Desain Cinta Safiyah

Desain Cinta Safiyah
Draft


__ADS_3

Dari kejauhan Elno melihat Safiyah sedang dikelilingi oleh beberapa orang preman. Dengan kondisi seperti terluka. Safiyah memegang kepalanya dan sesekali memejamkan matanya seakan menahan rasa sakit.


" Mas Elno." Safiyah ingat semua. ingatannya kembali. Akan tetapi kepalanya terasa sangat sakit. Matanya perlahan menutup, Namun dia sempat melihat Elno berlari ke arahnya.


" Safiyah!" Elno berlari semakin kencang kearah Safiyah. Dia melihat Safiyah akan terjatuh, secepat kilat dia menangkap tubuh Safiyah.


Andi dan Leo yang mendengar teriakkan Elno langsung menoleh dan menghajar preman-preman yang mengeroyok Safiyah tadi.


Noah terduduk dan melongok melihatnya. Dalam hati dia bertekad untuk berlatih ilmu beladiri.


" Dokter Noah." Leo mengulurkan tangannya.


Noah menyambut tangan Leo, namun dia bingung. Siapa orang ini dan tahu namanya. Kemudian dia mengarahkan pandangannya ke arah Safiyah.


" Safiyah! Sayang!" teriak Elno dengan tangis di wajahnya.


" Kau mengenalnya? Lebih baik cepat bawa dia ke dalam." perintah Noah.


Elno sambil menggendong tubuh Safiyah dengan cepat membawanya ke dalam rumah. Diikuti oleh Noah dan Leo.

__ADS_1


Sedangkan Andi memerintahkan anak buahnya untuk menyelesaikan urusan dengan para preman.


Di dalam rumah semua orang terlihat kaget Melihat Safiyah digendong oleh orang yang tidak mereka kenal dengan kepalanya yang berdarah. Di depannya ada Dokter Noah yang menunjukkan arah kamar yang mereka tuju untuk mengobati luka Safiyah.


Elno mendampingi Safiyah. Dia tidak ingin terjadi sesuatu padanya. Tangannya tak lepas dari menggenggam erat tangan Safiyah.


Kerinduan yang mendalam yang selama beberapa bulan ini dia tahan dan sangat menyiksa hati, hari ini setelah menemukan si pemilik hatinya, berbagai rasa yang dia rasakan bercampur aduk.


Detak jantungnya tak beraturan. Pandangan matanya tak lepas dari sosok Safiyah yang terbaring lemah di ranjang nya yang sedang diobati oleh Dokter Noah.


" Saya hanya bisa memberikan pengobatan luar saja. Setelah semua kekacauan ini reda, kita harus membawanya kerumah sakit untuk memeriksa kepalanya." jelas dokter Noah.


" Maaf, apakah kau kekasihnya?" tanya Noah yang melihat Elno sangat erat menggenggam tangan Safiyah.


" Dia calon istriku." jawabnya lemah dengan mata yang berkaca-kaca.


" Kami menemukannya di pinggir sungai di desa xxxx. Dia sempat koma dan hilang ingatan. Makanya kami putuskan untuk merawatnya sampai ingatan nya kembali." jelas Noah yang menceritakan. kondisi Safiyah.


" Terima kasih Dokter Noah." Kata Elno sambil membelai rambut pendek Safiyah. Dia Tidak begitu peduli dengan Dokter Noah yang ada didepannya. Matanya hanya tertuju pada Safiyah.

__ADS_1


" Karena itu kau tidak pulang dan menghubungi ku, sayang?" gumamnya dalam hati.


Dokter Noah melangkah keluar kamar, Dia mengerti akan perasaan Elno saat ini. Dia memberikan kesempatan kepada Elno untuk menatap kekasihnya itu.


Sedangkan di luar kamar. Tuan Matteo terkejut akan keberadaan Leo di rumahnya.


" Nak Leo? Ada apa kesini?" tanya tuan Matteo.


" Maaf Tuan, Saya kesini untuk menjemput Safiyah adik saya." ucap Leo yang mencoba melihat kekiri dan kekanan.


" Maksudmu, gadis itu adalah Safiyah? Cucu dari tuan Subroto?" tanya tuan Matteo dengan matanya yang melotot.


Tuan Matteo belum pernah melihat wajah Safiyah. Karena setiap beberapa kali ada pertemuan yang dihadiri oleh Safiyah, Tuan Matteo tidak menghadirinya karena selalu ada perjalanan bisnis keluar kota.


Disaat mereka saling menatap, mereka dikejutkan dengan suara yang sangat tidak asing ditelinga.


' mama.... papa...," teriak nya dengan berurai air mata


bersambung....

__ADS_1


__ADS_2