
pesanan pun datang mereka lahap saat makan.
"cobain dong nasi goreng lu" kataa tania sambil menatap nasi goreng milik tomi yang tampak beda
"mau" kata tomi menyodorkan piringnya ke wajah tania, cuma buat manas2in. tania memgangguk mau
"punya lu sama punya gue sama aja" kata tomi
"berbagilah, suapin" kata tania
"oke Aaaaa___ ujar tomi sambil menyodorkan sendok ke mulut tania.
"Enak"
"Iya"
"gue enggak"
Aaaaaaaa' ujar tania yang sambil menyodorkan sendok ke mulut tomi,mereka malah suap suapan.
Ternyata ada seseorang yang memperhatikan
tomi dan tania, ternyata wulan.
"gue gak bisa ngelihat lu sama cewe lain, harusnya gue yang disamping lu saat ini" gumam wulan
'gue harus bisa dapetin hati tomi lagi, pertama gue harus nyingkirin tania dari hidup tomi. gue butuh orang untuk melakukan rencana ini' batin wulan
"tapi gimana cara nyingkirin dia, siapa yang bisa gue ajak kerja sama ya" gumam wulan
"Aha...gue punya ide baguss bangett" ujar wulan senang sekali mendapat ide.
**********
wulan pun meninggalkan tempat itu dan pergi
saat sampai rumah wulan merengek kepada ibunya untuk membantunya mendapatkan hati tomi.
"bun, bantu wulan ya" rengek wulan
"bantu untuk apa" kata bunda wulan
"wulan minta tolong sama bunda buat sewa preman bun" bisik wulan di telinga bundanya, bunda wulan kaget mendengarnya.
"preman buat apa nak" kata bunda penasaran
"udahlah bun, bunda carikan preman sama wulan, preman yang kerjanya bagus bun, mulus" perintah wulan
"ywdh ya bun wulan masuk kamar dulu"
__ADS_1
*********
Malam pun tiba, tania dan tomi semua sudah masuk kamar masing-masing, tania menenggelamkan kepalanya di dada bidang tomi, tangan mereka saling mengenggam erat. kemudian mereka berdua terlelap.
********
Paginya seperti biasa,yang terlebih dulu bangun tomi, tomi sudah sholat,mandi sedangkan tania masih tidur.
"bangun woiii" teriak tomi di telinga tania membuat tania terkejud
"Tomi, ngagetin aja nieh" kata tania,suara khas orang tidur. Sambil mengucek ucek matanya.
"Bangun udah pagi"
"Jam berapa sih"
"Jam 6"
"What?"
"Knp lu gak bangunin gue sih, gue ada kuis di kampus" kata tania.
Tania lalu masuk kamar mandi, tomi sudah berada di ruang makan bersama om yudha, ibu sary, pak tanoto, tante sekar, dan ara sudah berkumpul tinggal tania.
Tania sibuk dikamarnya untuk bersiap siap, saat selesai siap2 tania keluar kamar, tania ke ruang makan untuk berpamitan.
"Iya"
"Makan dulu gue gak mau lu sakit" ujar tomi
"Ntar kalo gue makan gue bisa terlambat" tolak tania
"Isi dulu perut lu baru berangkat, gue gak ngizinin lu kalo gak makan" tegas tomi
Tomi menyuapi tania
"Udah tom, ayo anterin gue" kata tomi
"Ya udah ayo" kata tomi
"Assalamualaikum semua" kata mereka bersamaan
"Walaikumsalam hati2"
********
Tomi menaikin motornya dengan kecepatan poll, tania yang takut, melingkarkan tangannya di pinggang tomi. Gak kerasa sudah sampai depan kampus, tania malah ketiduran.
"Bangun udah sampe" kata tomi sambil mengoyangkan tangan tania.
__ADS_1
"Sumpah nieh cewe kalo tidur kebo banget sih"gumam tomi
Tiba2 ada yang menyapa tomi ternyata gabriel
"Hai tomi"
"Lu kok tau nama gue"
"Iya dari tania"
"Oh" jwb jutek tomi
"Lu pacar tania ya" kata gabriel hati hati.
"Bukan"
"Jadi lu temenya"
"Bukan"
"Terus lu siapanya, sodaranya ya"
"Emang ada kuis ya masuknya jam berapa sih" tanya tomi
"Masih agak lama sih" jawab gabriel
Gabriel masih di depan motor tomi melihat tomi sedang membangunkan tania.
"Tania bangun, yank" kata tomi
"Lu ngapain lagi disini bukanya masuk" kata tomi ketus, gabriel mengangguk lalu pergi
Tomi menggoyang2kan motornya kekanan kiri, tania membuka matanya, lalu memukul punggung tomi
"Gila lu ya"
"Lah kenapa gue gila lu tuh kebo banget" kata tomi, taniaa turun dari motor tania dan mencium pipi tomi
"Lu cium gue" kata tomi seperti di hipnotis seketika dengan ciuman itu
"Iya kenapa gak boleh" kata tania.
"Gak sih gpp cuma aneh aja" kata tomi bingung
"Udah ah gue masuk dulu, assalamualaikum"
"Walaikumsalam, aneh" kata tomi sambil memainkan alisnya
BERSAMBUNG
__ADS_1