Ditinggal Menikah

Ditinggal Menikah
Hito pergi


__ADS_3

Ahkirnya dari mulai proposal sampai pembuatan laporan Hito yang menyelesaikannya Kania hanya tinggal menjilid. Bahkan saat Kania ingin mengganti uang Hito yang dipakai untuk membayar warnet saja Hito menolak kata "simpen aja buat keperluan lain mumpung aku lagi ada rezeki"


Dan hari ini disekolah free karena guru-guru sedang ada rapat. Jadinya disekolah sangatlah gaduh. Ima seperti biasa meminjam hp Kania untuk memvidio kegaduhan diluar kelas. Sebenarnya bukan hp Kania hp Hito yang tukeran sama Kania karena hp Kania sudah jadul dan lagi bukan Kania yang minta itu keinginan Hito katanya nanti kalo ada rezeki biar Hito tuker sama yang baru. Tapi dasar Ima si ceroboh hp Kania jatuh dan tak bisa hidup. perasaan Kania sudah tak karuhan malu dengan Hito apa yang dia harus jelaskan karena tak bisa menjaga barang yang dititipkannya.


Sepulang sekolah seperti biasa Hito sudah menunggu. Kania berusaha menghilangkan rasa gugupnya ia memperkihatkan senyum termanis pada Hito.


"kenapa senyum-senyum kek gitu" Hito merasa ada yang aneh dengan Kania.


"ini mati ga bisa dihidupin" Kania memberikan hp nya pada Hito.


"ko bisa" Hito membongkar hp nya mencoba memperbaiki.


"jatuh" gak mungkin Kania bilang dijatuhkan teman nanti dikira ga bisa jaga amanat.


"ya udah nanti aku bawa ke konter kali aja bisa diperbaiki"


--------------------------------------------------------------


Malam hari saat Kania baru pulang ngaji Hito datang kerumah Kania.


"aku mau pamit" saat mereka sudah duduk diruang tamu Hito mulai mengemukaan tujuannya ke rumah Kania.

__ADS_1


"emang mau kemana" Kania masih tak percaya karena Hito tak pernah berkata serius.


"aku dipidahin kerja kekota B"


"jangan bercada ga lucu"


"serius ini disana kurang tenaga kerja baru buka cabang disana"


"jadi aku sendiri...sampai kapan"


"ga tau kalo betah mungkin netep disana paling pulang sebulan sekali kalo ada duit"


"ih tega...trus berangkatnya kapan"


"ga mau aku sekolah sendiri dong"


"kan sebentar lagi ujian trus lulus trus kita nikah nanti ikut aku kesana"


"ujian masih 3 bln lagi jangan ngayal kejauhan"


"bukan ngehayal tapi memplaning...oh ya hp ga bisa diperbaiki jadi pake yang ini aja"

__ADS_1


"kamu pake apa"


"nanti kalo udah punya uang aku beli lagi"


"trus kalo aku mau hubungin kamu masa udah ga ketemu ga bisa komunikasi lagi"


"aku udah simpen no sepupu aku yang ikut kerja disana kamu bisa hubungin no itu tapi jangan keseringan juga ga enak sialnya orang nya gitu"


"ih jahat kamu aku ga mau ah ditinggalin"


"bukan ngedoain ini mah malah bikin down. Doain aku disana biar lancar rezekinya cepet dapat duit banyak biar bisa halalin kamu biar sama-sama disana"


"aku doain semoga ga betah terus cepet balik kesini biar aku ada temen lagi"


"wah doa durjana itu bikin aku tambah ga mau pergi"


"besok jam berapa berangkatnya"


"ga tau siang apa sore"


"besok udah ga ke tempat kerja"

__ADS_1


"ga besok mau siap-siap buat pindahan"


Dan malam ini Kania benar-benar tak bisa tidur nyenyek hari-harinya bakalan sepi tanpa celotehan receh Hito tak bisa berbalas pesan ditambah lagi sekolah sampai sore karena mendekati ujian. Kania membayangkan hari-hari tanpa ditemani Hito.


__ADS_2