Death Devil Love Story

Death Devil Love Story
Mr.K


__ADS_3

...Happy reading πŸ’•...


...Hope you enjoyed.....


...----------...----------...


Pada malam hari yang dingin, terlihat seorang pria yang sedang memandangi gelapnya malam dari jendela kantornya.


Pria itu melirik ke arah asistennya sekilas lalu berkata "Apa yang kau dapatkan?"


"Saat ini, dia tengah menawan seorang gadis Tuan" jawab asisten pria itu.


"Gadis?" tanya pria itu cepat.


Sang asisten pun menjelaskan "Ya, beberapa minggu terakhir ini, dia sedang mengincar seorang gadis. Yang mana dalam suatu keadaan, dia berhasil menawan gadis itu"


"Apa kau tau siapa gadis itu?" tanya pria itu lagi.


"Gadis itu bernama Athena, dia merupakan salah satu anak didik Tuan Joe" jawab sang asisten.


"Hmmm, menarik. Aku jadi ingin mengetahui bagaimana rupa gadis itu hingga membuat sang iblis mengincarnya" ucap pria itu seraya menyunggingkan sebuah senyuman.


"Cari profile lengkap tentang gadis itu. Dan berikan bayaran lebih untuk mata-mata yang kau tempatkan disana. Aku cukup menyukai hasil kerjanya" pria itu memberi perintah.


"Akan saya lakukan tuan" ucap sang asisten.


"Lalu, bagaimana tentang pria bodoh itu?" si pria kembali bertanya


"Saat ini dia tengah berusaha untuk menemukan gadisnya kembali" jawab sang asisten.


Pria itu menghela nafasnya setelah mendengar penuturan sang asisten lalu berkata "Jadi, dia melakukan obsesinya lagi pada gadis itu"


"Saya sudah berusaha untuk mencegahnya tuan" ucap sang asisten cepat.


"Haaahhhhh... Jika bukan karena kakakku, aku sudah menghabisinya dari dulu" pria itu berkata seraya memijat pangkal hidungnya yang terasa sedikit kaku.


"Lalu, apa yang selanjutnya harus saya lakukan Tuan?" tanya sang asisten.


"Biarkan pria bodoh itu menjalankan tugasnya dulu. Jika gagal, habisi saja dia, aku sudah lelah dengan segala tingkah lakunya. Dan sebagai gantinya, kau yang akan bertindak" jawab sang pria memberi perintah.


"baik tuan" ucap sang asisten.


"Lalu, bagaimana dengan black pearl, apa mereka sudah memberikan respon?" tanya pria itu lagi.


"Mereka setuju untuk bekerja sama, karena mereka juga sudah sangat lama menyimpan dendam untuk sang iblis" jawab sang asisten seraya memberi penjelasan.


"Baiklah, kau boleh pergi. Dan untuk pria bodoh itu, hubungi dia dan katakan padanya untuk menghadap padaku" ucap sang pria itu kembali memberi perintah.


"Baik tuan" ucap sang asisten lalu pergi meninggalkan ruangan.


Setelah kepergian sang asisten, pria itu berbalik lalu berjalan menuju mejanya.

__ADS_1


Pria itu membuka laci mejanya kemudian mengambil sebuah foto dan berkata "Tunggulah sebentar lagi, kali ini aku menyiapkannya dengan matang. Kematianmu tidak akan sia-sia kak" lalu memasukkan foto itu kembali dan pergi meninggalkan ruangan.


.....


Ke esokan harinya..


"terhitung sudah berapa hari semenjak aku membebaskanmu?" tanya sang pria pada orang yang sedang bersimpuh di hadapannya.


"Sudah 15 hari Mr." jawab orang yang sedang bersimpuh itu.


"Aku membebaskanmu bukan hanya untuk bermain-main Ibra. Kau mungkin terkenal sebagai seorang psicopath berbahaya di luar sana. Tapi untukku, kau tidaklah lebih dari seekor anjing liar" ucap pria itu.


Ya, orang yang sedang bersimpuh itu asalah Ibra.


Ibra mendongak untuk melihat pria yang ada di hadapannya, dia mengatupkan tangannya di depan dada seraya berkata "Maafkan saya Mr., saya hanya terlalu merindukan gadis kecil saya. Beri saya satu kesempatan lagi, kali ini saya akan melakukan pekerjaan saya dengan bersungguh-sungguh"


Pria yang di panggil Mr.K pun hanya melirik Ibra sekilas lalu berkata "Aku tidak peduli dengan gadismu itu. Aku hanya akan memberikanmu satu kesempatan lagi, jika kau kembali gagal dalam pekerjaanmu, tidak peduli seberapa besar kau berjasa untuk kakakku, aku tidak segan-segan untuk melenyapkanmu"


"Aku akan memberimu waktu satu bulan" ucapnya lagi.


"Baik Mr., terimakasih" ucap Ibra kemudian segera berlalu pergi.


....



Pict by : _aleksagavrilovic_


Pria berusia 30th itu adalah seorang pemimpin mafia terbesar no.2 setelah Yama. Yang mana, sedari dulu dia selalu berusaha untuk mengalahkan Yama, dan selalu berusaha merebut apa yang ada di genggaman Yama.


Namun apalah daya, kekuatannya hingga saat ini masih belum bisa menyaingi Yama.


Hingga sampai suatu ketika, rasa benci dan irinya pada Yama berubah menjadi rasa dendam. Dendam atas kematian sang kakak yang di bunuh oleh Yama, tepat di depan matanya.


Kala itu, saat dia tengah melakukan penyerangan pada Yama di sebuah restoran. Dia tidak menyangka jika sang kakak juga tengah berada di sana. Sampai saat Yama hendak menembak dirinya, kakaknya tiba-tiba saja mendorongnya, menjadikan dirinya sendiri sebagai tameng untuk menggantikannya. Saat itu pula, dendam mulai tumbuh di hati Mr.K.


Kakaknya adalah satu-satunya orang yang dia miliki, orang yang selalu mendukungnya dalam hal apapun, orang yang selalu setia menemaninya dalam kondisi apapun.


Karena itulah, Mr.K benar-benar merasa kehilangan seluruh dunianya. Rasa kehilangan itulah yang membuat dia semakin terobsesi untuk menghancurkan Yama.


Sebelum kakaknya menghembuskan nafas terakhir, kakaknya sempat berpesan padanya untuk menjaga Ibra. Karena Ibra adalah orang yang sangat berjasa untuk sang kakak, Ibra berulang kali menyelamatkan sang kakak dari kematian. Oleh sebab itu, kakaknya sangat menyayangi Ibra, bahkan mengganggap Ibra sebagai adiknya juga.


Sampai akhirnya Mr.K memanfaatkan Ibra untuk membalaskan dendamnya. Namun sayang, menjadikan Ibra sebagai alat balas dendamnya merupakan ide yang buruk.


Terbukti sudah bertahun-tahun dia menugaskan Ibra untuk membunuh Yama, tapi tidak pernah membuahkan hasil karena Ibra terlalu terobsesi dengan gadis yang ditemukannya saat merasa terpuruk karena kehilangan kakaknya.


Awalnya, dia ingin melenyapkan Ibra. Namun, dia teringat kembali atas pesan sang kakak yang mengharuskannya untuk menjaga Ibra.


Tapi kali ini cukup sudah dia bersabar menghadapi semua tingkah Ibra. Jika kali ini Ibra gagal melakukan tugasnya kembali, dia benar-benar akan melenyapkan Ibra, tidak peduli lagi atas pesan sang kakak.


Kavin sungguh hanya ingin melihat kehancuran Yama.

__ADS_1


....


Di sisi lain...


"Apa kau tidak akan bertindak?" Ken bertanya pada Yama setelah memdapatkan informasi tentang black pearl yang sudah menerima tawaran kerja sama dari Kavin.


Yama melirik Ken sekilas lalu menjawab "Belum waktunya"


"Tidakkah kau khawatir tentang gadismu? Bisa saja dia mencelakai gadismu. Terlebih lagi, ada seorang mata-mata yang dia tempatkan di rumahmu" Tanya Ken lagi.


Yama sedikit menyunggingkan senyumnya seraya berkata "Dewi kematian itu mampu menjaga dirinya sendiri"


Ken terkekeh lalu berkata "Tapi, permusuhan antara kau dan black pearl hanya karena sebuah kesalah pahaman. Tidakkah kau ingin segera menanganinya?"


"Tunggu hingga waktunya, biarkan mereka bersenang-senang dulu" jawab Yama lalu beranjak dari duduknya.


Sebelum Yama melangkah, dia menatap Ken lalu berkata "Kau juga harus nengkhawatirkan wanitamu. Ibra sedang mengincarnya" dan berjalan kembali ke meja kerjanya untuk meneruskan pekerjaannya yang tertunda. And


Ken hanya bisa menggaruk pelipisnya yang tidak gatal.


Ken menatap Yama dengan sedikit serius seraya berkata "Aku tidak menyangka kalau Bella pernah memiliki hubungan yang sangat rumit dengan Ibra" lalu merebahkan kepalanya di sandaran kursi dan melanjutkan ucapannya "aku hanya tidak ingin gadis itu kembali tersakiti"


Mendengar penuturan Ken, Yama seketika mengalihkan fokusnya dari pekerjaannya. Dia melirik Ken, lalu menaikan sebelah alisnya.


"Menjilat ludah sendiri, heh" Yama berkata dengan smirknya.


Ken pun terkekeh.. Dia mengusap tengkuknya lalu berkata "Aku tidak tahu kalau gadis itu mampu membuatku terpesona tanpa melakukan apapun. Bahkan meskipun dia sudah mengetahui indentitas dan semua kekayaanku. Dia tetap menolak mentah-mentah tawaran yang aku berikan padanya"


Setelah mengatakan hal itu. Tiba-tiba saja dia merindukan Bella..


"Haaahh.. aku tiba-tiba merindukannya.. Aku sekarang mengerti bagaimana perasaanmu terhadap Athena" sambung Ken.


Yama tidak menanggapi ucapan Ken, dia kembali fokus melanjutkan pekerjaannya.


Dulu, saat Leon bertanya pada Alex dan Ken tentang apakah mereka akan menyudahi bermain perempuan.


Jawaban Alex adalah "Perempuan hanyalah makhluk penggila harta, tidak ada alasan untuk tidak mempermainkan mereka. Dengan segepok uang saja sudah bisa mendapatkan semua jenis perempuan yang aku inginkan. Jadi untuk apa aku harus menjalani hubungan yang serius. Lagi pula, sampai kapanpun, tidak akan ada satupun dari mereka yang bisa membuatku tergila-gila".


Sedangkan untuk Ken, dia menjawab "Untuk apa aku mengejar-ngejar seorang wanita.. Tanpa harus berbuat apapun, mereka akan dengan senang hati merangkak naik ke atas ranjangku dengan sendirinya".


Tapi lihatlah saat ini, Ken termakan omongannya sendiri. Dia sungguh tergila-gila pada Bella bahkan sejak pandangan pertama. Dan lebih gilanya gi, dia memberikan sebuah tawaran yang sangat tidak masuk akal kepada Bella.


...-TBC-...


thanks for reading..


jangan lupa kritik dan saran..


salam sayang dari sensi πŸ’•


bye bye..

__ADS_1


__ADS_2