Derita Sigadis Bungsu

Derita Sigadis Bungsu
Anggi jadi mak comblang


__ADS_3

Saat sampai di depan sekolah terlihat gerbang nya telah ditutup. Dewita turun dan membayar sang ojek.


Satpam sekolah yang melihatnya hanya menggelengkan Kepalanya.


" naah kali ini apalagi alasannya neng, meski gak setiap hari tapi bapak hafal sudah wajahmu ",


" hehe iya pak, Anita tadi bangunnya kesiangan pak terus ojek juga tadi sempat mogok pak, bolehin saya masuk yah pak lagi kan terlambatnya baru 7 menit pak ",


" yang namanya terlambat ya terlambat aja lah neng ",


" pak saya mohon pak, bolehkan saya masuk yah pak ", ucap Dewita memohon dengan mengatupkan tangan didepan wajahnya.


Belum sempat menjawab tiba-tiba ada mobil yang berhenti dibelakangnya. dan ternyata orang itu adalah Anggi. Satpam yang melihatnya pun bertanya hal yang sama pada Anggi.


" Maaf pak saya tadi bangunnya kesiangan pak ",


" Dewita kamu terlambat juga ",


" Iyya nih nggi tapi bapaknya gak kasih izin untuk masuk ",


" emm pak pak sini deh Anggi mau bisikin sesuatu ",


Satpam itu kemudian mendekatkan Telinganya dan mendengar bisikan Anggi. Setelah itu Dia terlihat sangat bahagia lalu membukakan pagar agar Dewita dan anggi masuk. Setelah menutup pagar kembali satpam tersebut berteriak.


" Jangan lupa janjinya yah neng ",


" oke pak ",

__ADS_1


Dewita yang melihatnya menjadi bingung dan bertanya pada Anggi.


" kamu bilang apa memangnya Anggi, kok langsung dibukakan pagar ",


" hahaha apa kamu tau dew kalau satpam tadi itu masih jomblo? ",


" enggak, kenapa emang? kamu nggak nawarin buat jadi pacar kan? ",


" yeeeeh, ya kali aku mau sama dia. seleraku mah yang oppa oppa korea Dew ",


" terus apa dong ",


" Dia itu jomblo tapi sekarang lagi naksir sama sama mbak nuni penjaga kantin baru. jadi aku janjiin akan bantu deketin ",


" kok kamu bisa tau ",


" owww jadi gitu yah ",


Setelah mendengarnya Dewita merasa lucu sendiri mendengar sahabatnya itu akan jadi mak comblang.


Beruntung dikelasnya belum ada guru yang masuk mengajar jadi mereka bisa lolos dari hukuman lagi. Meskipun Dewita adalah siswa terpintar tapi tak menjadikan dia bisa bebas dari hukuman-hukuman. Jika melanggar maka akan tetap dihukum.


Beberapa mata pelajaran telah dilalui. kini saatnya jam istirahat. Dewita dan Anggi pun menuju kantin. dan seperti biasa Dewita yang mencari tempat dan Anggi yang memesan makanan. Hari ini Anggi cukup lama saat memesan makanan tak seperti biasanya yang cepat. Biasa juga jika malas mendekat dia hanya akan berteriak memesan makanannya.


" lama banget gi, pesan berapa piring tuh? ",


" em 1 mangkok bakso 2 piring batagor, 2 gelas es jeruk itu aja sih, tapi tadi pagi kan aku udah janji sama satpam depan ",

__ADS_1


" ooooooh jadi udah mulai nih jadi mak comblangnya? ", goda Dewita


Anggi pun hanya tersenyum dan melahap bakso yang sudah ada dihadapannya sedang Dewita dengan bekalnya.


Saat mereka makan tiba-tiba terdengar semua siswi seperti memuja-muji sesuatu. Sontak Dewita dan Anggi pun menengok kearah mereka melihat.


Ternyata sekolah mereka baru kedatangan murid baru dan baru tapi baru akan masuk kelas esok hari.


" waaaaah, dedew aku mimpi yah. aaah ganteng banget dew ",


" apasih gi, ni mata kalo liat cowok ganteng aja matanya langsung bersinar kek lampu ",


Ucap Dewita dengan mengusap wajah Anggi.


" iiih kamu mah dew gak bisa liat aku seneng yah, tapi sumpah Dew ini mah cowok idamanku ",


" biasanya ni nggi yang ganteng-ganteng itu pasti banyak ceweknya, apa lagi tuh tangannya aja udah ada yang gandeng ",


Anggi baru tersadar saat mendengar ucapan Dewita. Dan saat melihat siapa yang ada digandengan murid baru itu wajahnya langsung kusut.


" aah kusut kan tuh muka kayak baju belum disetrika ",


" aaaaah tega banget sih dew ",


" ya elah masa gitu aja udah nyerah,belum juga perang masa udah mau mundur ",


Anggi pun kembali semangat lagi. Dewita yang melihatnya hanya geleng-geleng.

__ADS_1


Murid baru yang sedang jadi bahan perbincangan duduk dimeja sebelah meja Dewita dan Anggi. Anggi terus menatap terpesona bahkan semua siswi yang berada disitu tapi berbeda dengan Dewita yang hanya fokus dengan makanan yang didepannya.


__ADS_2