
Esok harinya seperti biasa sepulang sekolah sambil menunggu jam bis lewat Kania dan Hana menunggu di cafe.
...Kania dan Hana memesan minuman.Hana mencolek lengan Kania ...
"Ka... ka... "
"hemm"
"kamu liat tu cogan yang baru aja datang"
"ia kenapa Han dengan tu cowok?" Kania memperhatikan laki-laki yang baru saja datang.
"dia itu cowok yang aku ceritai kemrin,ganteng kan? " Hana menaik turun kan alis nya
"biasa aja... kamu kaya baru liat cowok aja"
"eh... eh... ko dia ngeliatin kesini Ka. Kaya nya dia mau nyamperin kita deh"
"ya... ge er ni bocah jangan banyak ngehalu, noh dia nyari bangku kosong dibelakang kali"
"permisi...boleh ikut duduk disini?"
benar kata hana laki-laki yang nama nya Yuda itu menghampiri meja mereka
"boleh - boleh silahkan" Hana keliatan begitu senang
"kenapa nih belum pada pulang? " tanya Yuda
"nunggu bis lewat ini 5 menit lagi biasa nya" Kania menjawab
"emang pulang nya kemana"
"ke kampung nangka" jawab Kania
"kalo Aa anterin boleh g? " tanya Yuda pada Kania
"ga...usah sebentar lagi bis nya datang ko" Kania menolak
__ADS_1
Dibawah meja kaki Hana menyenggol nyenggol kaki Kania
"tapi kalo ga ngerepotin boleh ko A Dianterin" Hana tiba - tiba memberi kesempatan Yuda
"apa sih Han kita kan baru kenal.. Kamu ga takut diculik apa" Kania berbisik pada Hana
"**ia lupa Yuda" Yuda mengulurkan tangan pada Kania
"Kania"
"Hana"
"ayo... neng Kania Aa anter pulang"
"ga usah kita berdua nunggu bis aja A maksih" tolak Kania sopan
"ga apa - apa kan Hana kalau Kania saya antar pulang, tapi sekarang saya bawanya motor"
"oh ga apa aku bisa pulang naik bis ko, itu bis nya dah ada duluan ya Ka...Bye.. " Hana melenggangvpergi tanpa menghiraukn panggilan Kania**
"Hana kenapasi ko ninggalin aku"Kania bicara dalam hati
Yuda mengambil satu helm memakaikan nya pada kania. Mengambil satu lagi untuk dia kenakan sendiri.
"ayo... naik" Yuda mengejutkan Kania yang mematung dengan kecanggungan.
Kania pun mau tidak mau mengikuti ajakan Yuda. Setelah naik Kania kembali bingung apa dia mesti pegaan atau enggak.
"pegangan neng Aa ngebut Nih" Yuda seolah tau kebingungan Kania
Kania pun memilih menggenggam bagian pinggang jaket yang Yuda kenakan
"neng... baru ketemu Aa sekarang ya"
"iya... "
"masa sih padahal hampir tiap hari loh Aa liat neng di cafe"
__ADS_1
"masa" Kania menjawab seperlunya
"beneran tapi baru hari ini ada keberanian buat deketin langsung, padahal udah lama loh merhatiin neng,"
"trus kenapa sekarang berani"
"ga kuat takut diduluin orang"
"ih... gombal"kania mencibir
"ini serius loh,ga ada yang marahin kan kalo Aa nganterin Neng"
"ada... "
"oh jadi udah ada yang punya nih cetitanya,
siapa... orang mana"
"mama papa aku.. "jawab Kania ketus
Sepanjang perjalana Yuda tidak berhenti bicara kadang juga membicarakan hal lucu yang membuat Kania ketawa
"ini kemana" Yuda menannyakan jalan ke rumah Kania
"lurus aja nanti didepan belok kiri"
setelah belok kiri Yuda kembali bertanya
"yang mana rumah nya"
"depan cat hijau"
Yuda berhenti didepan rumah Kania. Kania turun Yuda pun ikut turun menyimpan motor nya ditepi jalnan kemudian membantu Kania membuka helm
"makasih.. mau mampir dulu"ajak Kania pada Yuda
"lain kali aja,kalo udah tau rumahnya kalo kangen kan gampang tinggal kesini"
__ADS_1
"apa an sih gombal mulu, aku masuk ya"pamit Kania. Yuda menganggukan kepala sebagai jawaban*