Ditinggal Menikah

Ditinggal Menikah
Teman baru


__ADS_3

Kania sedang berada didalam angkot dia akan pergi kesekolah disebelah kiri Kania ada Malik.


"Ka...Ka..." Malik menyiku Kania sambil berbisik.


"paan" jawab Kania tanpa meloleh dia sedang asik melihat jalanan dari kaca belakang.


"sini gue bisikin" Kania mencondonglan kelapalanya mendekatkan telinganya ke mulut Malik. "bang Hito minta nomor lu" Kania otomatis mengangkat kepalanya melihat orang yang berhadapan dengannya orang itu tersenyum pada Kania. "jangan dilirok bego nanti ketauan kita ngomongin dia" Hito orang yang ada dihadapan Kania dia memang setiap hari sama-sama naik angkot bedanya dia pergi kerja sesangkan Kania sekolah.


"ngapain minta nomor gue"


"katanya mau kenal biar kalo diangkot ada temen ngobrol"


"trus lu kasih?"


"belum ini gue izin lu dulu boleh ga"


"serah lu kalo orangnya baik ga modus ya kasih aja"


"yang gue tau sih baik jadi gue kasih ga pa apa kan"


"mhmmm" Kania hanya bergumam.


Sebenarnya Kania malas kalo hanya untuk urusan pacaran tapi kata unuk teman ya tak apa banyak temankan asik pikir Kania. Sekilas Kania melihat orang yang duduk didepan bersebrangan dengan nya rupanya dia sedang memperhatikan Kania.


Siswa-siswa SMP turun mereka telah sampai disekolahnya. Angkot berbalik arah menuju ke puasat kota. Didalam angkot hanya tinggal Kania dan Hito dibelakang,sedangkan teh Santi duduk didepan.


"kesekolahnya sendirian aja ga ada temen gitu tetangga" Hito membuka suara setelah lama dalam keheningan.

__ADS_1


Kania melihat sisi sirinya hanya ada dia oh mungkin Hito bertanya padanya batin Kania.


"ada" jawab Kania.


"kenapa ga bareng tiap hari sendiri"


"dia lebih suka naik bis" Kania menjawab seperlunya Karena cangggung dia belum kenal dengan Hito hanya tau karena sering bertemu.


"oh..." Hito ingin bertanya lagi tapi bingung apa yang mesti ditanyakan karena jawaban Kania hanya seperlunya saja.


Angkot sampai dipusat kota Kania dan Hito sama-sama turun.


"udah sama aku" Kata Hito saat Kabia hendak membayar ongkos angkot.


"eh...makasih" Kania sedang terburu-buru jadi tak sempat berbasa-basi. Dia meninggalkan Hito mencari angkot selanjutnya menuju kesekolah.


📱selamat kesiangan


Kania tau nomor baru ini sudah pasti dari Hito.


📱siapa bilang udah kesiangan


Balas Kania


📱aku barusan


📱sayang nya aku ga kesiangan😛

__ADS_1


📱bagus dong kalau ga kesiangan met belajar yang rajin biar pinter


Kania menyimpan kembali hp pada saku roknya tanpa membalas pesan terakhir dari Hito.


Tiba dipintu kelas bel tanda masuk berbunyi. Kania senyum-senyum sendiri 'ga kesiangan sih cuma pas banget sama bel masuk' ucap Kabia lirih dia mengingat isi pesan Hito.


"kangen" Ayu dan Ima memeluk Kania.


"sama gue juga Kangen" Kania nembalas pelukan sahabatnya.


"gimana ditempat praktrk kamu Ka?" tanya Ayu antusias.


"asik orang-orang disana baik gue juga dapat duit tiap weekend"


"emang ditempat lu gimana?"


"ga gimana-gimana biasa aja lebih seneng diaekolah gue"


"itu pada ngomongin apaan sih heboh banget?" tunjuk Kania pada teman-teman yang begitu heboh bercerita kadang mereka tertawa bahkan menjerit histeris.


"Katanya sih si bos dapat pacar pegawai ditempat magangnya" Ima mencwritakan yang dia tahu si bos adalah julukan salah satu teman sekwlas Kania.


"harus ya seheboh itu punya pacar?" tanya Kania.


"si boskan baru pertama punya pacar"


Obrolan pun berlanjut karena untuk hari ini masih belum belajar efektif.

__ADS_1


__ADS_2