Death Devil Love Story

Death Devil Love Story
Bella - 3


__ADS_3

...Happy reading πŸ’•...


...Hope you enjoyed.....


...----------...----------...


Sebelumnya..


"Tunggu dulu, apa kau yang membersihkan dan menggantikan pakaianku?" tanya Bella yang mulai tersadar kalau badannya terasa sedikit segar dengan pakaian yang sudah terganti.


Ken pun hanya mengangkat bahu acuh lalu berkata "Apa kau melihat ada orang selain kita disini?"


....


Bella sedikit saat mendengar perkataan Ken, dia segera menutupi dada dengan menyilangkan kedua tangannya lalu memalingkan wajahnya yang terasa panas karena malu. Dia juga sedikit menekukkan kakinya secara perlahan.


Sungguh, membayangkannya saja membuat Bella merasa malu. Meskipun dia bukan lagi seorang perawan. Tapi ketahuilah, satu-satunya orang yang sering melihatnya telanjang hanyalah Ibra. Itu pun karena sebuah paksaan, bukan karena keinginannya.


Melihat reaksi Bella dengan wajah yang memerah hingga telinga membuat Ken menahan tawanya. Sungguh, melihat Bella yang seperti itu terasa sangat lucu bagi Ken. Ken baru tahu kalau Bella yang terlihat ganas difoto, bisa menunjukkan reaksi malu yang sangat lucu.


Ya, ken sudah mengetahui kalau dia adalah Bella. Dia mengetahuinya lewat lembar-lembar profile yang diberikan oleh Yama saat membahas tentang misi konyol yang akan dilakukan gadis itu dengan tiga temannya.


"Tenanglah, aku hanya bercanda. Karena kebetulan rumahku dekat dari sini, aku meminta salah satu pelayan wanita untuk datang kesini" Ucap Ken dengan sedikit kekehan geli.


"Lalu, dimana dia sekarang" tanya Bella. Dia masih merasa sanksi dengan perkataan Ken.


"Dia sudah kembali sejak 1 jam yang lalu" jawab Ken.


"Atau aku harus menghubunginya untuk kembali datang kesini" Ken berkata lagi, mencoba untuk meyakinkan Bella.


"Tidak perlu" ucap Bella.


"Luruskan kembali kakimu, aku belum selesai mengobatinya" ucap ken.


Bella pun akhirnya meluruskan kembali kakinya dengan desisan yang lagi-lagi keluar dari mulut nya. Sungguh, dia baru menyadari bahwa seluruh kakinya terasa sangat sakit dan perih.


"Apa kau memanjat sesuatu hingga kau mendapat luka seperti ini?" tanya Ken seraya mulai mengobati sebuah goresan memanjang yang terdapat di paha Bella.


"Aaaaw.. itu sungguh menyakitkan.. Aku tidak menyadarinya, mungkin itu tergores saat aku melompati pagar" Bella berkata dengan suara yang sedikit bergetar akibat menahan rasa perih.


Ken segera menyelesaikan kegiatannya mengobati luka-luka Bella lalu berkata "Sebaiknya kita pergi ke rumah sakit, biarkan dokter yang mengobati sisanya"


Ken melirik Bella yang tidak memberikan respon kemudian berkata "Pergelangan kakimu terlihat memar, apa kau terkilir?"


Akhirnya Bella menghembuskan nafasnya lalu berkata "Kalau tidak keberatan, tolong antarkan saja aku ke tempat pamanku, aku tidak bisa pergi ke tempat umum".


"Baiklah, aku akan mengantarkanmu" ucap Ken dan tidak bertanya lebih lanjut.


Pria itu menyadari, bahwa saat ini bukanlah waktu tepat untuk bertanya tentang hal apa yang dialami Bella.


Lagi pula, Ken juga sudah banyak tahu tentang Bella. Hanya saja dia juga ingin mendengarkan langsung tentang masalah apa yang sedang Bella hadapi.

__ADS_1


Ken memgurungkan niatnya yang hendak beranjak untuk menyimpan kotak P3K itu saat Bella bertanya


"Bisakah kau memberitahuku posisi kita sekarang berada dimana?"


"kita sedang berada di hutan pribadi milik salah satu temanku, aku datang kesini 2x dalam sebulan untuk berburu" jawab Ken.


"Lalu, tempat ini?" tanya Bella lagi.


Ken tersenyum, lalu menjawab "tempat peristirahatan ini sengaja aku buat agar memudahkanku untuk beristirahat."


Ken pun segera beranjak seraya berkata "aku sudah selesai mengobati luka ringanmu. Tunggulah sebentar, aku akan membereskan barang-barangku, lalu mengantarmu ke tempat pamanmu"


Bella tersenyum lalu menganggukkan kepalanya.


Setelah menunggu beberapa saat, Ken kembali menghampiri Bella dan berjongkok di samping kasur yang menjadi tempat Bella berbaring.


"Naiklah, aku kan menggendongmu" ucap Ken.


"Tidak papa, aku akan berjalan sendiri. kakiku hanya sedikit terkilir, bukan patah." tolak Bella yang merasa tidak nyaman karena terus merepotkan Ken.


"Baik, berdirilah" ucap Ken seraya menegakkan kembali tubuhnya.


Saat Bella mencoba berdiri, tiba-tiba tubuhnya limbung karena kakinya yang terkilir terasa sangat nenyakitkan, menyebabkannya sulit untuk berdiri. Ken pun segera menopang Bella agar dia tidak terjatuh dan membantunya kembali untuk duduk.


"Sudah kukatakan, biarkan aku menggendongmu" ucap ken lalu berjongkok kembali.


Bella pun akhirnya menurut, dia mengalungkan tangannya pada leher ken lalu naik kepunggung kekar pria itu.


"Maaf, lagi-lagi aku merepotkanmu" ucap Bella.


Ken sedikit membenarkan posisi Bella yang ada dipunggungnya, kemudian mulai berjalan menuju mobil yang letaknya sedikit jauh dari tempat peristirahatannya.


Mendengar perkataan Ken, seketika membuat Bella mengerutkan keningnya.


"Sebenarnya, kau berniat membantuku atau tidak?" tanya Bella.


"Aku memang membantumu.. Tapi ingat, didunia ini tidak ada yang gratis. Jadi, bayarlah disaat kau sudah sembuh" jawab Ken.


Bella pun hanya membalasnya dengan decihan.


Setelahnya, tidak ada lagi percakapan di antara mereka berdua.


Bella mulai merasa nyaman berada dipunggung Ken. Dia perlahan menyandarkan kepalanya dibahu Ken, lalu menghadapkan wajahnya pada perpotongan leher pria itu.


Dengan posisi seperti itu, Bella dapat dengan jelas mencium aroma citrus yang menguar dari tubuh ken. Aroma itu membuat Bella merasa tenang hingga matanya perlahan mulai terpejam.


Melihat tangan Bella yang lunglai, Ken menolehkan kepalanya kearah kiri.


Ken tersenyum saat melihat Bella terlelap dalam gendongannya kemudian berkata "Sepertinya, aku mulai menyukaimu Bella"


Ken kembali menoleh untuk melihat Bella lalu berkata "Jika Yama tau, dia pasti akan mengejekku dengan kata-kata pedasnya" lalu terkekeh karena geli dengan pemikirannya sendiri.

__ADS_1


....


Setelah sampai di mobil. Ken meletakkan Bella dikursi penumpang dan memasangkan sabuk pengaman dengan hati2 agar tidak membangunkannya.


Ken pun bergegas memasuki mobil dan mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang, menuju tempat yang dimaksud Bella tanpa harus bertanya dulu kepada Bella.


Ingat, Ken sudah tahu semuanya tentang Bella.


Sesampainya didepan gerbang kediaman uncle Joe, Ken menurunkan kaca mobilnya. Salah satu penjaga mendekati Ken untuk melihat siapa yang datang.


Tapi, saat si penjaga itu hendak berbicara, ken sudah lebih dulu meletakkan tangannya dibibir, menyuruh si penjaga itu untuk tidak bersuara, lalu menjuk Bella yang masih tertidur.


Si penjaga melihat ke arah yang ditunjuk Ken, yang mana terdapat seseorang yang sudah sangat dia kenali. Akhirnya penjaga itu pun hanya mengangguk kemudian bergegas membukakan gerbang dan mempersilahkan Ken untuk masuk.


Ken pun melajukan mobilnya memasuki pekarangan rumah uncle Joe.



Pict by : Pinterest


Setelahnya, Ken turun dari mobil dan berjalan ke sisi pintu kemudi. Dia membuka pintu penumpang lalu melepaskan sabuk pengaman yang di kenakan Bella dengan sangat hati-hati.


Ken pun menggendong Bella ala bridal. Pria itu sedikit terkekeh saat Bella hanya bergumam lalu melanjutkan tidurnya.


"Tuan Ken, apa yang terjadi pada Bella?" tanya uncle Joe dengan suara sedikit keras hingga membuat Bella membuka matanya.


"Uuuh, kita sudah sampai?" tanya Bella.


Dia masih belum sadar jika sedang berada dalam gendongan Ken.


"Turunlah Bella, kau membuat tuan Ken kelelahan" ucap uncle Joe seraya menggeleng-gelengkan kepalanya.


Bella yang terkejut karena ucapan uncle Joe pun segera turun dari gendongan Ken dengan sedikit kasar hingga membuatnya memeki karena kakinya yang sakit.


"Hey, pelan-pelan" ucap Ken seraya membantu Bella untuk duduk di sofa.


"Apa yang sebenarnya terjadi?" tanya uncle Joe lagi karena belum mendapatkan jawaban.


"Uuuh.. itu.." Bella bingung harus menjelaskannya bagaimana, terlebih lagi saat ini ada Ken di hadapannya. Dia pun hanya bisa mengusap tengkuknya canggung.


"Aku tidak sengaja menemukannya tergeletak di tengah hutan saat aku sedang berburu" Ken mencoba memberikan penjelasan.


"Tunggu dulu, apa kalian saling mengenal?" tanya Bella saat menyadari sesuatu.


Seingatnya, dia tidak memberitahu Ken kalau dia minta di antarkan ke kediaman uncle Joe.


...-TBC-...


thanks for reading..


jangan lupa kritik dan saran..

__ADS_1


salam sayang dari sensi πŸ’•


bye bye..


__ADS_2