COWO BRANDAL ITU TERNYATA SUAMIKU

COWO BRANDAL ITU TERNYATA SUAMIKU
Menutupi


__ADS_3

Tante sekar sangat menyesal karena telah gagal menjaga tania, ara menangis di samping tania yang belum siuman. tante sekar terus memarahi araa karena kecerobohanya.


"kamu sih araa kita numpang di rumah kak nia kamu jangan seenaknya kaya di rumah kita" kata tante sekar meninggikan suaranya


"maafin.....araaa....mah" kata ara menangis


"mama itu butuh tanggung jawab kamu untuk menjaga sikap disaat kita berada di rumah seseorang bukan cuma di rumah kak tania" kata tante sekar


Disela perbincangan antara mama dan anak tania pun bangun.


"tan, araa aku di mana" kata tania lilung


"kamu di rumah sakit" kata araa


"ara kenapa kamu menangis," kata tania menghapus air mata ara dengan ibu jarinya


"kakak gpp kan, udah enakkan.....aku minta maaf ya kak udah gak nurut sama kakak" kata ara menggenggam tangan tania


"apaan sih udah gak usah di pikirin,"


" tan, araa nangis karena tante sekar marahin, araa gak salah tan, udah gak usah berantem, to tania baik2 aja kan" kata tania


"iya, tapi tante kasih peringatan saja" kata tante sekar


"oya tan, aku boleh pulang kan sekarang" kata tania


"tante gak tau, emang kenapa" kata tante sekar


"oh....ara tau kakak mau ketemu sama cowo kemarin ya" kata ara jahil


"apaan sih"


"bilang aja kak kalo pacaran" kata araa


"tan, aku sama ara mau ngomong 4 mata boleh kan tante keluar dulu sebentar saja" perintah tania


"SAYA HARUS TAU APA YANG TANIA SEMBUNYIKAN" Batin tante sekar yang langsung keluar


"kenapa sih kak mau ngomong ap" tanya araa


"tapi jangan kasih tau mama kamu" kata tania


" iya udah apa" kata ara penasaran


"jangan....bawa2 cowo itu kakak benci sama dia, dia itu bukan pacar kakak" kata tania


"terus kenapa kakak belain dia waktu itu, dan kenapa kakak bisa membenci dia" kta ara


"dia cowo stress, dia pernah ngatain kakak sebagai pelacur dan yanv membuat kakak ketabrak itu karena dia" kata tania


"why sis can be called a prostitute" kata ara kaget


"do not know" kata tania


"mother should know about this, I don't want you to be with that person" kata araa


"You said you won't tell, and this should be my business" kata tania yang takut ara akan memberitahuu tante sekar

__ADS_1


"taniaa, apaaa dia udah berani kurang ajar sama kamu , kenapa kamu masih belain dia" kata tante sekar dengan meninggikan suara


"tante, ini biar jadi urusan aku sama dia tan," kata tania


Saat sore tiba tania yang sedang tidur terkaget oleh sahabat2nya datang.


"he....tidur mulu ya enak gak pusing sama tugas kampus" kata wawan menipiskan senyuman


"apaan sih, kalian cuma berdua saja ilham mana" kata tania celingak celinguk


"kenapa kok nyariin suka lu ya" kata alika


"gak yh aneh aja masa kalian gak sama ilham" kata tania


"haaiii....." kata ilham membuka pintu.


"lu dari mana kok lama sih" kata tania


"gue tadi dari kantin makan dulu laper" kata ilham memegang perutnya.


"makanan disini banyak lu mau ambil" kata tania


"kok gak di makan sih bagaimana mau sembuh" kata ilham


"gue males makan" kata tania


"uuu dah lah kita jadi nyamuk ayolah keluar" kata wawan mengajak alika keluar


"hahaaaa.....broo maaf y" kata ilham tosan


"mau gue suapin gak" kata ilham


"hmmm....gak usah" kata tania


Tania hanya mengangguk dan ilham menyuapkan nasi nya sampai habis dan ara diam2 langsung masuk, melihat tania sama ilham yang sedang mesra membuat ara kaget.


"kak nia ngapain" kata ara


"lagi makan dong emg lagi ap" kata tania santuy


"ya udah ara keluar lagi ya" kata ara langsung keluar ruangan kak tania


"ilham gue mau cerita sama lu" kata tania


"cerita apa sih" kata ilham mengelus lembut pipi tania.


"ilham emang gue wanita gak baik ya" kata tania ngomong sambil duduk


"lu wanita baik2 kenapa sih ngomong gitu" kata ilham


"emang gue keliatan seorang pelacur" kata tania yg ternyata pipinya di banjiri air mata


"kenapa sih kok lu tiba2 ngomong begitu" kata ilham yang memeluk tania


Tania menangis dipelukan ilham, ilham terus menenangkan tania ilham mencium kening, dan pipi tania agar tangisan tania berhenti tetapi tidak tania tetap menangis ilham bingung kenapa tania bisa begini ilham terus mencium kening dan pipi tania dan berkali2 menyeka air mata yang jatuh dari mata tania.


tania yang tidak berani ngomong yg sebenarnya kalo yg ngatain tania adalah tomi

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


BERSAMBUNG......


NOTES: JANGAN LUPA PENCET TOMBOL LOVE DAN KOMEN.


.


.


.


.


.


.


:)


:)


:)


:V

__ADS_1


(^ ^)


/ > <


__ADS_2