Death Devil Love Story

Death Devil Love Story
Enter The Trap - 1


__ADS_3

...Happy reading πŸ’•...


...Hope you enjoyed.....


...----------...----------...


Hari menjalankan misi..


Sesuai dengan jadwal yang direncakan, hari ini adalah hari dimana mereka menjalankan misi. Terlihat Lucas yang tengah menunggu kedatangan empat gagis itu di dalam mobil kesayangannya.



Pict by : Pinterest


"Wow, kalian terlihat berbeda dari terakhir kali kita menjalankan misi." ucap Lucas saat melihat penampilan ke empat gadis yang mulai memasuki mobilnya.


-Athena



Pict by : Pinterest


-Calista



Pict by : Pinterest


-Keisha



Pict by : Pinterest


-Bella



Pict by : Pinterest


*Note : Gambar hanya ilustrasi.


"Dan uh, wow.. apa kau tidak bisa sedikit membereskan kabel-kabel yang berserakan ini" Ucap Keisha seraya mengangkat sebuah kabel yang tidak sengaja dia injak.


"Hey hey, letakkan itu" ucap Lucas sedikit panic seraya meraih kabel itu dan kembali meletakkannya ke posisi semula.


"Aku belum sempat menatanya, salahkan uncle kesayanganmu itu yang selalu menyuruhku untuk berkeliling dunia. Aku jadi tidak memiliki waktu untuk merawat peliharaanku" ucap Lucas lagi dengan sedikit bersungut-sungut.


"Jika kalian masih ingin berdebat, maka batalkan saja misinya" ujar Calista yang merasa jengah karena perdebatan 2 manusia itu yang seakan tidak pernah ada habisnya.


Lucas pun menampilkan cengirannya lalu berkata "Okay.. mari kita lakukan sesuai rencana. tapi jika gagal, maka lakukan plan B".


"Plan B?" Bella bertanya dengan sedikit mengerutkan keningnya.


"Iya, plan B.. Lari..." jawab Lucas yang di hadiahi pukulan dibahu oleh Athena.


"Oh darling, kau menyakitiku" Lucas berkata dengan sedikit dramatis seraya mengusap bahunya yang bahkan tidak merasakan sakit sedikitpun.


Athena memutar bola matanya jengah lalu berkata "Berhenti bercanda Luuuuuu, ayo mulai".


Mendengar keluhan gadis pujaannya, Lucas pun segera melajukan mobilnya ke lokasi yang sudah direncanakan. Setelah memarkirkan mobilnya dilokasi yang aman, Lucas lalu memberikan masing-masing dari ke empat gadis itu sepasang earphone.


"Pakai ini" ucapnya



Pict by : Pinterest

__ADS_1


"Darimana kau mendapatkannya? bukankan ini lebih kecil dibandingkan dengan yang terakhir kita pakai" Tanya Keisha seraya memakai earphone itu.


"Bagus bukan.. aku sengaja memodifnya menjadi lebih kecil agar semakin tidak terlihat" jawab Lucas bangga.


Keisha pun hanya mencebikkan bibirnya.


Lucas terkekeh seraya berkata "Okay.. seperti yang sudah kita rencanakan. Calista, pergilah ke ruang monitor dan pasangkan alat ini ke komputer utama" kemudian menyerahkan sebuah alat pada Calista.



Pict by : Pinterest


*Note : Anggap aja itu alat untuk meretas.


...


Calista pun menerima alat lalu pergi untuk memulai aksinya. Saat dia akan mulai memanjat, dia berhenti saat Lucas berbicara dengan sedikit berteriak.


(Halo, cek cek. Cal, apa kau mendengarku)


Calista pun segera mengusap telinganya yang sedikit berdengung seraya berkata "Bisakah kau sedikit merendahkan suaramu, itu terlalu menyakiti telingaku".


(Sorry, kupikir alat ini tidak berfungsi, aku belum pernah mencibanya. Semoga berhasil. Waktumu hanya sedikit) ucap Lucas lalu terkekeh kecil.


(Oh astaga, kau menjadikan kita bahan percobaan) ucap Bella cepat.


(Hehe, aku sungguh tidak ada waktu untuk mencobanya) ucap Lucas.


Calista tidak menghiraukan perdebatan itu dan bergegas naik ke lantai 5 dengan cara menaiki satu persatu balkon kamar.


"Oh God.. Seharusnya tadi aku menggunakan celana pendek" gerutu Calista karena celananya sempat tersangkut.


(Oh come, jangan mengeluh.. Pakaian itu kau sendiri yang memilihnya, padahal sudah jelas-jelas aku menyuruhmu menggunakan celana pendek) sahut Bella.


"Ya, ya.. Jangan menceramahiku, suaramu benar-benar menggangu konsentrasiku" ucap Calista lalu terdengar decihan dari Bella.


(Mungkin kau tidak dalam posisi melihat mereka, lanjutkan saja) jawab Lucas diseberang sana.


Mendengar apa yang di katakan Lucas, Calista segera menyingkirkan kecurigaannya lalu kembali memanjat.


Saat Calista sudah sampai di lantai 5, lagi-lagi dia mengeluarkan gerutuannya "Apakah ini benar-benar sebuah rumah? Bangunan ini seperti castle, benar-benar menyusahkanku untuk memanjat, temboknya terlalu tinggi".


Calista sedikit mengatur nafasnya lalu kembali menggerutu "Seharusnya aku tadi menggunakan tali, bukan hanya memanjat dengan tangan kosong"


(Jangan terlalu banyak menggerutu!! Cepat temukan saja ruangan CCTVnya) Calista mendengar ucapan Athena yang sedikit jengah.


"Bisakah kau sedikit bersabar? rumah ini sangat luas" balas Calista cepat.


Calista menemukan ruangan CCTV itu lalu segera masuk kesana, dia mendekati komputer utama kemudian memasangkan alat yang di berikan oleh Lucas.


"Ok, Done.." ucap Calista lalu duduk bersantai di sebuah kursi yang berada tepat di depan layar yang menampilkan gambar beberapa ruangan.


"Not bad" ucapnya lagi.



Pict by : Pinterest


*Note : Anggap aja layar yang berjejer itu menampilkan gambar2 ruangan. ingat, gambar hanya sebuah pemanis.


.....


"Hmm.. mari kita mulai" ucap Lucas saat mendengar perkataan Calista.


Lucas sedikit menggosok-gosokan kedua tangannya lalu mulai menarikan ke 10 jarinya di papan keyboard.


Para gadis yang masih ada di dalam mobil itu memperhatikan apa yang di lakukan Lucas dengan seksama.

__ADS_1


"Ok, 5, 4, 3, 2, 1. Clear.." ucap Lucas.


Layar komputer itu pun mulai menampilkan pergerakan setiap ruangan yang ada di kediaman Yama.


Athena mengerutkan keningnya dia menatap Lucas lalu berkata "Semudah itu?"


Lucas mengangkat bahunya acuh dan menjawab "Ini hanya meretas cctv sebuah mansion sayang, bukan meretas sistem keamanan"


"Tapi, bukankah ini terlalu mudah" timpal Bella yang mulai ikut merasakan keanehan.


"Oh ayolah, percaya saja padaku. Kalian bertiga boleh masuk, waktu kalian hanya 2 menit. Jika memang ada penghalang, usahakan jangan terlalu membuat para penjaga babak belur. Ingat, hanya masuk untuk mengambil chipnya, lalu pergi. Dan kalian cukup mendengarkan arahanku" ucap lucas.


Para gadis itu pun menganggukkan kepala seraya bergegas keluar dari mobil. Mereka mulai mendekati gerbang utama dengan mengandap-endap.


(Bella, pergilah ke sisi kiri, tutup gerbang rumah para maid dan berjagalah disana, usahakan jangan sampai membuat keributan) Lucas mulai memberikan aba-aba.


"Okay" Bella menjawab lalu bergegas melakukan sesuai dengan arahan.


(Dan kalian berdua, teruslah masuk ke dalam. Hati-hati dengan dua penjaga di depan. mereka akan segera kembali ke posisi) Lucas kembali memberikan aba-aba.


Keisha dan Athena pun segera bergerak memasuki ruangan demi ruangan sesuai dengan arahan Lucas.


Namun, Athena sedikit membuat kecerobohan dengan tidak sengaja menyenggol sebuah patung.


"Oh God" ucap Athena dengan suara yang sedikit tertahan.


"Kemana kita harus bersembunyi? mereka mulai mendekat ke arah kita" Keisha beetanya cepat saat dua penjaga itu mulai berjalan ke arah mereka.


(Di balik patung singa yang ada disebelah kiri kalian) jawab Lucas.


(Woooow... Aku berasa sedang menontong hide and seek...) Ucap Calista yang masih berada di ruang monitor.


"Shut up girl, diam dan lihat saja" ucap Keisha yang hanya ditanggapi kekehan oleh Calista.


Para penjaga pun semakin mendekat, mengecek setiap sudut ruangan. Hingga saat mereka ingin mendekati sebuah patung singa yang menjadi tempat persembunyian Athena dan Keisha, mereka kembali mendengar suara Lucas


(Tidak ada cara lain. Keisha, kau hadang dua penjaga itu dan biarkan Athena pergi sendiri)


Keisha pun segera keluar dari persembunyiannya dan menghadapi dua penjanga itu.


"Hai boys... siap untuk berolahraga malam denganku?" ucap Keisha seraya mengambil ancang-ancang untuk menyerang.


Salah satu penjaga yang melihat itu bersiap untuk mengambil walkie-talkie untuk memberitahukan rekan-rekannya. Namun belum sempat dia meraih walkie-talkie nya, Keisha sudah lebih dulu menendangnya hingga sedikit terdorong ke belakang.


"Shi....t" ucap penjaga itu lalu mulai menyerang balik.


Keisha pun menahan tinjuan dari penjaga 1 dengan tangan kirinya, dan meninju balik sang penjaga 1 hingga tersungkur. Sang penjaga 2 yang tidak ingin tinggal diam pun mulai menghajar Keisha dengan menendangnya. Tapi sayang, Keisha bisa menahan tendangan itu dengan kedua tangannya. memegang kaki yang akan menendangnya itu dan memutarkan kaki sang penjaga hingga limbung.


Saat melihat Keisha yang se6sang sibuk dengan dua penjaga itu, Athena mulai mengendap-endap untuk mencari ruangan yang dituju.


"Dimana kamarnya?" Athena bertanya pada Lucas karena merasa sedikit kebingungan.


(Cari ruangan dengan pintu yang memiliki simbol kepala serigala) Lucas menjawab dengan cepat


Athena pun menemukan pintu yang di maksud lucas. Saat dia hendak membuka pintu itu tiba-tiba saja


Biiiiiiiippppp...


Terdengar suara melengking dari earphone yang di gunakannya.


...-TBC-...


thanks for reading..


Jangan lupa kritik dan saran..


Salam sayang dari sensi πŸ’•

__ADS_1


bye bye..


__ADS_2