lebar


__ADS_2