
Keesokan harinya Dewita sudah kembali sekolah apalagi sentar lagi sudah akan ujian kelulusan.
Disekolah terlihat ramai dan sepertinya ada yang beda. Para petugas osis sudah berganti.
" hem sepertinya kemarin anggota osis lama sudah diganti ",
Dewita melanjutkan langkah kakinya kedam kelas dan langsung disambut oleh Anggi dan Hilman.
Anggi terus bergelayut manja di lengan Dewita sedangkan Hilman sibuk dengan bukunya.
" anggi berat tau lenganku, udah dong ",
" sehari tanpa kamu rasanya setahun de ",
" lebaaaaaay ", ucap Hilman
" apa sih kamu Hil, ",
" apa emang kamu lebay kok ",
" hus udah deh kalau mau bertengkar mending sana dilapangan ",
Anggi dan Hilman lamgsung terdiam.
" eh osis udah ganti yah? ",
" oh iyya dew, kemarin gantinya ", ucap Hilman
" Iya dew, dan kamu tau gak ternyata si Rrnata tuh udah lama di copot sebagai ketua osis ",
__ADS_1
"Hah masa sih ", ucap Dewita
" hus jangan gosip pagi-pagi ", ucap Hilman
" ih apa sih lu Hil ", ucap Anggi.
" iya Dew tau gak karna apa karna ternyata Renata itu jadi simpanan om-om,kemarin itu sempet viral loh tapi cuma d grup WA sekolah ", sambung Anggi dengan berbisik.
" hah masa sih ", ucap Dewita terkejut.
" loh memangnya kamu gak buka group WA sekolah kemarin ",
" enggak habis kenarin aku sakit kepala terus makanyaa gak buka-buka Hp ",
Tak lama mereka berbincang guru masuk untuk mengisi pelajaran di itu.
Tak lama bel pertanda jam istirahat tiba telah berbunyi. Guru yangbsedang menjelaskan pelajaran pun menghentikan penjelasannya lalu pamit dan keluar dari kelas.
" Tumben Dew kamu gak bawa bekal? ", Tanya Anggi
" Sengaja, tadi aku berangkat lebih pagian biar gak ketemu sama Kak Anita ",
" kak Anita masih gitu-gitu aja ",
" tambah parah Nggi ",
" sabar yah Dew, meskipun kamu gak mau cerita langsung gimana sikapnya tapi melihat ekspresi kamu sepertinya itu sangat menyakitkan untuk mu ", ucap Hilman.
" hemm iyaa, makasih Hil ",
__ADS_1
" em kita duduk di pojok sana aja itu masih ada yang kosong ",
" oke ", ucap Hilman dan Anggi.
" em kalian kesana duluan biar aku yang pesanin, kalian mau apa" ,ucap Hilman
" em aku mau yang kayak biasanya, bilang aja sama mbaknya seperti biasa pesanan Anggi oke ", ucap Anggi
" aku mau bakso sama air es aja hil, makasih ",
" oke ",
Hilman berjalan menuju tempat memesan makanan sedangkan Anggi dan Dewita ke tempat duduk yang masih kosong.
Tak lama Hilman bergabung dan pesanan mereka juga tiba. tanpa membuang waktu mereka langsung menyantap makanan lalu kembali kekelas menunggu guru yang akan masuk.
***
Setelah Tiba waktu pulang Dewita langsung pulang, meski di ajak oleh Anggi dan Hilman untuk jalan-jalan dia menolaknya.
" Hemm, sepertinya dia memiliki masalah baru lagi, akhir-akhir ini aku merasa Dewita yang dulu tidak ada, dia sekarang terkesan pendiam dan murung ",
" apa iya dia berubah begitu ",
" iya Hil, Dulu dia itu orangnya cerewet, kepoan, terus periang. tadi aja pas aku bahas Renata dia hanya menanggapi sebentar padahal kalau sifatnya dulu dia tidak akan berhenti jika mengetahui cerita dari awal sampai akhir ",
" hemmm, sudah doakan saja masalahnya cepat selesai. mending sekarang kita ke pasar yang tadi kamu bilang kita cari jajanan", icap Hilman dengan merangkul Anggi dan ?membawanya menunggu Angkot. yang dirangkulpun hanya tertunduk malu-malu
" Hah ini kita mau naik Angkot ",
__ADS_1
" hehe iyya sesekali rasain hidup sederhana gitu ", ucap Hilman
***