Derita Sigadis Bungsu

Derita Sigadis Bungsu
Tugas Anita


__ADS_3

Dewita tertidur dalam tangisnya. Tapi tak lama dia terbangun karena panggilan mbok Asih yang memanggilnya untuk makan malam.


" neng, bangun dulu yuk makan ",


" iyya mbok, Dewita ganti baju dulu ya sekalian cuci muka ",


" iyya mbok tunggu yah neng ",


Setelah selesai ganti bajunya dan juga membersihkan wajahnya, Dewita bergabung dengan mbok Asih dan keluarganya.


Meski masih sedih tapi Dewita tetap mencoba tersenyum.


" maaf yah karna Dewita lama ",


" iya neng gak apa-apa, udah duduk kita makan sama-sama ",


Mereka pun mulai makan, sesekali anak mbak Titi mengamati wajah Dewita.


" cia kenapa kok liatin Dedew terus ",


" hihi dedew matanya seperti abis digigit semut ", ucap cia dengan bahasa


" hah gitu yah, ini karna dedew tadi makan permen banyak terus tidur tapi lupa gosok gigi ",


" apa iya? tapi kok matanya yang digigit, kan harusnya mulutnya",


" eh iyaya, dedew juga bingung. mungkin semutnya lupa pake kaca mata makanya salah gigit ",

__ADS_1


Cia tertawa mendengar Dewita begitu juga yang lainnya ut tertawa mendengar celotehan Cia.


Rasa sedih Dewita sedikit berkurang karna berbincang dengan cia yang lucu.


Sebenarnya Cia sudah cukup mengerti apa yang membuat mata Dewita bengkak. Hanya saja dia ingin sedikit menghibur Dewita yang sudah dianggap Adik oleh ibunya itu.


Setelah selesai makan Dewita membantu mbok Asih membereskan dapur karna mbak Titi harus menidurkan cia yang rewel ingin tidur.


Setelah semua beres, Dewita pamit pada Mbok Asih untuk masuk kamar lebih dulu.


Dewita lupa akan tugas yang diberikan oleh Anita dan langsung tidur.


Sekitar jam 3 pagi Dewita terbangub karna rasa tidak nyaman yang dirasakannya karena ternyata pembalutnya sudah tembus. Dia pun bangun untuk mengganti pembalut dan celana tidurnya begitu juga seprei kasurnya.


Setelah selesai dia mengambil botol minum dan kedapur untuk mengambil air setelah itu kembali kekamarnya untuk melanjutkan tidurnya. Tapi itu diurungkannya saat melihat dan menyadari tugas dari Anita belum dia kerjakan.


Dewita bergegas mengambil buku Anita dan mempelajari tugas apa yang harus dia kerjakan. Setelah cukup mengerti dia pun membuka laptop dan memulai pekerjaannya tapi melihat jam didinding membuatnya sedikit panik karna ternyata memahami tugas itu membuatnya kehilangan 1 jam lebih dan sekarang hampir jam 5 pagi.


" Aduh habis aku, bagaimana ini ",


Dewita terus memutar otaknya. sekarang dia tidak akan sempat mengerjakan tugas Anita karena sudah tidak cukup waktu. akhirnya Dewita tetap mengerjakan tugas itu walau nantinya tidak selesai tapi setidaknya ada sedikit yang dia kerjakan.


Jam 6 pagi dia berhenti mengerjakan tugas itu dan bergegas mandi. kali ini Dewita mandi kilat, dia merasa seperti dikejar waktu. Setelah mandinya selesai dia kedapur mengambil sepiring nasi goreng yang telah dibuat oleh mbok Asih.


" mbok aku makan dikamar yah mbok",


" loh kok tumben dikamar ",

__ADS_1


" iya mbok kemarin kak anita kasi tugas tapi baru aku kerjakan jam 3 tadi dan belum selesai ", ucap Dewita dengan sedikit berbisik pada mbok Asih.


Mbok Asih yang mendengarnya hanya manggut-manggut lalu kembali mengerjakan tugasnya. Setelah mengambil sepiring nasi goreng itu Dewita bergegas kembali kekamar memakai seragam, mengatur perlengkapan sekolahnya juga. Hari ini dia akan sedikit terlambat kesekolah.


" Lebih baik dimarahi guru sekolah dari pada harus dihukum sama kak Anita ", gumam Dewita.


Setelah semua perlengkapannya beres dia melihat jam sudah hampir jam 7. Dewita kembali duduk dan mengerjakan tugas Anita kembali.


Setelah hampir jam 8 Dewita menyelesaikannya meskipun masih ada beberapa yang dia buat asal.


" Yang penting tugasnya selesai, soal benar salahnya nanti saja ku hadapi setelah pulang sekolah ",


Dewita menutup laptop lalu mengambil buku Anita dan menaruhnya dalam dekapan. Setelah selesai memakai sepatu Dewita mengambil tasnya lalu berjalan kedapur untuk memberikan tugas Anita pada Mbok Asih.


" Mbok ini titip yah kalau kak Anita nyariin nanti ",


" oh iya neng ",


" Dewita juga berangkat yah mbok udah telat nih ",


" iya neng, jangan lupa ini bekalnya ",


" iya mbok makasih ",


Setelah mengucapkan Terima kasih Dewita bergegas kedepan, disana terlihat ojek yang dipesannya sudah ada.


**

__ADS_1


__ADS_2