Dari Dinta

Dari Dinta
29


__ADS_3

Malamnya Arkan menelponku mengatakan maaf kalau sepanjang jalan-jalan nya tadi siang aku malah jadi bad mood katanya karena dia tau aku yang kurang suka menghabiskan waktu hanya untuk berbelanja dan ku jawab saja tidak apa-apa.


Malam itu aku tidak kemana-mana hanya bersama musik-musik kesayanganku yang mengalir lewat earphone. Kalau Anna ada di Jakarta aku sudah pasti ke rumah Anna karena jengah dengan suara-suara tinggi orang tuaku yang entah tentang apa lagi yang mereka persoalkan.


Malam itu aku hanya tidur bersama harapan-harapanku yang masih tersisa sebagai manusia normal. Selebihnya hanya hanyut bersama orangtuaku yang selalu bertengkar, Arkan dan Shanum yang semakin dekat dan beban-beban hidupku yang lainnya.


🍃🍃🍃


Hari ke 6 untuk libur kali ini. Pagi-pagi sekali aku sudah dapat kabar dari Arkan dan Kevin yang mengajakku jalan sebagai jalan trakhir karena besok akan kembali ke Bandung. Kali ini Arkan mengajakku pergi tetap bersama Shanum namun menjanjikan ke good moodan katanya bukan ke bad mood-an tapi aku menolaknya mentah-mentah dan sebagai pelampiasan aku menerima tawaran Kevin dan seperti biasa aku menolaknya dengan alasan aku yang akan berjalan bersama Kevin.


📩 Arkanmopq


Oh yasudah, kamu hati-hati yah.


Iya.


Dreeeddd dreeedd. Tanda telpon masuk.


"Hallo Vin"


📞"............."


"Oh oke. Iya gakpp"


📞"............."


"Oke see yah"


Aku menyimpan handphone ku, Kevin baru saja mengabariku bahwa hari ini tidak jadi pergi katanya nanti malam saja dia mengajakku nonton karena hari itu dia akan bertemu dengan sebagain teman-teman SMP-nya dulu barulah malamnya bersamaku dan besoknya dia akan kembali ke Bandung.


Aku menghembuskan nafasku kesal. Sudah bisa di pastikan saat itu Arkan sedang bersama Shanum di sebuah tempat camp dan memakan bekal berdua. Shanum tidur di paha Arkan dan Arkan menatap Shanum dari atas.


"Aaaarrrrgggghhhh, aku benci Shanum" ucapku tanpa sadar.


Dengan penuh kekesalan dan emosi yang tidak tahu harus aku luapkan kepada siapa aku kembali ke tempat tidurku dan akan tidur lagi.


"Dinta si beruang cantik" kataku sebelum mulai memejamkan mata dan terlelap layaknya malam hari.


🍁🍁🍁


Sorenya setelah bangun tidur aku mendapat kabar dari Niana yang akan pulang besok.


📩AnnaKu


Mau oleh-oleh apa? Talas Bogor?


Gak mau gak enak.


📩AnnaKu


Jadi mau apa?


Gak mau apa-apa pengen kamu cepetan pulang aja.


📩AnnaKu

__ADS_1


So sweet :*  aku pulang ko Din, gak usah berlebihan gitu ah rindunya.


Alay. Udah buruan pulang


📩AnnKu


Iya gue bakalan pulang, dan nanyain sesuatu ke kamu yang belum sempat aku tanyain itu.


Iya boleh.


📩AnnaKu


Kamu udah ketemu Kevin


Udah


📩AnnaKu


Dia gak macem-macem kan?


Ya nggak lah aku gampar kali dia berani macem-macem sama aku


📩AnnaKu


Galak amat Bu, aku cuma ngingetin jangan jatuh cinta sama dia. Dia banyak ceweknya


Nggak keles, aku jalan sama dia juga cuma gara-gara kamu agak ada aja kasian kan.


📩AnnaKu


Oke oke. Cepet pulang Ann aku kesepian


📩AnnaKu


Iya bawel. Alay iew :v


Aku tersenyum lalu segera menyimpan handphone dan pergi ke dapur untuk makan.


Selesai makan aku kembali ke kamar dan hanya menyalakan musik-musik kesayanganku sampai tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 7 malam aku segera siap-siap karena sudah pasti Kevin akan segera mengabariku untuk menjemputku.


Benar saja tidak lama handphone ku bergetar tanda pesan masuk dan isinya Kevin yang sudah ada di depan rumahku katanya dan kujawab tunggu.


Setelah semuanya selesai aku segera keluar dengan drees gaya casualku karena sempat ku lihat Kevin membawa mobil malam itu.


"Hai" sapaku setelah keluar dan bukannya menjawab Kevin malah melihatku dari bawah sampai atas.


"Udah siap?" Tanyanya dan aku mengangguk "silahkan masuk tuan Putri" lanjutnya dengan senyum dan aku hanya tersenyum saja di perlakukan seperti itu oleh Kevin.


Sepanjang perjalanan aku dan dia terus mengobrolkan Bandung dan sekolah Kevin dan handphone ku terus bergetar tanda telpon masuk. Ku biarkan saja awalnya namun akhirnya aku mengambil handphoneku dan kulihat panggilan dari Arkan.


"Siapa?" Tanya Kevin.


"Temen" jawabku.


"Angkat kasian mungkin penting" kata Kevin dan aku menurut.

__ADS_1


"Hallo Ar"


📞".............."


"Kenapa emangnya?"


📞".............."


"Oh gitu, bilangin aja nanti pulang dari sini ke rumah kamu aku gak akan pulang malem-malem ko"


📞".............."


"Iya Bawel"


📞"............"


"Iya ih, kenapa si bilang hati-hati mulu. Iya aku bakalan hati-hati ko."


📞".........."


"Iya"


"Syukur deh kalo gak jadi pergi sama Shanum" celotehku.


"Siapa?ada apa?" Tanya Kevin


"Arkan temanku, gak ada apa-apa katanya kakaknya suruh ke rumah, biasa kita emang udah akrab" jawabku.


"Oh gitu, tapi Din kalo mendesak gakpp kita bisa pulang lagi" lanjut Kevin.


"Eh nggak gak usah" jawabku kesannya memang kaya aku yang pengen banget gitu yah jalan sama Kevin padahal niatku saat itu pengen puas aja sama Arkan ngebuktiin kalau aku bisa jalan juga bukan cuma dia.


"Oke deh, kita nonton dulu, abis itu kita ketemu temen-temen SMP aku yah?" Ajaknya.


"Iya. Tapi bukannya tadi siang?"


"Nggak jadi ada yang gak bisa datang katanya tadi" jawabnya dan aku hanya mengangguk.


Mobil terus melaju sampai akhirnya kami sampai dan masuk ke sebuah bisokop, entah film apa yang ku tonton saat itu lupa tapi sepanjang film berlangsung aku malah ngantuk tapi Kevin tidak.


"Kamu ngantuk?" Tanya Kevin


"Hehe nggak" jawabku dan dia hanya senyum. Entah saat itu aku yang terlalu perasa atau bagaimana tapi tangan Kevin melingkar ke belakang kursiku. Dan kubiarkan saja itu berlangsung sampai film selesai.


Setelah kurang lebih hampir 2 jam berada di gedung bioskop akhirnya aku dan Kevin keluar.


"Kenapa mau aja pas di ajak nonton kalau gak suka?" Tanya Kevin


"Udah gak usah di bahas. Aku kan gantiin Niana buat nemenin kamu selama di Jakarta lagian aku suka nonton ko tapi ya gitu ngantuk hehe" kataku sambil nyengir dan Kevin ikut senyum.


"Yaudah sekarang kita pergi ketemu temen-temen SMP saya, dan kali ini bakalan bikin kamu seneng gak akan ngantuk" katanya.


"Oh oke" jawabku


"Ayo" ajaknya dan kami berjalan keluar untuk menuju tempat selanjutnya.

__ADS_1


🍃🍃🍃


__ADS_2