COWO BRANDAL ITU TERNYATA SUAMIKU

COWO BRANDAL ITU TERNYATA SUAMIKU
memaafkan


__ADS_3

teman2 ini visual wawan dan ilham oke.


*****


***Wawan***


hidung mancung, bibir kecil, rambut berwarna coklat, selalu menggunakan kacamata karena wawan matanya minus, kulit sawo matang


Sifat wawan, yaitu


Baik,suka menolong,dan usil


masih kuliah



***Ilham***


Wajahnya lonjong, alisny tebal, hidung mancung, rambutnya berwarna hitam, kulit sawo matang


Sifat ilham, yaitu


baik,perhatian, playboyny gk ilang2,


Masih kuliah



visualnya segitu aja ya kita lanjut keceritanya


******


flashback


Tomi pergi, gak lama kemudian wawan dan ilham juga pergi katanya ingin main ke rumah ridho, di sana tersisa tania dan alika


"tinggal kita berdua ngapain ya" kata tania


"nonton tv aja lah" kata alika


"oh ya bantuin gue beresin kamar ya" kata tania.


Dengan berat hati alika menganguk pelan tandanya setuju, tania pun mengajak alika masuk kamar, dan melihat kamar kamar tania seperti kapal pecah.


"taniaa...ck...ck..ck..habis ngapain aja sih ama tomi berantakan banget" kata alika


"tomi yang ngacak2, lu bantuin ganti seprai yang ini" kata tania sambil menunjuk seprai yang bermotif batik


Alika hanya bergeleng geleng, baru saja beberapa menit tania dikamar tapi kamar nya gak beres beres.


"huft...capek tan,gak bersih2 nih kamar" keluh alika


Tiba2 aja ada yang memanggil manggil nama tania, tania pun turun meninggalkan kamar yang masih berantakan, ternyata tomi membawa kantong yang berisi makanan,


Dengan wajah yang penuh keringan tania mengambil kantong makanan yg di pegang tomi dan menaruh makananya di atas meja makan.

__ADS_1


"abis ngapain keringetan begitu" kata tomi sambil mengelap wajah tania dengan punggung tangannya, tania tersenyum lebar, tiba tiba tomi mencium kening tania membuat pipi tania memerah, alika yang melihat itu seperti hatinya tertusuk2 jarum puluhan saking banyaknya membuat alika susah bernafas.


"ehemm,masih ada gue disini " kata alika ketus


"maaf" kata tania dan tomi bersamaan


"alika maaf gue lupa" kata tania merasa bersalah


"udah gpp kok, btw makasih ya makanannya" kata alika tania mengangguk


"lu sih main cium cium gue" kata tania


hening


"weh tom, jawab" kata tania kesal karena gak di respon


"mau gue jawab gimana sih lu makan dulu, baru berantem, gak baik berantem depan makanan" kata tomi yang melanjutkan makannya


tania pun melanjutkan makannya hinggaa habis selesai habis tania membersihkan tempat makannya.


"gue aja, lu temenin alika" kata tomi yang membawa piring kotor


"makasih sayang" kata tania, tomi hanya tersenyum dan membawa piring kotor itu ke dapur


Tania langsung duduk di sofa menyusul alika


yang sedang nonton tv


"gue boleh ngomong sesuatu ga" kata tania ragu ragu


"tapi lu harus jujur" kata tania, alika haanya mengangguk


"lu suka sama tomi" kata tania to the point


"gak" singkat alika


"jujur aja gue tau dari mata lu yang merhatiin tomi mulu, trz merhatiinnya lain" kata tania


"kok tau sih, gue minta maaf ya" kata alika


"kalo boleh tau lu suka sejak kapan sih" kata tania.


"ehemm" batuk tomi, batuknya berpura2


Tania kaget tiba tiba tomi ada di belakang nya


"ngomongin gue" kata tomi


"idih gr banget sih lu" kata tania


"masalah apasih, gibahin cowo ya" kata tomi, yang tak tau kalo yg diomongin istrinya adalah dia


TOK TOK TOK


(ketukan pintu ara)

__ADS_1


"assalamualaikum kak" salam ara


"araa" kata taniaa yang membuka pintu melihat araa


"kak nia, ara minta maaf ya" kata araa


"kenapa ara minta maaf" kata tomi bingung, ara langsung memeluk tomi


"waktu itu kak nia nelpon ara terus suruh ara dateng kerumah kak nia, tapi mama suruh ara jangan kermh kak nia, katanya mama biar kak nia sama bang tomi ber- up" kata ara terpotong dan tangan nya menutup mulutnya


"ber? apa ara" kata tania penasaran


"jadi ini rencanyanya tante sekar" sambung tania.


"bukan campur tangan mama doang ka, tapi ada campur tangan pakle bule" kata ara


"buat apa" tanya tomi serius


"biar kak nia cepet hamil" kata ara


"what? hamil" kaget tania


"sumpah ini gak lucu" kt tania


"ya, emang gak ada yang ngelawak" kata tomi


"seneng hah lu dengerny seneng" kata tania


"masuk ra" kataa tomi


Selepas masuk tomi menunjukkan kamar buat ara, ara lebih memilih tidur di lantai bawah karena dia udh janji sama mamanya tidak mengganggu tania dan tomi berduaan


"tania gue pulang dulu ya" kata alika


"terus wawan sama ilham gimanaa" kata tania


"kalo dia kesini lagi blng aja gue udh plng duluan" kata alika


"gue anterin" kata tomi tiba2 datang


"boleh sih kalo gak ngerepotin" kata alika


"yaudah ayo" kata tomi


Tomi yang berjalan menuju keluar di ikutin dengan alika, saat tomi naik motor dan alika pun naik di jok belakang tomi.


"pegangan" kata tomi


alika pun pegangan seperti berpelukan dari belakang.


"pegang jaket gue aja" kata tomi


"hehe iya maaf ya" kata alika


Mereka pun berjalan

__ADS_1


'Jadi cowo bukannya minta ijin kek apa malah main pergi2 aja ' batin tania


__ADS_2