COWO BRANDAL ITU TERNYATA SUAMIKU

COWO BRANDAL ITU TERNYATA SUAMIKU
sakit


__ADS_3

Tania duduk di samping kepala tomi dan mengompres kepalanya agar demamnya menurun.


"Gue masak dulu ya, emang lu masih belum laper apa" kata tania sambi keluar kamar, lalu mencari kompor tapi tidak ada. Tania masuk kembali dan merengek seperti bayi


"Masa disini gak ada kompor sih" rengek tania


"Lagian ngeyel sih" kata tomi


"Emang lu ngasih tau,gak kan" kata tania kesal.


"Gue mau ngampus" sambung tania


"Lu kuliah hari ini" kata tomi yang tidak mengetahuin


"Iya,tapi gpp deh. Gue mau nemenin lu" kata tania


"Eh gue mau ngomong sama lu" kata tomi yang tiba2 serius


"Ngomong apa sih, kok serius banget sih" tanya tania


"Nilai lu waktu gue yang ngerjaiin bagus gak" kata tomi penasaran, tania menundukan wajahnya dalem2,sifat jail tania muncul.


"Nilai gue anjlok, lu ngasalkan? Jahat" kata tania,tomi yang tadi membaringkan tubuhnya, langsung bangun mejajarkan tubuhnya dengan tubuh tania


"Serius, maafin aku ya, aku juga udah lupa sama rumus2nya" kata tomi mendadak lembut, tania memeriksa kening tomi


"Otak lu abis kebentur apa, jadi mendadak lembut gini sama gue" kata tania


"Heh lu tuh yang gila,dilembutin malah nolak" kata tomi


"Hhe, gue suka sih kalo lu lembut begini sama gue, gue minta maaf ya, aslinya nilai yang lu kerjain itu paling bagus dikelas gue" jelas tania sambil tertawa.


"Udah pinter ngejail, liat aja nanti gue bales lu. Emang berapa sih nilainya" kata tomi penasaran.


"90 di atas" kata taniA


"Bisa naik mobil?" Kata tomi

__ADS_1


"Bisa, kita pulang aja yuk" kata tania, tomi pun meranjak berdiri dan memberikan kunci mobil kpd tania. Dan tomi jongkok.


"Lu mau gendong gue" kata tania


"Iya, " singkat tomi


"Lu kan sakit sayang" kata tania


Tomi tersenyum lalu berdiri.


*********


Saat sampai di parkiran mobil, tania masuk dan tomipun masuk,


"Lu bener bisa" kata tomi ragu


"Bisa kok ragu gitu sih" kata tania


Tania menyalahkan mobilnya,dan langsung berjalan.


*********


"Ya allah nia tomi kenapa kok pucet gitu" kata bu sary


"Ini mah tomi demam tapi gak mau di bawa ke rumah sakit" kata tania


"Tania sama tomi ke kamar dulu ya" kata tania langsung naik kekamar.


Setelah sampai kamar tania membaringkan tubuh tomi di ranjang dan menengelamkan tubuhnya dengan selimut.


"Aku kebawah dulu ya mas" kata tania membuat tomi membulatkan matanya sambil tersenyum lebar


"Mas emang gue udah tua apa" tolak tomi


"Oh berarti abang" kata tania


"Panggilan araa" kata tomi menolak

__ADS_1


"Kalo mas gak boleh, abang gak boleh, berarti abi" kata tania


"Abi udahlah panggil nama aja? Atau sayang" kata tomi, tania ngangguk.


**********


Tania masak di dapur dengan membuat bubur buat tomi, om yudha tiba2 datang dan menghampiri tania.


"Nia lagi masak apa" tanya om yudha


"Aku lagi masak bubur buat tomi om" jawab tania


"Semangat ya? Sabar2 sama tomi" kata om yudha dan langsung pergi.


***********


Tania membawa bubur ke kamar, dan menyuapi tomi.


"Bubur putih doang,gak enak" tolak tomi


"Enaklah gue bikin pake bumbu cinta" kata tania sambil nyengir melihati deretan gigi,lalu tania menyuapi tomi, tomi membuka mulutnya. Lalu tomi merebut mangkuk yang di pegang tania


"Masa aku aja yang makan, kamu juga" kata tomi menyodorkan sendok berisi bubur ke tania.


"Haha kamu yang sakit masa aku makan juga" kata tania tertawa. Tania membuka mulutnya, bukan bubur yang masuk kemulut tania, tapi tomi malah mencium tania, tania memejamkan hanya mata


"Enakan bibir kamu daripada buburnya" kata tomi sudah melepaskan ciumanya, tapi tania masih memejamkan matanya, lalu tania tersenyum lebar.


"Katanya mau nyuapi aku" kata tania.


"Aku udh kenyang" kata tomi,


'Kok jadi aku kamu'batin tania


"Ya udah kamu tidur aku mau mandi dulu" kata tania lalu mencium kening tomi.


"Cepat sembuh sayang"

__ADS_1


__ADS_2