
Pagi ini setelah shalat subuh Kania tidak bermalas malasan seperti biasa nya.Kania pergi kedapur membantu mama yang sibuk dengan kegiatan nya.
"ada angin apa nih anak perawan pagi-pagi udah bangun"
"iya ma kemirin A Yuda ngomong apa aja" Kania yang sedangembantu mama mencuci piring.
"ga ngomongin apa - apa emang kenapa?" mama balik bertanya.
"kemarin dia ngajak aku ke pangandaran tapi aku suruh dia minta ijin sama mama,kirain dia ngomong ke mama"
"ga ada ngomong apa-apa tu sama mama cuma ngobrol biasa aja,padahal kalo sama Yuda mama pasti ijinin"
Setelah selesai membantu mama Kania sarapan waktu menunjukan setengah 7 Kania mandi dan bersiap kali aja Yuda datang jemput karena kemarin janji jemput jam 7.
Selesai bersiap Kania menunggu diruang tv menonton film kartun jam sudah menujuk angka 8.Mungkin Yuda tidak berniat pergi bersama Kania atau mungkin dia pergi bersama cewek itu,pemikiran Kania membuat hatinya resah.Kania menggambil hp dan dompet.
"ma aku pergi dulu" daripada dirumah dengan memikirkan Yuda lebih baik Kania ngumpul bareng temen2 ngaji.
"pergi kemna" mama yang sedang menyaou halaman bertanya.
"kerumah Wina ma dirumah suntuk"
"jangan sampai sore inget waktu inget shalat"
"iya mama ku"
Kania pun pergi menyusuri jalan menuju ke rumah Wina.
"Win...Wina..." Kania tiba didepan rumah Wina.
"eh..neng Kania Wina nya baru aja pergi sama Fahmi" mama wina membukakan pintu.
__ADS_1
"kemana ya tan"
"kata nya kerumah neng Dewi"
"oh ya udah saya kesana tante makasih"
"iya neng sama-sama"
Kania melanjutkan perjalanan menuju rumah Dewi.Sampai didepan rumah Dewi ternyata rame banget.
"Assalamualaikum"
"waalaikumsalam" yang ada disana menjawab serempak.
"masuk teh" Dewi menghampiri Kania.Wina dan Dewi umurnya dibawak Kania jadi memanggil teteh.
"rame banget Neng banyak orang ya?" Dewi memeng sehari-hari nya dipanggil neng.
"ia ada Wina Fahmi Dani sama Malik" Kania mengekor Dewi.
"semalem lu ga ngaji sih jd g tau info terhangat" Malik menjawab.
"semalem ada A Yuda dirumah ga enak kalo ditinggalin" Kania duduk disebelah Malik.
"bawa duit ga" Malik berbisik.
"datang-datang udah dipalakin,buat apa sih"
"beli rokok ga enak ngobrol doang suntuk" Kania mengambil dompet memberikan selembar pada Malik.
"makasih" Malik mencolek dagu Kania."yu Dan kewarung dulu dapet nih" Malik mengacungkan uang yang dikasih Kania.
__ADS_1
"ngelamun aja lagi galau ya" Dewi menyiku Kania.
"so tau deh siapa juga yang galau"
"keliatan muka nya kaya cucian baru diperes lecek"
"ngledek ya...mana rujak nya jadi belum sih,bikin rujak sambil pacaran jadi lama ya" sindir Kania pada Fahmi dan Wina yang membuat rujak.
"kalo mau cepet bantuin bukan malah ngelamun,masalahnya bukan pacaran nya masalah nya tang bikin cuma kita berdua ya kan yang" Fahmi minta dukungan Wina.Wina dan Fahmu memang sepasang kekasih.
"takut ganggu kita bukan ga mau bantuin" Dewi menjawab.
"betul neng 100"
"alasan" Wina dan Fahmi barengan.
Kebersamaan dengan teman-teman bisa membuat Kania bahagia dengan celotehan receh mereka.
"Ka nengok belakang deh" Malik yang sudah kembali dan duduk dekat Kania.
deg
Aris kakak nya Dewi yang setatus nya pacar Kania tapi Kania merasa Aris hanya mempermainkannya Karna Kania yang suka sama Aris saat SD.Meski Aris yang nembak Kania tapi hubungan mereka tidak baik.Aris tidak pernah memberi kabar saat ia pergi kerja keluar kota.Jadi Kania mersa tak punya pacar maka Kania berani menerima Yuda.
Seperti saat ini Aris yang melihat Kania tidak ada sapaan hanya sebatas senyum dan ngobrol sama teman teman tak ada obrolan husus.
"sini Ris gabung makan rujak seger" Malik memanggil Aris.Kania yang mendengar sapaan Malik mencubit lengan nya.
"ngapain sih diajak gabung" bisik Kania pada Malik.
"kali aja lu kangen" Kania mencebik mendengar jawaban Malik.
__ADS_1
"Ka..." Aris menyapa Kania yang hanya dibalas senyuman.
Terdengar suara adzan berkumandang.Setelah puas bercanda dengan teman teman nya Kania pamit pulang.