COWO BRANDAL ITU TERNYATA SUAMIKU

COWO BRANDAL ITU TERNYATA SUAMIKU
martabak


__ADS_3

tomi yang turun lebih dulu dan duduk di sofa.


sedangkan tania memandang dirinya dengan kaca sambil tersenyum kecil? setelah itu tania turun menyusul tomi. dan duduk disamping tomi.


"cuek aja terus" kata tania cemberut


"enggak sayang" kata tomi tanganya ada di bahu tania


"kok masih cemberut sih" sambung tomii sambil menaikkan dagu tania yang tadinya menunduk.


"sayang.....kenapa sakit" sambung tomi dengan nada khawatir sambil menjajarkan tubuhnya dengan tania dan menempelkan punggung tanganya di kening tania.....


"apaan sih gue sehat gini" kata tania sambil nyengir


"gue kira" kata tomi


"tom, gue mau martabak manis" pinta tania


"nanti" singkat tomi


"maunya sekarang" kata tania merengek


"beli sendiri bisakan" kata tomi


"ya bisa tapi gue maunya lu yang beliin, plaese sayang" mohon tania


"ok" singkat tomi lalu berdiri meranjak pergi


"eh....eh....eh tunggu" teriak tania membuat tomi menghentikan langkahnya


"apa lagi sih" jawab lesu tomi


"martabak manis rasa pake ketan hitam ditaburin diatasnya kelapa pake susu putih terus gak usah pake mentega dan gak usah manis2 nanti gue diabetes.....oh ya lupa terus yang jualan harus mba mba ya.. awas aja kalo yang jualan bkn mba mba" perinta tania membuat tomi kesal


"ribet, kenapa coba harus mba mba yang jualan" keluh tomi


tiba tiba pak tanoto datang....


" kenapa sih kalian berantem mulu " kata pak tanoto

__ADS_1


"ini pah tania minta martabak manis sama tomi, terus yg jualan harus mba mba. tapi tominya malah marah gitu. jadi suami gak sayang sama istrinya" kata tania yang terakhir sengaja membuat tomi semakin kesal


"tania ngidam ingin martabak manis" kata pak tanoto


"ngidam" kata tomi sambil membulatkan matanya.


"gak mungkinlah, ngelakuin cuma sekali doang dan belum tuntas sampai ujungnya. bagaimana bisa hamil" batin tomi sambil tersenyum


"mikirin apa lu sampai senyum2 gitu" kata tania


"mikirin tadi habis berenang" kata tomi membuat tania malu


"ck..ck..tomi" bentak tania


"habis berenang kenapa" kata pak tanoto


"udahlah pah gak usah bahan itu" kata tania


"malu dia pah" sambung tomi


"udahlah tomi, diem napa. cepat beliinnya"


"lagian kamu tania aneh aneh aja mana ada mba martabak adanya abang martabak" kata pak tanoto


"noh dengerin" kata tomi


Tomi pun segera beranjak pergi dan langsung menaiki motornya, tomi mencari2 tukang martabak tapi gak ada tuh yang jual cewe


**********


Tomi mampir ke basecamp( rumah tua ), dan langsung masuk.


"permisi paket" canda tomi saat masuk kedalam sambil tersenyum


Tomi di sambut teman2nya dan duduk sejenak untuk istirahat sambil merokok. ruangan itu penuh asap rokok mereka semua


"tau yang jualan martabak manis gak" kata tomi memecahkan keheningan.


"ada di dekat rumah lu kan" kata salah satu tmn/bwhn tomi

__ADS_1


"masalahnya itu yang jualan harus cewe, bro" kata tomi


"istri lu pasti yg minta ya" kata tmn tomi, tomi mengganguk


"ada sih dari sini tapi agak jauh, dari sini belok kiri lurus aja, nanti ada tukang martabak yang jual cewe" saran teman tomi


" makasih ya, gue cabut dulu" kata tomi sebelum meranjak pergi mereka tosan terlebih dahulu


tomi mengikuti arahan tmnnya akhirnya apa yang ia cari ketemu martabak yang tania pesan ada.


*********


Tania membantu ibu sary memasak untuk makan malam. tania menyiapkan piringnya di meja makan...


"ck tomi lama banget sih" keluh tania


"kak nia kenapa, abang belum pulang ya" kata ara


"gpp ra kakak, ara makan dulu aja kak nia tunggu tomi" kata tania


pukul 18.45


tiba" ada petir dengan suara gelegar yang kencang membuat tania terkejut, beberapa saat kemudian hujan deras turun. tania memyuruh ara dan semuanya untuk makan terlebih dahulu. semuanya makan tania menunggu tomi diruang makan yang tak kunjung datang. petir terus menerus berbunyi kencang, saat beberapa lama tomi pulang dan membawa martabak yang tania pesan dengan basah kuyup.


"tomi lu sampe basah gini, tunggu gue ambil handuk dulu" kata tania lalu berlari ke kamar untuk mengambil handuk, setelah itu tania memberikan kepada tomi.


"lu mau mandi pake air panas, gue panasin dulu ya, ntar habis itu gue bikin teh hangat buat lu" kata tania


"enak banget ya punya istri, sebawel2nya tania dia juga bisa perhatian sama gue" batin tomi


"udah gak usah tan, gue udah biasa kok cuma basah kuyup doang" kata tomi menolak


"gak dingin" kata tania, tomi geleng2


"emang lu kedinginan" kata tomi, tania mengangguk


"ya udah makan dulu nanti lu sakit" kata tomi sambil mengajak tania ke ruang makan


bersambung

__ADS_1


__ADS_2