
...Happy reading π...
...Hope you enjoyed.....
...----------...----------...
6 tahun kemudian..
Setelah selesai bersalaman dengan beberapa perancang busana, Mona segera menghampiri Athena yang sedang berbincang dengan dua orang perancang busana lainnya.
Mona menepuk bahu Athena pelan lalu menyalami dua orang perancang busana itu.
"Terima kasih atas partisipasinya" ucap Mona kepada dua orang perancang busana itu.
"Kami yang seharusnya berterima kasih karena anda sudah mengundang kami untuk ikut berpartisipasi dalam event yang anda selenggarakan" ucap salah satu perancang busana.
Mona tersenyum kecil lalu berkata "tidak usah sungkan.. Aku senang bisa membantu mengenalkan rancangan busana kalian pada banyak orang".
"Baiklah, kalau begitu sebaiknya kami pamit lebih dulu" ucap perancang busana yang lain.
Dua perancang busana itu pun menyalami Mona dan Athena lalu segera berlalu dari sana.
Setelah kepergian dua orang perancang busana itu, Mona menghadap Athena lalu memegang tangan wanita itu.
"Terima kasih Athena.. Tanpa kau, ku rasa acaranya tidak akan berjalan lancar"
"Ayolah Mona.. Tidak usah berbicara seperti kita ini orang asing, lagi pula aku juga sudah lama tidak menangani event fashion festival di luar ruangan. Kau pasti tau sendiri alasannya" ucap Athena lalu terkekeh kecil.
Mona ikut terkekeh lalu berkata "Ya, kau memiliki dua pengawal yang..
Belum sempat Mona menyelesaikan ucapannya, tiba-tiba saja dari arah belakang Athena terdengar suara pekikan tertahan para gadis yang sebelumnya menonton acara.
Athena menaikkan sebelah alisnya saat melihat Mona yang tiba-tiba terkekeh kecil setelah mendengar suara pekikan itu.
Mona menggendikkan dagunya ke arah belakang Athena.
Athena seketika berkacak pinggang setelah membalikkan badannya. Dia hanya bisa tersenyum kecil seraya menggeleng-gelengkan kepala saat melihat siapa yang datang hingga membuat kehebohan.
Namun Athena berdecih saat melihat kelakuan putra sulungnya yang datang menghampirinya dengan sedikit menurunkan kaca matanya seraya menatap Athena dengan tajam.
Dua orang pria beda usia yang membuat kehebohan itu adalah suami dan putra tercintanya yang sudah menginjak usia 6 tahun.
Ya, setelah melewati masa-masa kehamilan yang di bumbui dengan banyak drama, dan beberapa minggu setelah Bella melahirkan putranya, akhirnya Athena juga berhasil melahirkan seorang putra yang di beri nama Javer Vencentio Griffiths.
Namun satu hal yang disayangkan Athena, putra tampan nan cerdasnya itu 100% menuruni sifat dan kepribadian Yama. Tidak hanya sifat dingin dalam menghadapi orang di sekitarnya, tapi juga kekejaman dan sifat posesifnya.
Contohnya saja beberapa waktu lalu, ketika ada se ekor kelinci yang tidak sengaja merusak tanaman Athena. Javer langsung mematahkan kaki kelinci itu dengan tampang tidak berdosanya. Sungguh, memikirkan hal itu mampu membuat kepala Athena berdenyut dengan sangat kuat.
Tapi ada satu hal lain yang membuat Athena sedikit bersyukur, anak itu akan sangat manja jika berhadapan dengan Athena. Bahkan sifat manjanya itu mampu membuat Yama sedikit kalang kabut.
"Mommy.. Apakah mommy hanya akan menatap daddy?" Javer bertanya dengan sedikit merajuk karena Athena terus saja menatap Yama dengan senyum manisnya.
Wanita itu segera menyudahi lamunannya lalu menatap putranya dengan lembut
"Hmmm.. Mommy juga akan menatapmu" ucap Athena lalu terkekeh geli karena kecemburuan putranya.
Setelah mendapatkan perhatian Athena, Javer mendonggakkan kepalanya ke arah Yama lalu sedikit menarik celana pria itu.
"Daddy"
Yama pun menundukkan kepalanya, menatap Javer dengan menaikkan sebelah alisnya.
"Bisakah daddy menggendongku sebentar?" tanya Javer.
Tanpa menjawab, Yama segera menggendong putra kesayangannya itu.
__ADS_1
"Mendekatlah ke arah mommy" ucap Javer.
"Apa yang akan kau lakukan boy?" tanya Yama.
"Ayolah, mendekat saja"
Pria itu akhirnya menuruti permintaan sang anak, namun dia seketika memelototkan matanya saat Javer tiba-tiba mencium pipi Athena.
"Yak.. Bocah tengik, kau mencuri start" ucap Yama lalu menurunkan Javer dengan sedikit kesal.
Javer pun hanya mengangkat bahunya acuh lalu bersedekap dada seakan berhasil memenangkan sebuah undian. Yang mana hal itu justru semakin mengundang pekikan ricuh dari para wanita yang menyaksikan mereka.
Sedangkan Athena, dia hanya memutar bola matanya malas. Sungguh, Athena sangat jengah menyaksikan perdebatan dua pria beda usia itu yang seakan tidak ada habisnya.
"Mona, sepertinya aku harus pulang sekarang" ucap Athena.
"Ya, aku akan mengurus sisanya. Sekali lagi terima kasih" ucap Mona lalu sedikit membungkukkan badannya ke arah Javer.
"Boy, apa kau tidak ingin menyapa aunty?"
"Hay aunty" ucap Javer lalu menarik Yama untuk segera berlalu pergi dari sana.
Akhirnya Mona kembali menegakkan badan seraya menahan rasa gemasnya karena bocah kecil itu hanya menyapanya dengan singkat, bahkan dengan nada yang jauh berbeda ketika bocah itu berbicara dengan Athena.
"Dia memang anak Yama" bisik Mona pada Athena.
Athena pun hanya bisa terkekeh geli lalu segera menyusul suami dan putranya.
....
Ke esokan harinya..
Setelah pulang sekolah, Javer segera menuju halaman belakang di mana mommynya berada. Dia berhenti sejenak untuk menatap Athena yang sedang memetik bunga.
"Hay boy.. Apa yang kau lakukan disana?" Athena bertanya seraya mendekati Javer.
"Mommy sungguh cantik" ucap Javer cepat.
Athena seketika terkekeh saat mendengar penuturan putra tampannya itu "bukankah mommy memang selalu cantik?"
"Ya, mommy selalu cantik" jawab Javer seraya tersenyum manis.
Athena sedikit memicingkan matanya karena melihat senyuman putranya yang berbeda dari biasanya.
"Apa kau menginginkan sesuatu?"
"Bisakah mommy membuatkanku spaghetti?" Javer bertanya seraya mengusap tengkuknya.
Athena terkekeh geli saat mendengar permintaan putranya. Karena selama ini, Javer adalah anak yang jarang meminta sesuatu. Anak itu akan selalu menerima apapun yang diberikan oleh Athena atau pun Yama tanpa banyak protes.
"Baiklah, mommy akan membuatkanya" ucap Athena lalu menuntun Javer untuk masuk ke dalam rumah.
"Mana daddy mu?" tanya Athena saat sudah memasuki rumah.
"Daddy ada di kamar" jawab Javer.
"Kalau begitu, bersihkan dulu badanmu. Lalu ajak daddy turun untuk makan bersama" ucap Athena.
"Ok mom" ucap Javer seraya berlalu menuju ke kamarnya.
Athena pun bergegas untuk memasak.
...
Setelah beberapa saat berlalu, Athena tersenyum melihat Yama dan Javer yang datang menghampirinya di meja makan.
"Makanlah" ucap Athena seraya menyerahkan sepiring spaghetti ke hadapan Javer dan Yama.
__ADS_1
"Terima kasih" ucap dua pria beda usia itu serentak.
"Apa mommy tidak ingin menyuapiku?" tanya Javer tiba-tiba.
Yama yang mendengar itu seketika memutar bola matanya lalu menyahut
"Tanganmu masih berfungsi dengan baik"
"Cih, bilang saja daddy iri padaku"
"Bisakah kalian mengakhiri perdebatan kalian?" tanya Athena dengan sedikit jengah.
Dua pria beda usia itu segera menutup mulut mereka rapat-rapat.
"Cepat makan makananmu" ucap Athena pada Yama.
"Berikan piringmu, mommy akan menyuapimu" ucap Athena pada Javer.
Javer pun tersenyum lalu menyerahkan piringnya pada Athena dengan mata yang melirik sinis pada Yama.
Saat Yama akan mengeluarkan protesannya, Athena segera menatap Yama dengan tajam, meminta agar pria itu tidak kembali memulai perdebatan.
Akhirnya pria itu hanya bisa pasrah, lalu segera menyantap makanannya.
Namun dia tiba-tiba terkekeh geli saat melihat kelakuan Athena dan putranya. Dia segera mengambil ponselnya untuk memotret anak dan istrinya. Namun bodohnya dia, dia lupa mematikan flash kameranya hingga membuat Javer menoleh padanya.
Javer menatap Yama dengan sangat tajam "Daddy... Berikan ponselnya, hapus foto itu..."
"Tidak boy, ini akan menjadi bahan ejekanmu ketika kau besar nanti" ucap Yama.
Javer turun dari kursinya dan memutari meja untuk menghampiri Yama. Namun Yama sudah lebih dulu turun dan segera menghindari Javer yang mulai berlari mengejarnya.
"Oh God.. tidak bisa kah kau membuat hidupku tenang untuk sehari saja!!!!" ucap Athena jengah..
...-TAMAT-...
Ini beneran tamat ya wakk, ga ada bonus-bonus part lagi..
Kalo banyak yang minta di buatin sequel, nanti bakalan sensi buatin..
Terakhir nih, sensi kasih bonus foto Yama sama Athena..
Thanks for reading..
Jangan lupa kritik dan saran..
Salam sayang dari sensi π
Bye bye..
__ADS_1